<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kapasitas RS Tersisa 13%, DPRD DKI: Perlu Ditingkatkan dalam Waktu Singkat!</title><description>Pemprov DKI juga perlu memperbanyak lokasi isolasi mandiri dengan memanfaatkan hotel, wisma, dan tempat penginapan lainnya.</description><link>https://news.okezone.com/read/2021/01/19/338/2347029/kapasitas-rs-tersisa-13-dprd-dki-perlu-ditingkatkan-dalam-waktu-singkat</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2021/01/19/338/2347029/kapasitas-rs-tersisa-13-dprd-dki-perlu-ditingkatkan-dalam-waktu-singkat"/><item><title>Kapasitas RS Tersisa 13%, DPRD DKI: Perlu Ditingkatkan dalam Waktu Singkat!</title><link>https://news.okezone.com/read/2021/01/19/338/2347029/kapasitas-rs-tersisa-13-dprd-dki-perlu-ditingkatkan-dalam-waktu-singkat</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2021/01/19/338/2347029/kapasitas-rs-tersisa-13-dprd-dki-perlu-ditingkatkan-dalam-waktu-singkat</guid><pubDate>Selasa 19 Januari 2021 14:19 WIB</pubDate><dc:creator>Fakhrizal Fakhri </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/01/19/338/2347029/kapasitas-rs-tersisa-13-dprd-dki-perlu-ditingkatkan-dalam-waktu-singkat-LyxLraOFo2.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/01/19/338/2347029/kapasitas-rs-tersisa-13-dprd-dki-perlu-ditingkatkan-dalam-waktu-singkat-LyxLraOFo2.jpg</image><title>Ilustrasi (Foto: Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA - Ketua Komisi A DPRD DKI Jakarta Mujiyono meminta Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI segera menambah kapasitas rumah sakit di Ibu Kota, setelah daya tampung rumah sakit DKI untuk pasien Covid-19 tersisa 13%.
&quot;Kapasitas rumah sakit untuk pasien Covid-19, khususnya ketersediaan ruang ICU/HCU serta tenaga kesehatan perlu ditingkatkan dalam waktu singkat,&quot; kata Mujiyono saat dikonfirmasi, Selasa (19/1/2021).
Mujiyono menilai, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mulai memikirkan untuk memobilisasi sementara tenaga kesehatan dari daerah dengan tingkat penularan Covid-19 yang masih rendah. &quot;Atau minta dukungan tenaga kesehatan dari negara sahabat yang sudah mengendalikan Covid-19,&quot; tutur dia.
Baca Juga:&amp;nbsp;&amp;nbsp;Jakarta Dinobatkan Bebas Macet, Warganet: Siapa Dulu Pemimpin DKI&amp;nbsp;
Politisi Demokrat itu menambahkan, Pemprov DKI juga perlu memperbanyak lokasi isolasi mandiri dengan memanfaatkan hotel, wisma, dan tempat penginapan lainnya.
&quot;Perbanyak ketersediaan laboratorium untuk melakukan test swab PCR/Antigen di seluruh daerah yang menerapkan PSBB sehingga kasus positif dapat lebih cepat diketahui sehingga mempermudah untuk melakukan tracing dan membatasi penularannya,&quot; ujarnya.
Sebelumnya, Tingkat keterisian rumah sakit di DKI Jakarta nyaris penuh. Kapasitas rumah sakit di Ibu Kota untuk menampung pasien Covid-19 diperkirakan hanya bersisa 13% lagi.
&quot;Berikut gambaran terkini kondisi rumah sakit di Jakarta. Kapasitas tersisa 13% lagi untuk menampung pasien Covid-19, baik yang berasal dari Jakarta maupun luar Jakarta,&quot; tulis akun resmi Pemprov DKI Jakarta.
Adapun bed occupancy rate (BOR) atau angka penggunaan tempat tidur di rumah sakit DKI Jakarta sebanyak 87%. Hal itu lantaran rumah sakit di Jakarta juga melayani warga lintas provinsi.
Baca Juga:&amp;nbsp;&amp;nbsp;DKI Unggah Foto Genteng Berkelir di Fly Over Lenteng Agung, Warganet : Kapan Bisa Digunakan
Pemprov DKI mencatat warga Jakarta yang dirawat di rumah sakit angkanya sebesar 63%. Sisanya tingkat keterisian BOR diisi warga penyanggah Ibu Kota.
Sementara itu, BOR di Provinsi Banten 79%, DIY 78%, Jawa Barat 73% dan Jawa Timur 69%. &quot;Kita perlu bergandeng tangan untuk bersama menangani pandemi ini. Seluruh warga Jabodetabek harus sama-sama tingkatkan disiplin, ingatkan sesama, saling menjaga, bersama kita putuskan rantai penularan Covid-19,&quot; tulis @dkijakarta.
&quot;Jalankan 3M: Memakai masker, Mencuci tangan, dan Menjaga jarak. Dan batasi aktivitas keluar rumah, kecuali untuk keperluan yang amat penting,&quot; tambah dia.
</description><content:encoded>JAKARTA - Ketua Komisi A DPRD DKI Jakarta Mujiyono meminta Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI segera menambah kapasitas rumah sakit di Ibu Kota, setelah daya tampung rumah sakit DKI untuk pasien Covid-19 tersisa 13%.
&quot;Kapasitas rumah sakit untuk pasien Covid-19, khususnya ketersediaan ruang ICU/HCU serta tenaga kesehatan perlu ditingkatkan dalam waktu singkat,&quot; kata Mujiyono saat dikonfirmasi, Selasa (19/1/2021).
Mujiyono menilai, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mulai memikirkan untuk memobilisasi sementara tenaga kesehatan dari daerah dengan tingkat penularan Covid-19 yang masih rendah. &quot;Atau minta dukungan tenaga kesehatan dari negara sahabat yang sudah mengendalikan Covid-19,&quot; tutur dia.
Baca Juga:&amp;nbsp;&amp;nbsp;Jakarta Dinobatkan Bebas Macet, Warganet: Siapa Dulu Pemimpin DKI&amp;nbsp;
Politisi Demokrat itu menambahkan, Pemprov DKI juga perlu memperbanyak lokasi isolasi mandiri dengan memanfaatkan hotel, wisma, dan tempat penginapan lainnya.
&quot;Perbanyak ketersediaan laboratorium untuk melakukan test swab PCR/Antigen di seluruh daerah yang menerapkan PSBB sehingga kasus positif dapat lebih cepat diketahui sehingga mempermudah untuk melakukan tracing dan membatasi penularannya,&quot; ujarnya.
Sebelumnya, Tingkat keterisian rumah sakit di DKI Jakarta nyaris penuh. Kapasitas rumah sakit di Ibu Kota untuk menampung pasien Covid-19 diperkirakan hanya bersisa 13% lagi.
&quot;Berikut gambaran terkini kondisi rumah sakit di Jakarta. Kapasitas tersisa 13% lagi untuk menampung pasien Covid-19, baik yang berasal dari Jakarta maupun luar Jakarta,&quot; tulis akun resmi Pemprov DKI Jakarta.
Adapun bed occupancy rate (BOR) atau angka penggunaan tempat tidur di rumah sakit DKI Jakarta sebanyak 87%. Hal itu lantaran rumah sakit di Jakarta juga melayani warga lintas provinsi.
Baca Juga:&amp;nbsp;&amp;nbsp;DKI Unggah Foto Genteng Berkelir di Fly Over Lenteng Agung, Warganet : Kapan Bisa Digunakan
Pemprov DKI mencatat warga Jakarta yang dirawat di rumah sakit angkanya sebesar 63%. Sisanya tingkat keterisian BOR diisi warga penyanggah Ibu Kota.
Sementara itu, BOR di Provinsi Banten 79%, DIY 78%, Jawa Barat 73% dan Jawa Timur 69%. &quot;Kita perlu bergandeng tangan untuk bersama menangani pandemi ini. Seluruh warga Jabodetabek harus sama-sama tingkatkan disiplin, ingatkan sesama, saling menjaga, bersama kita putuskan rantai penularan Covid-19,&quot; tulis @dkijakarta.
&quot;Jalankan 3M: Memakai masker, Mencuci tangan, dan Menjaga jarak. Dan batasi aktivitas keluar rumah, kecuali untuk keperluan yang amat penting,&quot; tambah dia.
</content:encoded></item></channel></rss>
