<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Tim SAR Kerahkan 62 Kapal Hari Kedelapan Pencarian SJ-182</title><description>TNI AL mengerahkan 18 kapal dalam pencarian haru kedelapan.</description><link>https://news.okezone.com/read/2021/01/16/337/2345448/tim-sar-kerahkan-62-kapal-hari-kedelapan-pencarian-sj-182</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2021/01/16/337/2345448/tim-sar-kerahkan-62-kapal-hari-kedelapan-pencarian-sj-182"/><item><title>Tim SAR Kerahkan 62 Kapal Hari Kedelapan Pencarian SJ-182</title><link>https://news.okezone.com/read/2021/01/16/337/2345448/tim-sar-kerahkan-62-kapal-hari-kedelapan-pencarian-sj-182</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2021/01/16/337/2345448/tim-sar-kerahkan-62-kapal-hari-kedelapan-pencarian-sj-182</guid><pubDate>Sabtu 16 Januari 2021 11:17 WIB</pubDate><dc:creator>Antara</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/01/16/337/2345448/tim-sar-kerahkan-62-kapal-hari-kedelapan-pencarian-sj-182-2eXN4FxBFO.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Foto: Okezone.</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/01/16/337/2345448/tim-sar-kerahkan-62-kapal-hari-kedelapan-pencarian-sj-182-2eXN4FxBFO.jpg</image><title>Foto: Okezone.</title></images><description>JAKARTA - Tim SAR Gabungan mengerahkan 62 kapal pada hari kedelapan operasi pencarian korban, rekaman suara pilot di kokpit (CVR) dan puing pesawat Sriwijaya Air SJ-182.
&quot;Ada penambahan terus, artinya instansi, kementerian/lembaga atau korporasi yang punya kemampuan dan fasilitas, semua ingin berkontribusi,&quot; kata Direktur Operasi Badan SAR Nasional Brigadir Jenderal TNI (Mar) Rasman di Dermaga 2 JICT Tanjung Priok Jakarta, Sabtu (16/1/2021).
BACA JUGA: Sudah 17 Korban Pesawat Sriwijaya Air Teridentifikasi, Berikut Namanya
Pengerahan kapal tersebut berasal dari Basarnas sebanyak tiga kapal, TNI AL (18), Polri (14), Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (1), Kementerian Perhubungan (5).
Kemudian, Bakamla sebanyak tiga kapal, BPPT, Bea Cukai dan Antasena/Possi masing-masing satu kapal, selanjutnya KPLP (5), Pemda DKI Jakarta dan Pemkab Kepulauan Seribu masing-masing (4) serta Pelindo ada dua kapal.
Dari puluhan kapal itu, lanjut dia, untuk deteksi bawah laut, Tim SAR Gabungan mengandalkan tiga kapal yakni KRI Rigel, Baruna Jaya IV dan Kapal Ara Kemenkomarves.
BACA JUGA: 5 Korban Pesawat Sriwijaya Air Kembali Teridentifikasi, Berikut Identitasnya
&quot;Tiga kapal ini nanti 'mobile' untuk bisa mendeteksi di bawah permukaan air,&quot; katanya.
Sementara itu, perahu karet (RIB/Sea Ridder) dan jetsky mencapai 21 unit dari sejumlah instansi, 15 pesawat dari Basarnas, TNI AL, TNI AU dan Polisi serta ambulans sebanyak 38 unit.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMS8wMS8xNS8xLzEyNzQzNy8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Untuk operasi pencarian pada hari pertama setelah operasi SAR diperpanjang tiga hari, SAR Gabungan akan tetap fokus di enam area khususnya di bawah permukaan laut.

Enam area itu, Tim SAR Gabungan memetakan 10 titik di sekitar  perairan Kepulauan Seribu hingga wilayah pesisir pantai di Pulau Laki,  Pulau Lancang dan beberapa pulau di Kepulauan Seribu.
Tim SAR juga masih memperluas area pencarian sekitar Pulau Laki dan  Pancang yakni Pulau Bokor, Pulau Rambut, Untung Jawa hingga Tanjung Kait  dan sepanjang pantai utara.
Hingga Jumat (15/1) pukul 20.00 WIB, Tim SAR gabungan mengevakuasi  bagian tubuh korban yang dikumpulkan di dalam 272 kantong, serpihan  kecil pesawat dalam 45 kantong dan potongan besar serpihan pesawat  sebanyak 50 bagian.</description><content:encoded>JAKARTA - Tim SAR Gabungan mengerahkan 62 kapal pada hari kedelapan operasi pencarian korban, rekaman suara pilot di kokpit (CVR) dan puing pesawat Sriwijaya Air SJ-182.
&quot;Ada penambahan terus, artinya instansi, kementerian/lembaga atau korporasi yang punya kemampuan dan fasilitas, semua ingin berkontribusi,&quot; kata Direktur Operasi Badan SAR Nasional Brigadir Jenderal TNI (Mar) Rasman di Dermaga 2 JICT Tanjung Priok Jakarta, Sabtu (16/1/2021).
BACA JUGA: Sudah 17 Korban Pesawat Sriwijaya Air Teridentifikasi, Berikut Namanya
Pengerahan kapal tersebut berasal dari Basarnas sebanyak tiga kapal, TNI AL (18), Polri (14), Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (1), Kementerian Perhubungan (5).
Kemudian, Bakamla sebanyak tiga kapal, BPPT, Bea Cukai dan Antasena/Possi masing-masing satu kapal, selanjutnya KPLP (5), Pemda DKI Jakarta dan Pemkab Kepulauan Seribu masing-masing (4) serta Pelindo ada dua kapal.
Dari puluhan kapal itu, lanjut dia, untuk deteksi bawah laut, Tim SAR Gabungan mengandalkan tiga kapal yakni KRI Rigel, Baruna Jaya IV dan Kapal Ara Kemenkomarves.
BACA JUGA: 5 Korban Pesawat Sriwijaya Air Kembali Teridentifikasi, Berikut Identitasnya
&quot;Tiga kapal ini nanti 'mobile' untuk bisa mendeteksi di bawah permukaan air,&quot; katanya.
Sementara itu, perahu karet (RIB/Sea Ridder) dan jetsky mencapai 21 unit dari sejumlah instansi, 15 pesawat dari Basarnas, TNI AL, TNI AU dan Polisi serta ambulans sebanyak 38 unit.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMS8wMS8xNS8xLzEyNzQzNy8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Untuk operasi pencarian pada hari pertama setelah operasi SAR diperpanjang tiga hari, SAR Gabungan akan tetap fokus di enam area khususnya di bawah permukaan laut.

Enam area itu, Tim SAR Gabungan memetakan 10 titik di sekitar  perairan Kepulauan Seribu hingga wilayah pesisir pantai di Pulau Laki,  Pulau Lancang dan beberapa pulau di Kepulauan Seribu.
Tim SAR juga masih memperluas area pencarian sekitar Pulau Laki dan  Pancang yakni Pulau Bokor, Pulau Rambut, Untung Jawa hingga Tanjung Kait  dan sepanjang pantai utara.
Hingga Jumat (15/1) pukul 20.00 WIB, Tim SAR gabungan mengevakuasi  bagian tubuh korban yang dikumpulkan di dalam 272 kantong, serpihan  kecil pesawat dalam 45 kantong dan potongan besar serpihan pesawat  sebanyak 50 bagian.</content:encoded></item></channel></rss>
