<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kasus Covid-19 di Yogyakarta Kembali Pecah Rekor, Hari Ini Bertambah 478</title><description>Kasus hari ini juga lebih banyak dari hari sebelumnya sebanyak 446 kasus.</description><link>https://news.okezone.com/read/2021/01/22/510/2349183/kasus-covid-19-di-yogyakarta-kembali-pecah-rekor-hari-ini-bertambah-478</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2021/01/22/510/2349183/kasus-covid-19-di-yogyakarta-kembali-pecah-rekor-hari-ini-bertambah-478"/><item><title>Kasus Covid-19 di Yogyakarta Kembali Pecah Rekor, Hari Ini Bertambah 478</title><link>https://news.okezone.com/read/2021/01/22/510/2349183/kasus-covid-19-di-yogyakarta-kembali-pecah-rekor-hari-ini-bertambah-478</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2021/01/22/510/2349183/kasus-covid-19-di-yogyakarta-kembali-pecah-rekor-hari-ini-bertambah-478</guid><pubDate>Jum'at 22 Januari 2021 17:22 WIB</pubDate><dc:creator>Suharjono</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/01/22/510/2349183/kasus-covid-19-di-yogyakarta-kembali-pecah-rekor-hari-ini-bertambah-478-LjarZhd72u.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/01/22/510/2349183/kasus-covid-19-di-yogyakarta-kembali-pecah-rekor-hari-ini-bertambah-478-LjarZhd72u.jpg</image><title>Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)</title></images><description>YOGYAKARTA - Jumlah kasus Covid-19 di Yogyakarta terus bertambah. Hari ini, Jumat (22/1/2021), kembali terjadi lonjakan dari rekor hari sebelumnya.
Juru bicara Pemda DIY Untuk Penanganan Covid-19 Berty Murtiningsih mengatakan, penambahan kasus terkonfirmasi Covid-19 di DIY hari ini sebanyak 478 kasus. Kasus ini juga lebih banyak dari hari rekor sebelumnya sebanyak 446 kasus.
&quot;Kita belum taat protokol kesehatan. Hari ini melonjak menjadi 478. Jadi total kasus terkonfirmasi menjadi 18.736 kasus,&quot; ujarnya di Yogyakarta, Jumat (22/1/2021).
Dijelaskannya, dari total penambahan kasus tersebut, Kota Yogyakarta dan Sleman menjadi penyumbang terbanyak. Kedua wilayah ini, masing-masing 119 kasus, Bantul 97 kasus dan Gunungkidul 77 kasus.&amp;nbsp;
&quot;Terakhir Kulonprogo 77 kasus,&quot; ucapnya.
Sementara kasus pasien sembuh bertambah 374 orang, menjadi 12.427 Kasus.
Baca juga:&amp;nbsp;Sudah 20 Hari Berjuang Melawan Covid-19, Begini Kondisi Khofifah
&quot;Untuk kasus meninggal dunia dilaporkan sebanyak&amp;nbsp;5 kasus, sehingga total kasus meninggal menjadi 422 kasus,&quot; ucap Berty.&amp;nbsp;
Diakuinya, pemberlakukan pengetatan secara terbatas kegiatan masyarakat (PTKM) di DIY hingga kini belum maksimal menurunkan penyebaran Covid-19. Pihaknya masih terus berkoordinasi berkaitan dengan peningkatan kasus di DIY yang monjak dalam dua hari terakhir.&amp;nbsp;</description><content:encoded>YOGYAKARTA - Jumlah kasus Covid-19 di Yogyakarta terus bertambah. Hari ini, Jumat (22/1/2021), kembali terjadi lonjakan dari rekor hari sebelumnya.
Juru bicara Pemda DIY Untuk Penanganan Covid-19 Berty Murtiningsih mengatakan, penambahan kasus terkonfirmasi Covid-19 di DIY hari ini sebanyak 478 kasus. Kasus ini juga lebih banyak dari hari rekor sebelumnya sebanyak 446 kasus.
&quot;Kita belum taat protokol kesehatan. Hari ini melonjak menjadi 478. Jadi total kasus terkonfirmasi menjadi 18.736 kasus,&quot; ujarnya di Yogyakarta, Jumat (22/1/2021).
Dijelaskannya, dari total penambahan kasus tersebut, Kota Yogyakarta dan Sleman menjadi penyumbang terbanyak. Kedua wilayah ini, masing-masing 119 kasus, Bantul 97 kasus dan Gunungkidul 77 kasus.&amp;nbsp;
&quot;Terakhir Kulonprogo 77 kasus,&quot; ucapnya.
Sementara kasus pasien sembuh bertambah 374 orang, menjadi 12.427 Kasus.
Baca juga:&amp;nbsp;Sudah 20 Hari Berjuang Melawan Covid-19, Begini Kondisi Khofifah
&quot;Untuk kasus meninggal dunia dilaporkan sebanyak&amp;nbsp;5 kasus, sehingga total kasus meninggal menjadi 422 kasus,&quot; ucap Berty.&amp;nbsp;
Diakuinya, pemberlakukan pengetatan secara terbatas kegiatan masyarakat (PTKM) di DIY hingga kini belum maksimal menurunkan penyebaran Covid-19. Pihaknya masih terus berkoordinasi berkaitan dengan peningkatan kasus di DIY yang monjak dalam dua hari terakhir.&amp;nbsp;</content:encoded></item></channel></rss>
