<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Tensi Darah Sempat Tinggi, Bupati Brebes Akhirnya Bisa Divaksin</title><description>Setelah menenangkan pikiran di rumah dinas, karena sebelumnya saya merasa ketakutan membuat tensi darah tinggi dan sekarang kembali normal.</description><link>https://news.okezone.com/read/2021/01/25/512/2350653/tensi-darah-sempat-tinggi-bupati-brebes-akhirnya-bisa-divaksin</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2021/01/25/512/2350653/tensi-darah-sempat-tinggi-bupati-brebes-akhirnya-bisa-divaksin"/><item><title>Tensi Darah Sempat Tinggi, Bupati Brebes Akhirnya Bisa Divaksin</title><link>https://news.okezone.com/read/2021/01/25/512/2350653/tensi-darah-sempat-tinggi-bupati-brebes-akhirnya-bisa-divaksin</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2021/01/25/512/2350653/tensi-darah-sempat-tinggi-bupati-brebes-akhirnya-bisa-divaksin</guid><pubDate>Senin 25 Januari 2021 19:52 WIB</pubDate><dc:creator>INews.id</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/01/25/512/2350653/tensi-darah-sempat-tinggi-bupati-brebes-akhirnya-bisa-divaksin-jc0h6gKT13.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi (Foto : Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/01/25/512/2350653/tensi-darah-sempat-tinggi-bupati-brebes-akhirnya-bisa-divaksin-jc0h6gKT13.jpg</image><title>Ilustrasi (Foto : Shutterstock)</title></images><description>BREBES - Setelah sempat tidak bisa divakssin lantaran tensi darahnya tinggi, Bupati Brebes Idza Priyanti hari ini akhirnya bisa disuntik vaksin Covid-19 setelah tensinya normal kembali. Ia dinyatakan lolos dalam screening yang dilakukan tim medis RSUD setempat.

Sebelumnya, Bupati Idza Priyant telah melakukan pendaftaran untuk dilakukan vaksin Covid-19 oleh tim medis RSUD Brebes bersama dengan pejabat Forkopimda lainnya, Senin (25/1/2021) pagi. Namun Idza  tidak lolos screening karena tekanan darah mencapai 152/98.

Pasalnya, ketentuan orang yang bisa divaksin yakni maksimal saat ditensi kurang dari 140.  Bupati Idza yang bersikeras ingin bisa di vaksin kemudian melakukan tensi ulang di rumah dinasnya di pendopo dan saat ditensi ulang dinyatakan normal. Sehingga siangnya Idza kembali mendatangi RSUD Brebes untuk bisa divaksin.

&amp;ldquo;Setelah menenangkan pikiran di rumah dinas, karena sebelumnya saya  merasa ketakutan membuat tensi darah tinggi dan sekarang kembali normal,&amp;rdquo; kata Idza, Senin (25/1/2021).

&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMS8wMS8yNS8xLzEyNzg3MS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Baca Juga :&amp;nbsp;Wagub DKI Yakin Masih Ada Lahan untuk Pemakaman Covid-19

&amp;ldquo;Saya bersikeras untuk bisa divaksin, karena ingin memberi contoh ke masyarakat agar tidak takut di vaksin. Bahwa vaksin bertujuan untuk imunitas tubuh mencegah terjadi penularan virus Covid-19,&amp;rdquo; ujarnya.

Semantara itu,  Kepala Dinas Kesehatan Brebes, Sartono mengatakan peserta vaksin jika gagal dalam uji screening khususnya pada tekanan darahnya yang dianggap tinggi bisa mengulang kembali jika dirasa tensinya kembali normal.</description><content:encoded>BREBES - Setelah sempat tidak bisa divakssin lantaran tensi darahnya tinggi, Bupati Brebes Idza Priyanti hari ini akhirnya bisa disuntik vaksin Covid-19 setelah tensinya normal kembali. Ia dinyatakan lolos dalam screening yang dilakukan tim medis RSUD setempat.

Sebelumnya, Bupati Idza Priyant telah melakukan pendaftaran untuk dilakukan vaksin Covid-19 oleh tim medis RSUD Brebes bersama dengan pejabat Forkopimda lainnya, Senin (25/1/2021) pagi. Namun Idza  tidak lolos screening karena tekanan darah mencapai 152/98.

Pasalnya, ketentuan orang yang bisa divaksin yakni maksimal saat ditensi kurang dari 140.  Bupati Idza yang bersikeras ingin bisa di vaksin kemudian melakukan tensi ulang di rumah dinasnya di pendopo dan saat ditensi ulang dinyatakan normal. Sehingga siangnya Idza kembali mendatangi RSUD Brebes untuk bisa divaksin.

&amp;ldquo;Setelah menenangkan pikiran di rumah dinas, karena sebelumnya saya  merasa ketakutan membuat tensi darah tinggi dan sekarang kembali normal,&amp;rdquo; kata Idza, Senin (25/1/2021).

&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMS8wMS8yNS8xLzEyNzg3MS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Baca Juga :&amp;nbsp;Wagub DKI Yakin Masih Ada Lahan untuk Pemakaman Covid-19

&amp;ldquo;Saya bersikeras untuk bisa divaksin, karena ingin memberi contoh ke masyarakat agar tidak takut di vaksin. Bahwa vaksin bertujuan untuk imunitas tubuh mencegah terjadi penularan virus Covid-19,&amp;rdquo; ujarnya.

Semantara itu,  Kepala Dinas Kesehatan Brebes, Sartono mengatakan peserta vaksin jika gagal dalam uji screening khususnya pada tekanan darahnya yang dianggap tinggi bisa mengulang kembali jika dirasa tensinya kembali normal.</content:encoded></item></channel></rss>
