<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Waspada! Keterisian RS Rujukan Covid-19 di Banten 87,42%, Tertinggi Se-Indonesia</title><description>Dewi mengatakan, peningkatan keterisian di Provinsi Banten ini meningkat sejak akhir Desember 2020.</description><link>https://news.okezone.com/read/2021/01/20/337/2347712/waspada-keterisian-rs-rujukan-covid-19-di-banten-87-42-tertinggi-se-indonesia</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2021/01/20/337/2347712/waspada-keterisian-rs-rujukan-covid-19-di-banten-87-42-tertinggi-se-indonesia"/><item><title>Waspada! Keterisian RS Rujukan Covid-19 di Banten 87,42%, Tertinggi Se-Indonesia</title><link>https://news.okezone.com/read/2021/01/20/337/2347712/waspada-keterisian-rs-rujukan-covid-19-di-banten-87-42-tertinggi-se-indonesia</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2021/01/20/337/2347712/waspada-keterisian-rs-rujukan-covid-19-di-banten-87-42-tertinggi-se-indonesia</guid><pubDate>Rabu 20 Januari 2021 14:47 WIB</pubDate><dc:creator>Binti Mufarida</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/01/20/337/2347712/waspada-keterisian-rs-rujukan-covid-19-di-banten-87-42-tertinggi-se-indonesia-KI5d9pxUVp.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Dewi Nur Aisyah. (Foto: Tangkapan layar Youtube BNPB)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/01/20/337/2347712/waspada-keterisian-rs-rujukan-covid-19-di-banten-87-42-tertinggi-se-indonesia-KI5d9pxUVp.jpg</image><title>Dewi Nur Aisyah. (Foto: Tangkapan layar Youtube BNPB)</title></images><description>JAKARTA - Ketua Bidang Data dan Teknologi Informasi Satgas Covid-19, Dewi Nur Aisyah mengatakan, tingkat keterisian tempat tidur di rumah sakit rujukan Covid-19 di Provinsi Banten tertinggi secara nasional, yakni 87,42%.&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Perlu diingat, Banten ini peringkat pertama per kemarin dengan keterisiannya 87,42%. Jadi kita tetap harus hati-hati,&amp;rdquo; ungkap Dewi dalam diskusi secara virtual dari Media Center Satuan Tugas Penanganan Covid-19, Graha BNPB, Jakarta, Rabu (20/1/2021).&amp;nbsp;
Dewi mengatakan, peningkatan keterisian di Provinsi Banten ini meningkat sejak akhir Desember 2020. &amp;ldquo;Provinsi Banten mulai meningkat lebih dari 80% ini justru sejak akhir Desember,&amp;rdquo; ujarnya.
&amp;ldquo;Nah kalau di Banten ini memang agak fluktuatif. Sempat memang tinggi di Oktober, kemudian Desember agak turun, kemudian mulai naik lagi di akhir Desember,&amp;rdquo; ungkapnya.
Dewi mengatakan, per 19 Januari 2021, tingkat keterisian RS Rujukan di Banten lebih tinggi daripada DKI Jakarta dengan 86,7%. Keterisian RS Rujukan di DKI Jakarta  sempat mengalami penurunan.
&amp;ldquo;Kita lihat dari DKI Jakarta, ini kalau kita lihat secara time series, sebenarnya di DKI Jakarta itu BOR-nya sudah tempat turun loh, sampai di angka di bawah 50-60% di bulan Oktober,&amp;rdquo; kata Dewi.
Baca juga:&amp;nbsp;Hasil Rapid Test Reaktif Corona, 1 Keluarga Pengungsi Gempa Sulbar Diisolasi&amp;nbsp;
&amp;ldquo;DKI Jakarta, dia sempat turun ini sekitaran di akhir Oktober, awal November kemudian bergerak naik kembali. Dan kalau kita lihat angka-angka yang interval per minggu rata-rata dalam satu minggu angka keterpakaian tempat tidurnya berapa? Dan ternyata memang sempat rata-rata di DKI Jakarta bahkan di angka 53,7% di pekan-pekan akhir Oktober. Kemudian naik dari 50%, ke 70%, kemudian ke 80%, terakhir di angka 86,7%,&amp;rdquo; ujarnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Ketua Bidang Data dan Teknologi Informasi Satgas Covid-19, Dewi Nur Aisyah mengatakan, tingkat keterisian tempat tidur di rumah sakit rujukan Covid-19 di Provinsi Banten tertinggi secara nasional, yakni 87,42%.&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Perlu diingat, Banten ini peringkat pertama per kemarin dengan keterisiannya 87,42%. Jadi kita tetap harus hati-hati,&amp;rdquo; ungkap Dewi dalam diskusi secara virtual dari Media Center Satuan Tugas Penanganan Covid-19, Graha BNPB, Jakarta, Rabu (20/1/2021).&amp;nbsp;
Dewi mengatakan, peningkatan keterisian di Provinsi Banten ini meningkat sejak akhir Desember 2020. &amp;ldquo;Provinsi Banten mulai meningkat lebih dari 80% ini justru sejak akhir Desember,&amp;rdquo; ujarnya.
&amp;ldquo;Nah kalau di Banten ini memang agak fluktuatif. Sempat memang tinggi di Oktober, kemudian Desember agak turun, kemudian mulai naik lagi di akhir Desember,&amp;rdquo; ungkapnya.
Dewi mengatakan, per 19 Januari 2021, tingkat keterisian RS Rujukan di Banten lebih tinggi daripada DKI Jakarta dengan 86,7%. Keterisian RS Rujukan di DKI Jakarta  sempat mengalami penurunan.
&amp;ldquo;Kita lihat dari DKI Jakarta, ini kalau kita lihat secara time series, sebenarnya di DKI Jakarta itu BOR-nya sudah tempat turun loh, sampai di angka di bawah 50-60% di bulan Oktober,&amp;rdquo; kata Dewi.
Baca juga:&amp;nbsp;Hasil Rapid Test Reaktif Corona, 1 Keluarga Pengungsi Gempa Sulbar Diisolasi&amp;nbsp;
&amp;ldquo;DKI Jakarta, dia sempat turun ini sekitaran di akhir Oktober, awal November kemudian bergerak naik kembali. Dan kalau kita lihat angka-angka yang interval per minggu rata-rata dalam satu minggu angka keterpakaian tempat tidurnya berapa? Dan ternyata memang sempat rata-rata di DKI Jakarta bahkan di angka 53,7% di pekan-pekan akhir Oktober. Kemudian naik dari 50%, ke 70%, kemudian ke 80%, terakhir di angka 86,7%,&amp;rdquo; ujarnya.</content:encoded></item></channel></rss>
