<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Disuntik Vaksin Covid-19, Bupati Sleman: Tangan Kiri Jadi Sedikit Kaku</title><description>Sri Punomo menyatakan setelah divaksin COVID-19, kondisinya tetap sehat dan tidak ada perubahan yang berarti</description><link>https://news.okezone.com/read/2021/01/15/510/2345078/disuntik-vaksin-covid-19-bupati-sleman-tangan-kiri-jadi-sedikit-kaku</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2021/01/15/510/2345078/disuntik-vaksin-covid-19-bupati-sleman-tangan-kiri-jadi-sedikit-kaku"/><item><title>Disuntik Vaksin Covid-19, Bupati Sleman: Tangan Kiri Jadi Sedikit Kaku</title><link>https://news.okezone.com/read/2021/01/15/510/2345078/disuntik-vaksin-covid-19-bupati-sleman-tangan-kiri-jadi-sedikit-kaku</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2021/01/15/510/2345078/disuntik-vaksin-covid-19-bupati-sleman-tangan-kiri-jadi-sedikit-kaku</guid><pubDate>Jum'at 15 Januari 2021 16:10 WIB</pubDate><dc:creator>Priyo Setyawan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/01/15/510/2345078/disuntik-vaksin-covid-19-bupati-sleman-tangan-kiri-jadi-sedikit-kaku-g8RhFa7rm2.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi (Dok. okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/01/15/510/2345078/disuntik-vaksin-covid-19-bupati-sleman-tangan-kiri-jadi-sedikit-kaku-g8RhFa7rm2.jpg</image><title>Ilustrasi (Dok. okezone)</title></images><description>SLEMAN - Bupati Sleman Sri Purnomo bersama jajaran forum komunikasi pimpinan daerah (Forkompinda) Sleman, Kajari, ketua DPRD, Dandim, Kapolres Sleman, Sekda dan ketua Dharma Wanita Persatuan (DPW) Sleman serta inluencer dr. Tirta Mandira Hudhi atau dr. Tirta, menjadi orang pertama yang mendapatkan vaksin COVID-19 di Puskesmas Ngemplak 2, Sleman, Kamis (14/1/2021).

Para tokoh tersebut setelah istirahat 30 menit menyatakan tidak merasakan adanya efek samping, seperti gatal-gatal, pegal dan pusing. Termasuk Jumat (15/1/2021) atau satu hari setelah divaksin.

Sri Punomo menyatakan setelah divaksin COVID-19, Kamis (14/1/2021) hingga Jumat (15/1/2021) kondisinya tetap sehat dan tidak ada perubahan yang berarti, hanya tangan kirinya sedikit agak kaku.

&amp;ldquo;Sedikit agak kaku di tangan kirinya tetapi ringan,&amp;rdquo; kata Sri Purnomo kepada MNC Portal Indonesia, Jumat (15/1/2021).

Menurut Sri Purnomo karena vaksin ini, sebagai upaya untuk menghentikan penyebaran COVID-19, untuk itu,  masyarakat yang nanti mendapatkan pemberitahuan untuk divaksin, diharapkan datang ke layanan kesehatan terdekat, seperti Puskesmas. Sebab vaksin ini akan meningkatkan kekebalan tubuh dan membuat antibodi melawan COVID-19

&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMS8wMS8xNC8xLzEyNzM4OS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;

&amp;ldquo;Insya allah ini awal yang baik untuk kehiudpan norman baru bagi seluruh masyarakat. Namun begitu setelah divaksin dalam baraktifitas tetap harus patuhi prototol kesehatan (prokes),&amp;rdquo; harapnya.

Sementara itu, Sekda Sleman Harda Kiswaya, ketua DWP Sleman Pamillah dan Kapolres  Sleman AKBP Anton Firmanto menyatakan hingga Jumat (15/1/2021) kondis mereka  tetap sehat  serta tidak ada efek samping.

&amp;ldquo;Alhamdulilah sehat selalu,&amp;rdquo; ungkap Sekda, ketua DWP dan Kapolres Sleman saat dihubungi.

</description><content:encoded>SLEMAN - Bupati Sleman Sri Purnomo bersama jajaran forum komunikasi pimpinan daerah (Forkompinda) Sleman, Kajari, ketua DPRD, Dandim, Kapolres Sleman, Sekda dan ketua Dharma Wanita Persatuan (DPW) Sleman serta inluencer dr. Tirta Mandira Hudhi atau dr. Tirta, menjadi orang pertama yang mendapatkan vaksin COVID-19 di Puskesmas Ngemplak 2, Sleman, Kamis (14/1/2021).

Para tokoh tersebut setelah istirahat 30 menit menyatakan tidak merasakan adanya efek samping, seperti gatal-gatal, pegal dan pusing. Termasuk Jumat (15/1/2021) atau satu hari setelah divaksin.

Sri Punomo menyatakan setelah divaksin COVID-19, Kamis (14/1/2021) hingga Jumat (15/1/2021) kondisinya tetap sehat dan tidak ada perubahan yang berarti, hanya tangan kirinya sedikit agak kaku.

&amp;ldquo;Sedikit agak kaku di tangan kirinya tetapi ringan,&amp;rdquo; kata Sri Purnomo kepada MNC Portal Indonesia, Jumat (15/1/2021).

Menurut Sri Purnomo karena vaksin ini, sebagai upaya untuk menghentikan penyebaran COVID-19, untuk itu,  masyarakat yang nanti mendapatkan pemberitahuan untuk divaksin, diharapkan datang ke layanan kesehatan terdekat, seperti Puskesmas. Sebab vaksin ini akan meningkatkan kekebalan tubuh dan membuat antibodi melawan COVID-19

&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMS8wMS8xNC8xLzEyNzM4OS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;

&amp;ldquo;Insya allah ini awal yang baik untuk kehiudpan norman baru bagi seluruh masyarakat. Namun begitu setelah divaksin dalam baraktifitas tetap harus patuhi prototol kesehatan (prokes),&amp;rdquo; harapnya.

Sementara itu, Sekda Sleman Harda Kiswaya, ketua DWP Sleman Pamillah dan Kapolres  Sleman AKBP Anton Firmanto menyatakan hingga Jumat (15/1/2021) kondis mereka  tetap sehat  serta tidak ada efek samping.

&amp;ldquo;Alhamdulilah sehat selalu,&amp;rdquo; ungkap Sekda, ketua DWP dan Kapolres Sleman saat dihubungi.

</content:encoded></item></channel></rss>
