<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title> Dini Hari, Guguran Lava Pijar Merapi Tercatat 1 Kali Sejauh 400 Meter   </title><description>Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPTTKG), melaporkan Gunung Merapi.</description><link>https://news.okezone.com/read/2021/01/22/510/2348805/dini-hari-guguran-lava-pijar-merapi-tercatat-1-kali-sejauh-400-meter</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2021/01/22/510/2348805/dini-hari-guguran-lava-pijar-merapi-tercatat-1-kali-sejauh-400-meter"/><item><title> Dini Hari, Guguran Lava Pijar Merapi Tercatat 1 Kali Sejauh 400 Meter   </title><link>https://news.okezone.com/read/2021/01/22/510/2348805/dini-hari-guguran-lava-pijar-merapi-tercatat-1-kali-sejauh-400-meter</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2021/01/22/510/2348805/dini-hari-guguran-lava-pijar-merapi-tercatat-1-kali-sejauh-400-meter</guid><pubDate>Jum'at 22 Januari 2021 07:47 WIB</pubDate><dc:creator>Priyo Setyawan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/01/22/510/2348805/dini-hari-guguran-lava-pijar-merapi-tercatat-1-kali-sejauh-400-meter-eO8UhVQwNz.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Puncak gunung merapi tak terlihat karena tertutup kabut (foto: Dok BPPTKG)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/01/22/510/2348805/dini-hari-guguran-lava-pijar-merapi-tercatat-1-kali-sejauh-400-meter-eO8UhVQwNz.jpg</image><title>Puncak gunung merapi tak terlihat karena tertutup kabut (foto: Dok BPPTKG)</title></images><description>SLEMAN - Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPTTKG), melaporkan Gunung Merapi di perbatasan Sleman DIY dengan Magelang, Boyolali dan Klaten, Jawa Tengah mengeluarkan satu kali guguran lava pijar dengan jarak luncur 400 meter ke arah barat daya, Jumat  (22/1/2020) dini hari,

&amp;ldquo;Guguran lava pijar itu teramati antara pukul 00.00 WIB-06.00 WIB,&amp;rdquo; kata petugas  penyusun laporan aktivitas Gunung Merapi BPTTKG, Alzwar Nurmanaji, Jumat (22/1/2021).
Baca juga:&amp;nbsp;&amp;nbsp;Gunung Merapi Kembali Luncurkan Awan Panas Sebanyak 4 Kali&amp;nbsp;
Secara meteorologi, cuaca berawan dan mendung. Angin bertiup lemah hingga sedang ke arah timur. Suhu udara 14-26.4 &amp;deg;C, kelembaban udara 72-95 %, dan tekanan udara 757.1-944.6 mmHg. Secara visual gunung berkabut 0-I hingga kabut 0-III. Asap kawah tidak teramati.

BPTTKG juga mencatat 32 kali  gempa guguran dengan amplitudo 3-20 mm, durasi 11.1-140.8 detik. Gempa hembusan 2 kali,  dengan  amplitudo  3-4 mm, durasi  12.3-15.4 detik dan gempa  hybrid atau  fase banyak 6 kali, amplitudo  3-4 mm, S-P   0.2-0.5 detik, durasi  5.9-7.6 detik. &amp;ldquo;Tingkat ativitas Gunung Merapi Level III (siaga),&amp;rdquo; jelasnya.
Baca juga:&amp;nbsp;&amp;nbsp;Gunung Merapi 8 Kali Luncurkan Awan Panas, Status Siaga
Sebelumnya, Kamis  21 Januari 2021 pukul 18.00 WIB-24.00 WIB juga teramati guguran lava pijar sebanyak 5 kali dengan jarak luncur maksimum 500 meter ke barat daya. Gempa guguran 28 kali, gempa hybrid atau  fase  banyak 2 kali dan gempa  tektonik  jauh sebanyak  1 kali.


</description><content:encoded>SLEMAN - Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPTTKG), melaporkan Gunung Merapi di perbatasan Sleman DIY dengan Magelang, Boyolali dan Klaten, Jawa Tengah mengeluarkan satu kali guguran lava pijar dengan jarak luncur 400 meter ke arah barat daya, Jumat  (22/1/2020) dini hari,

&amp;ldquo;Guguran lava pijar itu teramati antara pukul 00.00 WIB-06.00 WIB,&amp;rdquo; kata petugas  penyusun laporan aktivitas Gunung Merapi BPTTKG, Alzwar Nurmanaji, Jumat (22/1/2021).
Baca juga:&amp;nbsp;&amp;nbsp;Gunung Merapi Kembali Luncurkan Awan Panas Sebanyak 4 Kali&amp;nbsp;
Secara meteorologi, cuaca berawan dan mendung. Angin bertiup lemah hingga sedang ke arah timur. Suhu udara 14-26.4 &amp;deg;C, kelembaban udara 72-95 %, dan tekanan udara 757.1-944.6 mmHg. Secara visual gunung berkabut 0-I hingga kabut 0-III. Asap kawah tidak teramati.

BPTTKG juga mencatat 32 kali  gempa guguran dengan amplitudo 3-20 mm, durasi 11.1-140.8 detik. Gempa hembusan 2 kali,  dengan  amplitudo  3-4 mm, durasi  12.3-15.4 detik dan gempa  hybrid atau  fase banyak 6 kali, amplitudo  3-4 mm, S-P   0.2-0.5 detik, durasi  5.9-7.6 detik. &amp;ldquo;Tingkat ativitas Gunung Merapi Level III (siaga),&amp;rdquo; jelasnya.
Baca juga:&amp;nbsp;&amp;nbsp;Gunung Merapi 8 Kali Luncurkan Awan Panas, Status Siaga
Sebelumnya, Kamis  21 Januari 2021 pukul 18.00 WIB-24.00 WIB juga teramati guguran lava pijar sebanyak 5 kali dengan jarak luncur maksimum 500 meter ke barat daya. Gempa guguran 28 kali, gempa hybrid atau  fase  banyak 2 kali dan gempa  tektonik  jauh sebanyak  1 kali.


</content:encoded></item></channel></rss>
