<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Longsor Sumedang, DPR Dorong Tata Ruang Berbasis Mitigasi Bencana</title><description>Hal itu penting guna mencegah bencana alam longsor seperti yang terjadi di Sumedang, Jawa Barat.</description><link>https://news.okezone.com/read/2021/01/16/525/2345338/longsor-sumedang-dpr-dorong-tata-ruang-berbasis-mitigasi-bencana</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2021/01/16/525/2345338/longsor-sumedang-dpr-dorong-tata-ruang-berbasis-mitigasi-bencana"/><item><title>Longsor Sumedang, DPR Dorong Tata Ruang Berbasis Mitigasi Bencana</title><link>https://news.okezone.com/read/2021/01/16/525/2345338/longsor-sumedang-dpr-dorong-tata-ruang-berbasis-mitigasi-bencana</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2021/01/16/525/2345338/longsor-sumedang-dpr-dorong-tata-ruang-berbasis-mitigasi-bencana</guid><pubDate>Sabtu 16 Januari 2021 06:20 WIB</pubDate><dc:creator>Puteranegara Batubara</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/01/16/525/2345338/longsor-sumedang-dpr-dorong-tata-ruang-berbasis-mitigasi-bencana-CDhTwcT7FO.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Longsor di Sumedang. (Foto: Antara)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/01/16/525/2345338/longsor-sumedang-dpr-dorong-tata-ruang-berbasis-mitigasi-bencana-CDhTwcT7FO.jpg</image><title>Longsor di Sumedang. (Foto: Antara)</title></images><description>JAKARTA - Wakil ketua Komisi VIII DPR RI Ace Hasan mengungkapkan bahwa, perlu adanya pendampingan terkait persoalan kebencanaan di Indonesia. Salah satunya mengutamakan peran mitigasi atau pencegahan guna mengurangi dampak bencana.&amp;nbsp;
&quot;Di dalam pembahasan Perubahan UU Nomor 24 Tahun 2007 tentang Penanggulangan Bencana di Komisi VIII DPR RI, mitigasi bencana adalah salah satu poin yang dibahas dengan memperhatikan tata ruang dari segi kebencanaan,&quot; kata Ace kepada Okezone, Jakarta, Sabtu (16/1/2021).&amp;nbsp;
Hal itu penting guna mencegah bencana alam longsor seperti yang terjadi di Sumedang, Jawa Barat. Menurutnya, lokasi tersebut merupakan daerah padat penduduk yang memiliki kemiringan tanah yang berisiko terjadi longsor.
&quot;Daerah itu dijadikam pemukiman penduduk yang cukup padat, sangat penting analisis dampak bencana dalam tata ruang ataupun pembangungan. TIdak boleh ada pemberian izin bagi pendirian bangunan yang tidak memperhatikan dampak bencana,&quot; ujar Ace.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMS8wMS8xMi8xLzEyNzI0NC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Ace turut menyampaikan duka cita atas kejadian ini dan mengapresiasi langkah yang telah diambil oleh stakeholder yang ikut melakukan penanganan longsor Sumedang.
Baca juga:&amp;nbsp;Belasan Korban Longsor Sumedang Belum Ditemukan, Operasi SAR Diperpanjang 3 Hari
&quot;Komisi VIII turut prihatin dan berbelasungkawa atas kejadian ini, selain itu kami ucapan terima kasih kepada tim sar, TNI/Polri, relawan dan pihak-pihak yang terlibat dalam penanggulangan longsor yang begitu aktif melakukan pencarian korban dari awal,&quot; ucap Ace.&amp;nbsp;
Sekadar diketahui, bencana tanah longsor di Sumedang menewaskan 25 warga dan 15 lainnya masih hilang.</description><content:encoded>JAKARTA - Wakil ketua Komisi VIII DPR RI Ace Hasan mengungkapkan bahwa, perlu adanya pendampingan terkait persoalan kebencanaan di Indonesia. Salah satunya mengutamakan peran mitigasi atau pencegahan guna mengurangi dampak bencana.&amp;nbsp;
&quot;Di dalam pembahasan Perubahan UU Nomor 24 Tahun 2007 tentang Penanggulangan Bencana di Komisi VIII DPR RI, mitigasi bencana adalah salah satu poin yang dibahas dengan memperhatikan tata ruang dari segi kebencanaan,&quot; kata Ace kepada Okezone, Jakarta, Sabtu (16/1/2021).&amp;nbsp;
Hal itu penting guna mencegah bencana alam longsor seperti yang terjadi di Sumedang, Jawa Barat. Menurutnya, lokasi tersebut merupakan daerah padat penduduk yang memiliki kemiringan tanah yang berisiko terjadi longsor.
&quot;Daerah itu dijadikam pemukiman penduduk yang cukup padat, sangat penting analisis dampak bencana dalam tata ruang ataupun pembangungan. TIdak boleh ada pemberian izin bagi pendirian bangunan yang tidak memperhatikan dampak bencana,&quot; ujar Ace.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMS8wMS8xMi8xLzEyNzI0NC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Ace turut menyampaikan duka cita atas kejadian ini dan mengapresiasi langkah yang telah diambil oleh stakeholder yang ikut melakukan penanganan longsor Sumedang.
Baca juga:&amp;nbsp;Belasan Korban Longsor Sumedang Belum Ditemukan, Operasi SAR Diperpanjang 3 Hari
&quot;Komisi VIII turut prihatin dan berbelasungkawa atas kejadian ini, selain itu kami ucapan terima kasih kepada tim sar, TNI/Polri, relawan dan pihak-pihak yang terlibat dalam penanggulangan longsor yang begitu aktif melakukan pencarian korban dari awal,&quot; ucap Ace.&amp;nbsp;
Sekadar diketahui, bencana tanah longsor di Sumedang menewaskan 25 warga dan 15 lainnya masih hilang.</content:encoded></item></channel></rss>
