<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>2 Pejuang Kesehatan di Bogor Meninggal Terpapar Covid-19</title><description>Tenaga kesehatan dan petugas TU Puskesmas di Bogor meninggal terpapar Covid-19.&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2021/01/17/338/2345963/2-pejuang-kesehatan-di-bogor-meninggal-terpapar-covid-19</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2021/01/17/338/2345963/2-pejuang-kesehatan-di-bogor-meninggal-terpapar-covid-19"/><item><title>2 Pejuang Kesehatan di Bogor Meninggal Terpapar Covid-19</title><link>https://news.okezone.com/read/2021/01/17/338/2345963/2-pejuang-kesehatan-di-bogor-meninggal-terpapar-covid-19</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2021/01/17/338/2345963/2-pejuang-kesehatan-di-bogor-meninggal-terpapar-covid-19</guid><pubDate>Minggu 17 Januari 2021 17:37 WIB</pubDate><dc:creator>Putra Ramadhani Astyawan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/01/17/338/2345963/2-pejuang-kesehatan-di-bogor-meninggal-terpapar-covid-19-545cSLAPZF.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi (Dok Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/01/17/338/2345963/2-pejuang-kesehatan-di-bogor-meninggal-terpapar-covid-19-545cSLAPZF.jpg</image><title>Ilustrasi (Dok Okezone)</title></images><description>BOGOR - Dua pejuang kesehatan di Kabupaten Bogor, Jawa Barat, dilaporkan meninggal dunia karena terpapar virus corona (Covid-19). Kedua tenaga kesehatan (nakes) itu adalah perawat di RSUD Leuwiliang dan petugas TU Puskesmas Megamendung.

&quot;Hari ini dua orang pejuang kesehatan Kabupaten Bogor yaitu perawat RSUD Leuwiliang dan TU Puskesmas Kecamatan Megamendung meninggal dunia karena tertular covid-19,&quot; kata Bupati Bogor Ade Yasin dalam keterangannya, Minggu (17/1/2021).

Belum diketahui, kapan keduanya terpapar Covid-19. Yang pasti, Ade Yasin mengucapkan belasungkawa atas meninggalnya kedua pejuang kesehatan itu.

&quot;Atas nama pribadi dan mewakili seluruh masyarakat Kabupaten Bogor turut berduka cita yang sedalam-dalamnya atas meninggalnya dua pejuang kesehatan tersebut. Mari kita doakan agar keduanya husnul khotimah dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan kekuatan,&quot; ungkap Ade Yasin.

Ia pun mengajak kepada seluruh masyarakat untuk tetap mematuhi protokol kesehatan di masa pandemi Covid-19. Jangan sampai perjuangan para nakes yang menjadi garda terdepan selama ini menjadi sia-sia.

Baca Juga : Update : 73 Orang Meninggal Akibat Gempa M6,2 di Sulbar

&quot;Saya mengajak kepada seluruh masyarakat untuk menunjukkan rasa simpati terhadap Tenaga Kesehatan yang tengah berjuang siang dan malam berjibaku bertarung melawan covid-19 demi memberikan pelayanan terbaik kepada para pasien Covid-19. Semoga Allah SWT selalu melindungi kita semua dari wabah Covid-19 ini,&quot; tuturnya.

Baca Juga : Sebaran 11.287 Kasus Positif Covid-19 di 34 Provinsi, DKI Tertinggi

</description><content:encoded>BOGOR - Dua pejuang kesehatan di Kabupaten Bogor, Jawa Barat, dilaporkan meninggal dunia karena terpapar virus corona (Covid-19). Kedua tenaga kesehatan (nakes) itu adalah perawat di RSUD Leuwiliang dan petugas TU Puskesmas Megamendung.

&quot;Hari ini dua orang pejuang kesehatan Kabupaten Bogor yaitu perawat RSUD Leuwiliang dan TU Puskesmas Kecamatan Megamendung meninggal dunia karena tertular covid-19,&quot; kata Bupati Bogor Ade Yasin dalam keterangannya, Minggu (17/1/2021).

Belum diketahui, kapan keduanya terpapar Covid-19. Yang pasti, Ade Yasin mengucapkan belasungkawa atas meninggalnya kedua pejuang kesehatan itu.

&quot;Atas nama pribadi dan mewakili seluruh masyarakat Kabupaten Bogor turut berduka cita yang sedalam-dalamnya atas meninggalnya dua pejuang kesehatan tersebut. Mari kita doakan agar keduanya husnul khotimah dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan kekuatan,&quot; ungkap Ade Yasin.

Ia pun mengajak kepada seluruh masyarakat untuk tetap mematuhi protokol kesehatan di masa pandemi Covid-19. Jangan sampai perjuangan para nakes yang menjadi garda terdepan selama ini menjadi sia-sia.

Baca Juga : Update : 73 Orang Meninggal Akibat Gempa M6,2 di Sulbar

&quot;Saya mengajak kepada seluruh masyarakat untuk menunjukkan rasa simpati terhadap Tenaga Kesehatan yang tengah berjuang siang dan malam berjibaku bertarung melawan covid-19 demi memberikan pelayanan terbaik kepada para pasien Covid-19. Semoga Allah SWT selalu melindungi kita semua dari wabah Covid-19 ini,&quot; tuturnya.

Baca Juga : Sebaran 11.287 Kasus Positif Covid-19 di 34 Provinsi, DKI Tertinggi

</content:encoded></item></channel></rss>
