<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>WHO: 100.000 Kematian COVID-19 Akan Terjadi Setiap Pekan 'Segera'</title><description>Tren peningkatan kematian akibat Covid-19 terus berlanjut selama berminggu-minggu.</description><link>https://news.okezone.com/read/2021/01/19/18/2347069/who-100-000-kematian-covid-19-akan-terjadi-setiap-pekan-segera</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2021/01/19/18/2347069/who-100-000-kematian-covid-19-akan-terjadi-setiap-pekan-segera"/><item><title>WHO: 100.000 Kematian COVID-19 Akan Terjadi Setiap Pekan 'Segera'</title><link>https://news.okezone.com/read/2021/01/19/18/2347069/who-100-000-kematian-covid-19-akan-terjadi-setiap-pekan-segera</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2021/01/19/18/2347069/who-100-000-kematian-covid-19-akan-terjadi-setiap-pekan-segera</guid><pubDate>Selasa 19 Januari 2021 15:04 WIB</pubDate><dc:creator>Antara</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/01/19/18/2347069/who-100-000-kematian-covid-19-akan-terjadi-setiap-pekan-segera-CTgcqfPreo.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi. (Foto: Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/01/19/18/2347069/who-100-000-kematian-covid-19-akan-terjadi-setiap-pekan-segera-CTgcqfPreo.jpg</image><title>Ilustrasi. (Foto: Reuters)</title></images><description>JENEWA - Pejabat nomor dua di Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) pada Senin (18/1/2021) menyatakan bahwa tren peningkatan kasus COVID-19 dunia akan segera berujung pada 100.000 kematian setiap pekannya. Hal itu disampaikan Kepala layanan darurat WHO Dr. Mike Ryan saat ia mengungkapkan jumlah dahsyat korban meninggal akibat COVID-19.
Ryan, melaporkan dampak virus corona pada sidang ke 148 Dewan Eksekutif badan kesehatan global tersebut, yang berlangsung di Jenewa pada 18-26 Januari secara virtual.
BACA JUGA: Takut COVID-19, Pria Ini Tinggal di Bandara Selama 3 Bulan
&quot;Tren peningkatan secara keseluruhan yang terlihat di minggu-minggu sebelumnya terus berlanjut dengan hanya di bawah 5 juta kasus yang dilaporkan pekan lalu secara global.
&quot;Jumlah kematian baru juga menunjukkan tren serupa dengan lebih dari 93.000 kematian dilaporkan pekan lalu. Tampaknya akan mencapai 100.000 laporan kematian setiap pekan segera,&quot; kata Ryan.
Ia mencatatkan bahwa korban meninggal akibat COVID-19 di seluruh dunia telah menembus angka 2 juta, dengan lebih dari 93 juta kasus.
&quot;Pekan lalu, 87 persen dari total kasus COVID-19 dan 87 persen dari kematian COVID-19 terjadi di Amerika dan Eropa, dengan empat kawasan lainnya menyumbang 13 persen dari total kasus dan kematian,&quot; kata Ryan.
Pejabat WHO itu mengatakan bahwa jumlah kasus terus bertambah di Amerika, Pasifik barat serta Afrika selama beberapa pekan terakhir.
BACA JUGA: Penjual Keliling Jadi Kasus ke 102 Virus Covid-19 &quot;Super-Spreader&quot; di China
Kendati jumlah keseluruhan telah stabil atau menurun di Eropa, namun jumlah kasus dan kematian COVID-19 di kawasan tersebut masih tinggi.
Di Amerika, dunia saat ini mendekati 1 juta kematian, dengan kawasan ini menyumbang 53 persen dari kasus dan 47 persen kematian COVID-19 global pekan lalu.
&quot;Kematian pasien laki-laki jumlahnya lebih besar meski proporsi yang lebih tinggi dari populasi yang lebih tua adalah perempuan,&quot;kata Ryan.
Secara global 75 persen dari total kasus yang dilaporkan berusia antara 15-64 tahun, tetapi 83,4 persen dari kematian terjadi usia 65 tahun.
&quot;Namun, perlu dicatat bahwa 16 persen dari total kematian mereka yang berusia 25-64 tahun.&quot;
</description><content:encoded>JENEWA - Pejabat nomor dua di Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) pada Senin (18/1/2021) menyatakan bahwa tren peningkatan kasus COVID-19 dunia akan segera berujung pada 100.000 kematian setiap pekannya. Hal itu disampaikan Kepala layanan darurat WHO Dr. Mike Ryan saat ia mengungkapkan jumlah dahsyat korban meninggal akibat COVID-19.
Ryan, melaporkan dampak virus corona pada sidang ke 148 Dewan Eksekutif badan kesehatan global tersebut, yang berlangsung di Jenewa pada 18-26 Januari secara virtual.
BACA JUGA: Takut COVID-19, Pria Ini Tinggal di Bandara Selama 3 Bulan
&quot;Tren peningkatan secara keseluruhan yang terlihat di minggu-minggu sebelumnya terus berlanjut dengan hanya di bawah 5 juta kasus yang dilaporkan pekan lalu secara global.
&quot;Jumlah kematian baru juga menunjukkan tren serupa dengan lebih dari 93.000 kematian dilaporkan pekan lalu. Tampaknya akan mencapai 100.000 laporan kematian setiap pekan segera,&quot; kata Ryan.
Ia mencatatkan bahwa korban meninggal akibat COVID-19 di seluruh dunia telah menembus angka 2 juta, dengan lebih dari 93 juta kasus.
&quot;Pekan lalu, 87 persen dari total kasus COVID-19 dan 87 persen dari kematian COVID-19 terjadi di Amerika dan Eropa, dengan empat kawasan lainnya menyumbang 13 persen dari total kasus dan kematian,&quot; kata Ryan.
Pejabat WHO itu mengatakan bahwa jumlah kasus terus bertambah di Amerika, Pasifik barat serta Afrika selama beberapa pekan terakhir.
BACA JUGA: Penjual Keliling Jadi Kasus ke 102 Virus Covid-19 &quot;Super-Spreader&quot; di China
Kendati jumlah keseluruhan telah stabil atau menurun di Eropa, namun jumlah kasus dan kematian COVID-19 di kawasan tersebut masih tinggi.
Di Amerika, dunia saat ini mendekati 1 juta kematian, dengan kawasan ini menyumbang 53 persen dari kasus dan 47 persen kematian COVID-19 global pekan lalu.
&quot;Kematian pasien laki-laki jumlahnya lebih besar meski proporsi yang lebih tinggi dari populasi yang lebih tua adalah perempuan,&quot;kata Ryan.
Secara global 75 persen dari total kasus yang dilaporkan berusia antara 15-64 tahun, tetapi 83,4 persen dari kematian terjadi usia 65 tahun.
&quot;Namun, perlu dicatat bahwa 16 persen dari total kematian mereka yang berusia 25-64 tahun.&quot;
</content:encoded></item></channel></rss>
