<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title> 1 Keluarga di Manado Tewas Tertimbun Tanah Longsor   </title><description>Satu keluarga di Kelurahan Perkamil Lingkungan V, Kecamatan Paal Dua, Kota Manado, Provinsi Sulawesi Utara tewas tertimbun tanah.</description><link>https://news.okezone.com/read/2021/01/16/340/2345651/1-keluarga-di-manado-tewas-tertimbun-tanah-longsor</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2021/01/16/340/2345651/1-keluarga-di-manado-tewas-tertimbun-tanah-longsor"/><item><title> 1 Keluarga di Manado Tewas Tertimbun Tanah Longsor   </title><link>https://news.okezone.com/read/2021/01/16/340/2345651/1-keluarga-di-manado-tewas-tertimbun-tanah-longsor</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2021/01/16/340/2345651/1-keluarga-di-manado-tewas-tertimbun-tanah-longsor</guid><pubDate>Sabtu 16 Januari 2021 21:24 WIB</pubDate><dc:creator>Subhan Sabu</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/01/16/340/2345651/1-keluarga-di-manado-tewas-tertimbun-tanah-longsor-gpgq1adpeM.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Longsor di Manado (foto: ist)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/01/16/340/2345651/1-keluarga-di-manado-tewas-tertimbun-tanah-longsor-gpgq1adpeM.jpg</image><title>Longsor di Manado (foto: ist)</title></images><description>MANADO - Satu keluarga di Kelurahan Perkamil Lingkungan V, Kecamatan Paal Dua, Kota Manado, Provinsi Sulawesi Utara tewas tertimbun tanah longsor, akibat hujan deras disertai angin kencang yang mengguyur Kota Manado sejak kemarin malam dan sampai sekarang belum berhenti.

Kapolsek Tikala AKP Emilda Sonu mengatakan, peristiwa terjadi sekira pukul 14.30 WITA, dimana longsor menimpa dua rumah milik Jems Sanjaya dan Grace Tabalujan.

&quot;Saat terjadi longsor, ketiga korban yakni  Fanny Poluan (50), Arni Laurens (44) dan Chelsea (8) tertimbun reruntuhan material longsor Sehingga mengakibatkan korban meninggal dunia,&quot; kata AKP Emilda Sonu, Sabtu (16/1/2021).
Baca juga:&amp;nbsp;&amp;nbsp;Tanah Longsor Tutup Jalan Trans-Sulawesi Akibat Gempa Sulbar
Tim gabungan dari Basarnas Manado, TNI-Polri bahu membahu berusaha mengeluarkan korban dari reruntuhan tanah longsor.

&quot;Suami korban berhasil dievakuasi terlebih dahulu kemudian sekitar Pukul 17.30 WITA Arni Laurens sang istri dan anaknya Chelsea berhasil dikeluarkan,&quot; tutur AKP Emilda Sonu.
Baca juga:&amp;nbsp;&amp;nbsp;Belasan Korban Longsor Sumedang Belum Ditemukan, Operasi SAR Diperpanjang 3 Hari
Kepala Kantor Basarnas Manado Suhri Noster Norbertus  Sinaga menambahkan bahwa ketiga korban sudah berhasil dievakuasi oleh tim gabungan namun tidak dibawa ke rumah sakit atas permintaan pihak keluarga.

&quot;Tidak dibawa ke rumah sakit, atas permintaan keluarga dan langsung di tangani oleh keluarga,&quot; kata Sinaga

Sinaga mengimbau kepada masyarakat terutama yang tinggal di bantaran sungai dan di pinggiran tebing agar waspada.

&quot;Kami himbau kepada masyarakat yang ada di lokasi khususnya yang posisi rumah di tebing agar menjauh pada saat hujan lebat seperti ini karena kita tidak tau kapan musibah itu terjadi,&quot; tuturnya.
</description><content:encoded>MANADO - Satu keluarga di Kelurahan Perkamil Lingkungan V, Kecamatan Paal Dua, Kota Manado, Provinsi Sulawesi Utara tewas tertimbun tanah longsor, akibat hujan deras disertai angin kencang yang mengguyur Kota Manado sejak kemarin malam dan sampai sekarang belum berhenti.

Kapolsek Tikala AKP Emilda Sonu mengatakan, peristiwa terjadi sekira pukul 14.30 WITA, dimana longsor menimpa dua rumah milik Jems Sanjaya dan Grace Tabalujan.

&quot;Saat terjadi longsor, ketiga korban yakni  Fanny Poluan (50), Arni Laurens (44) dan Chelsea (8) tertimbun reruntuhan material longsor Sehingga mengakibatkan korban meninggal dunia,&quot; kata AKP Emilda Sonu, Sabtu (16/1/2021).
Baca juga:&amp;nbsp;&amp;nbsp;Tanah Longsor Tutup Jalan Trans-Sulawesi Akibat Gempa Sulbar
Tim gabungan dari Basarnas Manado, TNI-Polri bahu membahu berusaha mengeluarkan korban dari reruntuhan tanah longsor.

&quot;Suami korban berhasil dievakuasi terlebih dahulu kemudian sekitar Pukul 17.30 WITA Arni Laurens sang istri dan anaknya Chelsea berhasil dikeluarkan,&quot; tutur AKP Emilda Sonu.
Baca juga:&amp;nbsp;&amp;nbsp;Belasan Korban Longsor Sumedang Belum Ditemukan, Operasi SAR Diperpanjang 3 Hari
Kepala Kantor Basarnas Manado Suhri Noster Norbertus  Sinaga menambahkan bahwa ketiga korban sudah berhasil dievakuasi oleh tim gabungan namun tidak dibawa ke rumah sakit atas permintaan pihak keluarga.

&quot;Tidak dibawa ke rumah sakit, atas permintaan keluarga dan langsung di tangani oleh keluarga,&quot; kata Sinaga

Sinaga mengimbau kepada masyarakat terutama yang tinggal di bantaran sungai dan di pinggiran tebing agar waspada.

&quot;Kami himbau kepada masyarakat yang ada di lokasi khususnya yang posisi rumah di tebing agar menjauh pada saat hujan lebat seperti ini karena kita tidak tau kapan musibah itu terjadi,&quot; tuturnya.
</content:encoded></item></channel></rss>
