<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Sejumlah Sungai Meluap, 7 Kecamatan di Cirebon Terendam Banjir</title><description>Banjir merendam ratusan pemukiman warga di wilayah tersebut.</description><link>https://news.okezone.com/read/2021/01/18/525/2346468/sejumlah-sungai-meluap-7-kecamatan-di-cirebon-terendam-banjir</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2021/01/18/525/2346468/sejumlah-sungai-meluap-7-kecamatan-di-cirebon-terendam-banjir"/><item><title>Sejumlah Sungai Meluap, 7 Kecamatan di Cirebon Terendam Banjir</title><link>https://news.okezone.com/read/2021/01/18/525/2346468/sejumlah-sungai-meluap-7-kecamatan-di-cirebon-terendam-banjir</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2021/01/18/525/2346468/sejumlah-sungai-meluap-7-kecamatan-di-cirebon-terendam-banjir</guid><pubDate>Senin 18 Januari 2021 15:36 WIB</pubDate><dc:creator>Fathnur Rohman</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/01/18/525/2346468/sejumlah-sungai-meluap-7-kecamatan-di-cirebon-terendam-banjir-ybzV128ptd.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Banjir di Cirebon. (Foto: Okezone.com/Fathnur R)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/01/18/525/2346468/sejumlah-sungai-meluap-7-kecamatan-di-cirebon-terendam-banjir-ybzV128ptd.jpg</image><title>Banjir di Cirebon. (Foto: Okezone.com/Fathnur R)</title></images><description>CIREBON - Sebanyak tujuh kecamatan di Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, terdampak banjir. Banjir mulai terjadi sejak Minggu 17 Januari 2021 sore. Banjir merendam ratusan pemukiman warga di wilayah tersebut.&amp;nbsp;
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Cirebon, Alex Suheriyawan menjelaskan, banjir tersebut disebabkan oleh curah hujan tinggi yang terjadi Kabupaten Cirebon, sehingga mengakibatkan sejumlah sungai meluap.&amp;nbsp;
Menurut Alex, sebelumnya ada empat kecamatan yang terdampak. Namun, pada Senin (18/1/2021) pagi, jumlahnya bertambah menjadi tujuh kecamatan.&amp;nbsp;
&quot;Sejumlah sungai meluap akibat curah hujan tinggi. Awalnya ada empat kecamatan. Sekarang tambah jadi tujuh kecamatan,&quot; kata Alex kepada wartawan, Senin (18/1/2021).
Baca juga:&amp;nbsp;Di Bawah Guyuran Hujan, Jokowi Jalan Kaki Cek Lokasi Banjir di Kalsel
Lebih lanjut Alex menyampaikan, Kecamatan Susukan dan Kecamatan Panguragan menjadi daerah terparah yang terdampak banjir. Ia menyebut, ketinggian air di wilayah tersebut sempat menyentuh satu meter lebih.&amp;nbsp;
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMS8wMS8xOC8xLzEyNzU0OS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;&quot;Kalau ketinggian ada yang mencapai 120 sentimeter. Daya surutnya memang kurang di dua kecamatan itu,&quot; ujarnya.
Dia memastikan, banjir yang merendam tujuh kecamatan ini berangsur surut pada Senin siang. Alex mengaku, pihaknya sempat mengevakuasi warga yang terdampak banjir.&amp;nbsp;
&quot;Di Kecamatan Panguragan masih ada beberapa warga yang mengungsi. Informasi terakhir di Panguragan ada 10 KK yang mendirikan tenda,&quot; ucap dia.&amp;nbsp;</description><content:encoded>CIREBON - Sebanyak tujuh kecamatan di Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, terdampak banjir. Banjir mulai terjadi sejak Minggu 17 Januari 2021 sore. Banjir merendam ratusan pemukiman warga di wilayah tersebut.&amp;nbsp;
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Cirebon, Alex Suheriyawan menjelaskan, banjir tersebut disebabkan oleh curah hujan tinggi yang terjadi Kabupaten Cirebon, sehingga mengakibatkan sejumlah sungai meluap.&amp;nbsp;
Menurut Alex, sebelumnya ada empat kecamatan yang terdampak. Namun, pada Senin (18/1/2021) pagi, jumlahnya bertambah menjadi tujuh kecamatan.&amp;nbsp;
&quot;Sejumlah sungai meluap akibat curah hujan tinggi. Awalnya ada empat kecamatan. Sekarang tambah jadi tujuh kecamatan,&quot; kata Alex kepada wartawan, Senin (18/1/2021).
Baca juga:&amp;nbsp;Di Bawah Guyuran Hujan, Jokowi Jalan Kaki Cek Lokasi Banjir di Kalsel
Lebih lanjut Alex menyampaikan, Kecamatan Susukan dan Kecamatan Panguragan menjadi daerah terparah yang terdampak banjir. Ia menyebut, ketinggian air di wilayah tersebut sempat menyentuh satu meter lebih.&amp;nbsp;
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMS8wMS8xOC8xLzEyNzU0OS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;&quot;Kalau ketinggian ada yang mencapai 120 sentimeter. Daya surutnya memang kurang di dua kecamatan itu,&quot; ujarnya.
Dia memastikan, banjir yang merendam tujuh kecamatan ini berangsur surut pada Senin siang. Alex mengaku, pihaknya sempat mengevakuasi warga yang terdampak banjir.&amp;nbsp;
&quot;Di Kecamatan Panguragan masih ada beberapa warga yang mengungsi. Informasi terakhir di Panguragan ada 10 KK yang mendirikan tenda,&quot; ucap dia.&amp;nbsp;</content:encoded></item></channel></rss>
