<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title> Dokter Abdul Muthalib Mengaku Lebih Tenang Suntik Vaksin Covid ke Jokowi   </title><description>Dokter Abdul Muthalib, vaksinator Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengaku lebih tenang saat menyuntik Kepala Negara.</description><link>https://news.okezone.com/read/2021/01/27/337/2351504/dokter-abdul-muthalib-mengaku-lebih-tenang-suntik-vaksin-covid-ke-jokowi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2021/01/27/337/2351504/dokter-abdul-muthalib-mengaku-lebih-tenang-suntik-vaksin-covid-ke-jokowi"/><item><title> Dokter Abdul Muthalib Mengaku Lebih Tenang Suntik Vaksin Covid ke Jokowi   </title><link>https://news.okezone.com/read/2021/01/27/337/2351504/dokter-abdul-muthalib-mengaku-lebih-tenang-suntik-vaksin-covid-ke-jokowi</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2021/01/27/337/2351504/dokter-abdul-muthalib-mengaku-lebih-tenang-suntik-vaksin-covid-ke-jokowi</guid><pubDate>Rabu 27 Januari 2021 09:34 WIB</pubDate><dc:creator>Fahreza Rizky</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/01/27/337/2351504/dokter-abdul-muthalib-mengaku-lebih-tenang-suntik-vaksin-covid-ke-jokowi-TwJ22MwUuW.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Dokter Muthalib saat memvaksin Presiden Jokowi (foto: tangkapan layar)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/01/27/337/2351504/dokter-abdul-muthalib-mengaku-lebih-tenang-suntik-vaksin-covid-ke-jokowi-TwJ22MwUuW.jpg</image><title>Dokter Muthalib saat memvaksin Presiden Jokowi (foto: tangkapan layar)</title></images><description>JAKARTA - Dokter Abdul Muthalib, vaksinator Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengaku lebih tenang saat menyuntik Kepala Negara. Sebab ia sudah terbiasa sejak melakukan vaksinasi pertama kepada Presiden.

&quot;Lebih tenang karena sudah terbiasa dengan vaksinasi pertama,&quot; ucap Muthalib di sela-sela vaksinasi di Halaman Tengah Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (27/1/2021).
Baca juga:&amp;nbsp;&amp;nbsp;Sejumlah Tokoh Terima Suntikan Kedua Bareng Jokowi, Raffi Ahmad Ikutan Lagi&amp;nbsp;
Ia mengucapkan terima kasih kepada Presiden Jokowi, yang telah mempercayakan dirinya sebagai vaksinator Covid-19. Ia pun menegaskan bahwa vaksin yang diberikan ke Kepala Negara adalah merk Sinovac Biotech Ltd asal Cina.

&quot;Saya ingin jelaskan vaksin yang saya berikan adalah vaksin Sinovac,&quot; jelas Muthalib.
Baca juga:&amp;nbsp;&amp;nbsp;Presiden Jokowi Ungkap Penyebab Lambatnya Realisasi Vaksinasi Nakes&amp;nbsp;
Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19, Reisa Broto Asmoro mengatakan, vaksinasi pertama ditujukan untuk mengenalkan kandungan vaksin pada sistem kekebalan tubuh. &quot;Jadi untuk memicu respons kekebalan awal,&quot; katanya.

Sedangkan vaksinasi kedua ditujukan untuk memperkuat respons imun yang telah terbentuk sebelumnya agar lebih optimal. &quot;Harap diingat antibodi baru akan optimal pada 14 sampai 28 hari setelah suntikkan kedua,&quot; tutup Reisa.</description><content:encoded>JAKARTA - Dokter Abdul Muthalib, vaksinator Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengaku lebih tenang saat menyuntik Kepala Negara. Sebab ia sudah terbiasa sejak melakukan vaksinasi pertama kepada Presiden.

&quot;Lebih tenang karena sudah terbiasa dengan vaksinasi pertama,&quot; ucap Muthalib di sela-sela vaksinasi di Halaman Tengah Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (27/1/2021).
Baca juga:&amp;nbsp;&amp;nbsp;Sejumlah Tokoh Terima Suntikan Kedua Bareng Jokowi, Raffi Ahmad Ikutan Lagi&amp;nbsp;
Ia mengucapkan terima kasih kepada Presiden Jokowi, yang telah mempercayakan dirinya sebagai vaksinator Covid-19. Ia pun menegaskan bahwa vaksin yang diberikan ke Kepala Negara adalah merk Sinovac Biotech Ltd asal Cina.

&quot;Saya ingin jelaskan vaksin yang saya berikan adalah vaksin Sinovac,&quot; jelas Muthalib.
Baca juga:&amp;nbsp;&amp;nbsp;Presiden Jokowi Ungkap Penyebab Lambatnya Realisasi Vaksinasi Nakes&amp;nbsp;
Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19, Reisa Broto Asmoro mengatakan, vaksinasi pertama ditujukan untuk mengenalkan kandungan vaksin pada sistem kekebalan tubuh. &quot;Jadi untuk memicu respons kekebalan awal,&quot; katanya.

Sedangkan vaksinasi kedua ditujukan untuk memperkuat respons imun yang telah terbentuk sebelumnya agar lebih optimal. &quot;Harap diingat antibodi baru akan optimal pada 14 sampai 28 hari setelah suntikkan kedua,&quot; tutup Reisa.</content:encoded></item></channel></rss>
