<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title> Mafia Rokok Ilegal Tewas Ditembak Petugas Bea Cukai   </title><description>Seorang terduga penyelundup rokok ilegal tewas dalam kejar-kejaran dengan kapal patroli Bea Cukai di sekitar perairan Kepulauan Riau.
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2021/01/17/337/2345732/mafia-rokok-ilegal-tewas-ditembak-petugas-bea-cukai</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2021/01/17/337/2345732/mafia-rokok-ilegal-tewas-ditembak-petugas-bea-cukai"/><item><title> Mafia Rokok Ilegal Tewas Ditembak Petugas Bea Cukai   </title><link>https://news.okezone.com/read/2021/01/17/337/2345732/mafia-rokok-ilegal-tewas-ditembak-petugas-bea-cukai</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2021/01/17/337/2345732/mafia-rokok-ilegal-tewas-ditembak-petugas-bea-cukai</guid><pubDate>Minggu 17 Januari 2021 05:43 WIB</pubDate><dc:creator>Agregasi Harian Jogja</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/01/17/337/2345732/mafia-rokok-ilegal-tewas-ditembak-petugas-bea-cukai-ayGeyzdmxZ.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Foto: Illustrasi Shutterstock</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/01/17/337/2345732/mafia-rokok-ilegal-tewas-ditembak-petugas-bea-cukai-ayGeyzdmxZ.jpg</image><title>Foto: Illustrasi Shutterstock</title></images><description>JAKARTA - Seorang terduga penyelundup rokok ilegal tewas dalam kejar-kejaran dengan kapal patroli Bea Cukai di sekitar perairan Kepulauan Riau.

Terduga penyelundup tersebut tewas ditembak karena menyerang petugas dengan menggunakan senjata tajam.
Baca juga:&amp;nbsp;&amp;nbsp;Yusril Kritik Bea Cukai, Soroti Kiriman dari Luar Negeri yang Menumpuk di Gudang
Direktur Kepabeanan Internasional dan Antar Lembaga Bea Cukai, Syarif Hidayat nengatakan anggotanya sudah dalam posisi terdesak dan pelaku sudah menyerang dengan mengayunkan senjata tajamnya ke badan petugas.

&quot;Dalam keadaan terdesak dan keselamatan jiwanya terancam maka petugas melakukan pembelaan diri, dan terpaksa melakukan tindakan tegas terukur terhadap pelaku yang menyerang petugas Bea Cukai,&amp;rdquo; kata Syarif.
Baca juga:&amp;nbsp;&amp;nbsp;Pengiriman 6 Kg Sabu Kristal Disembunyikan dalam Pupuk Digagalkan
Syarif memaparkan bahwa peristiwa ini terjadi pada Jumat 15 Januari 2021. Kejadian bermula saat Satgas patroli laut Bea Cukai, berupaya menghentikan laju empat buah kapal high speed craft (HSC) bermesin 6 x 250 PK tanpa nama dan satu buah kapal bermuatan orang banyak yang membawa rokok selundupan di perairan Pulau Buluh, Riau.

Petugas kemudian sudah melakukan pembuntutan sejak dari perairan Pulau Medang Lingga. Namun, karena mereka menggunakan mesin dengan kapasitas di atas kelaziman, maka petugas tidak berhasil melakukan pencegatan.

Sekitar pukul 09.30 WIB, kapal patroli Bea Cukai kembali mengidentifikasi keberadaan HSC yang membawa rokok ilegal di perairan Sungai Bela, Indragiri Hilir dari arah Kuala Lajau.

&quot;Setelah meyakini, petugas memerintahkan HSC tersebut untuk berhenti namun tidak dipatuhi dan bahkan berusaha untuk menabrak kapal patroli petugas,&amp;rdquo; ungkap Direktur Kepabeanan Internasional dan Antar Lembaga, Syarif Hidayat.

Keempat HSC tersebut terus melakukan perlawanan. Petugas Bea Cukai memberikan peringatan melalui sirine dan perintah lisan melalui pengeras suara, namun HSC tersebut tidak memperdulikan.

Kapal BC 10009 terus melakukan pengejaran terhadap HSC yang masuk ke arah Sungai Belah walaupun HSC tersebut melakukan manuver berbahaya. Setelah dilakukan pemeriksaan didapati sejumlah tumpukan karton berisi rokok ilegal yang ditutupi terpal.

Upaya para penyelundup melawan hukum dengan petugas Bea Cukai tidak berhenti di situ. Sekitar pukul 09.40 WIB dua kapal HSC lainnya yang sebelumnya sudah kabur justru kembali ke arah HSC yang tengah diperiksa petugas Bea Cukai.

&amp;ldquo;Jadi jelas ada niatan untuk merebut kembali HSC dan rokok selundupan yang sudah dikuasai Bea Cukai,&amp;rdquo; kata Syarif .</description><content:encoded>JAKARTA - Seorang terduga penyelundup rokok ilegal tewas dalam kejar-kejaran dengan kapal patroli Bea Cukai di sekitar perairan Kepulauan Riau.

Terduga penyelundup tersebut tewas ditembak karena menyerang petugas dengan menggunakan senjata tajam.
Baca juga:&amp;nbsp;&amp;nbsp;Yusril Kritik Bea Cukai, Soroti Kiriman dari Luar Negeri yang Menumpuk di Gudang
Direktur Kepabeanan Internasional dan Antar Lembaga Bea Cukai, Syarif Hidayat nengatakan anggotanya sudah dalam posisi terdesak dan pelaku sudah menyerang dengan mengayunkan senjata tajamnya ke badan petugas.

&quot;Dalam keadaan terdesak dan keselamatan jiwanya terancam maka petugas melakukan pembelaan diri, dan terpaksa melakukan tindakan tegas terukur terhadap pelaku yang menyerang petugas Bea Cukai,&amp;rdquo; kata Syarif.
Baca juga:&amp;nbsp;&amp;nbsp;Pengiriman 6 Kg Sabu Kristal Disembunyikan dalam Pupuk Digagalkan
Syarif memaparkan bahwa peristiwa ini terjadi pada Jumat 15 Januari 2021. Kejadian bermula saat Satgas patroli laut Bea Cukai, berupaya menghentikan laju empat buah kapal high speed craft (HSC) bermesin 6 x 250 PK tanpa nama dan satu buah kapal bermuatan orang banyak yang membawa rokok selundupan di perairan Pulau Buluh, Riau.

Petugas kemudian sudah melakukan pembuntutan sejak dari perairan Pulau Medang Lingga. Namun, karena mereka menggunakan mesin dengan kapasitas di atas kelaziman, maka petugas tidak berhasil melakukan pencegatan.

Sekitar pukul 09.30 WIB, kapal patroli Bea Cukai kembali mengidentifikasi keberadaan HSC yang membawa rokok ilegal di perairan Sungai Bela, Indragiri Hilir dari arah Kuala Lajau.

&quot;Setelah meyakini, petugas memerintahkan HSC tersebut untuk berhenti namun tidak dipatuhi dan bahkan berusaha untuk menabrak kapal patroli petugas,&amp;rdquo; ungkap Direktur Kepabeanan Internasional dan Antar Lembaga, Syarif Hidayat.

Keempat HSC tersebut terus melakukan perlawanan. Petugas Bea Cukai memberikan peringatan melalui sirine dan perintah lisan melalui pengeras suara, namun HSC tersebut tidak memperdulikan.

Kapal BC 10009 terus melakukan pengejaran terhadap HSC yang masuk ke arah Sungai Belah walaupun HSC tersebut melakukan manuver berbahaya. Setelah dilakukan pemeriksaan didapati sejumlah tumpukan karton berisi rokok ilegal yang ditutupi terpal.

Upaya para penyelundup melawan hukum dengan petugas Bea Cukai tidak berhenti di situ. Sekitar pukul 09.40 WIB dua kapal HSC lainnya yang sebelumnya sudah kabur justru kembali ke arah HSC yang tengah diperiksa petugas Bea Cukai.

&amp;ldquo;Jadi jelas ada niatan untuk merebut kembali HSC dan rokok selundupan yang sudah dikuasai Bea Cukai,&amp;rdquo; kata Syarif .</content:encoded></item></channel></rss>
