<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Dampak Longsor di Majene, Akses Menuju Kota Mamuju Terputus</title><description>Antrean kenadaraan pembawa bantuan ke Kota Mamuju tertahan akibat longsor.</description><link>https://news.okezone.com/read/2021/01/18/340/2346189/dampak-longsor-di-majene-akses-menuju-kota-mamuju-terputus</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2021/01/18/340/2346189/dampak-longsor-di-majene-akses-menuju-kota-mamuju-terputus"/><item><title>Dampak Longsor di Majene, Akses Menuju Kota Mamuju Terputus</title><link>https://news.okezone.com/read/2021/01/18/340/2346189/dampak-longsor-di-majene-akses-menuju-kota-mamuju-terputus</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2021/01/18/340/2346189/dampak-longsor-di-majene-akses-menuju-kota-mamuju-terputus</guid><pubDate>Senin 18 Januari 2021 09:36 WIB</pubDate><dc:creator>Antara</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/01/18/340/2346189/dampak-longsor-di-majene-akses-menuju-kota-mamuju-terputus-PXZ4U4Bno2.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Foto: Antara.</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/01/18/340/2346189/dampak-longsor-di-majene-akses-menuju-kota-mamuju-terputus-PXZ4U4Bno2.jpg</image><title>Foto: Antara.</title></images><description>MAKASSAR - Akses jalan menuju Kota Mamuju terputus setelah terjadi longsor pada pagi Pukul 05.00 Wita, di Dusun Belalan, Desa Onang Utara, Kabupaten Majene, Sulawesi Barat.
Koordinator Tim Relawan FTI Universitas Muslim Indonesia (UMI) Makassar Zakir Sabhara yang dikonfirmasi dari Makassar, Senin, mengatakan longsor kembali terjadi di Dusun Belalan, Kecamatan Tubo Sendana dan bebatuan besar menutupi badan jalan poros.
BACA JUGA: Update : 73 Orang Meninggal Akibat Gempa M6,2 di Sulbar
&quot;Untuk sementara akses jalan kembali terputus karena bebatuan yang ukurannya cukup besar (sebesar satu unit mobil minibus) itu menutupi jalan poros,&quot; ujarnya.
Zakir Sabhara yang juga Dekan FTI UMI Makassar itu memang sejak Sabtu (16/1/2021) bersama tim relawannya fokus pada upaya pertolongan di Kabupaten Majene.
Dia mengatakan sejak longsoran terjadi sebelum sholat subuh waktu setempat, antrean kendaraan yang akan menuju Kota Mamuju membawa bantuan harus tertahan.
Begitu juga sebaliknya, kendaraan dari Kota Mamuju akan kembali ke Makassar melalui jalur Kabupaten Majene juga tidak bisa berbuat banyak.
BACA JUGA: Tanah Longsor Tutup Jalan Trans-Sulawesi Akibat Gempa Sulbar
&quot;Untuk korban longsor belum monitor. Yang pasti kendaraan di kedua jalur itu harus mengantre cukup panjang karena bebatuan yang cukup besar masih menutupi jalan poros,&quot; katanya.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMS8wMS8xNy8xLzEyNzQ5My8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Beberapa pesan dari warga ataupun relawan yang akan menuju kota Mamuju membawa bantuan tersebar melalui grup aplikasi WhatsApp meminta pertolongan dari dinas PU agar mengerahkan alat beratnya membantu proses pembersihan material longsor.</description><content:encoded>MAKASSAR - Akses jalan menuju Kota Mamuju terputus setelah terjadi longsor pada pagi Pukul 05.00 Wita, di Dusun Belalan, Desa Onang Utara, Kabupaten Majene, Sulawesi Barat.
Koordinator Tim Relawan FTI Universitas Muslim Indonesia (UMI) Makassar Zakir Sabhara yang dikonfirmasi dari Makassar, Senin, mengatakan longsor kembali terjadi di Dusun Belalan, Kecamatan Tubo Sendana dan bebatuan besar menutupi badan jalan poros.
BACA JUGA: Update : 73 Orang Meninggal Akibat Gempa M6,2 di Sulbar
&quot;Untuk sementara akses jalan kembali terputus karena bebatuan yang ukurannya cukup besar (sebesar satu unit mobil minibus) itu menutupi jalan poros,&quot; ujarnya.
Zakir Sabhara yang juga Dekan FTI UMI Makassar itu memang sejak Sabtu (16/1/2021) bersama tim relawannya fokus pada upaya pertolongan di Kabupaten Majene.
Dia mengatakan sejak longsoran terjadi sebelum sholat subuh waktu setempat, antrean kendaraan yang akan menuju Kota Mamuju membawa bantuan harus tertahan.
Begitu juga sebaliknya, kendaraan dari Kota Mamuju akan kembali ke Makassar melalui jalur Kabupaten Majene juga tidak bisa berbuat banyak.
BACA JUGA: Tanah Longsor Tutup Jalan Trans-Sulawesi Akibat Gempa Sulbar
&quot;Untuk korban longsor belum monitor. Yang pasti kendaraan di kedua jalur itu harus mengantre cukup panjang karena bebatuan yang cukup besar masih menutupi jalan poros,&quot; katanya.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMS8wMS8xNy8xLzEyNzQ5My8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Beberapa pesan dari warga ataupun relawan yang akan menuju kota Mamuju membawa bantuan tersebar melalui grup aplikasi WhatsApp meminta pertolongan dari dinas PU agar mengerahkan alat beratnya membantu proses pembersihan material longsor.</content:encoded></item></channel></rss>
