<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Gunung Merapi Meletus, Warga Turgo Dievakuasi ke SD Sanjaya Tritis</title><description>Gunung Merapi meletus pada Rabu (27/1/2021) siang. Data Pokso Tanggap Darurat Bencana Gunung Merapi Sleman mencatat&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2021/01/27/340/2351867/gunung-merapi-meletus-warga-turgo-dievakuasi-ke-sd-sanjaya-tritis</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2021/01/27/340/2351867/gunung-merapi-meletus-warga-turgo-dievakuasi-ke-sd-sanjaya-tritis"/><item><title>Gunung Merapi Meletus, Warga Turgo Dievakuasi ke SD Sanjaya Tritis</title><link>https://news.okezone.com/read/2021/01/27/340/2351867/gunung-merapi-meletus-warga-turgo-dievakuasi-ke-sd-sanjaya-tritis</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2021/01/27/340/2351867/gunung-merapi-meletus-warga-turgo-dievakuasi-ke-sd-sanjaya-tritis</guid><pubDate>Rabu 27 Januari 2021 17:13 WIB</pubDate><dc:creator>Priyo Setyawan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/01/27/340/2351867/gunung-merapi-meletus-warga-turgo-dievakuasi-ke-sd-sanjaya-tritis-86zGJSYtEi.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Gunung Merapi meletus, warga diungsikan ke SD Sanjaya Tritis Slemen</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/01/27/340/2351867/gunung-merapi-meletus-warga-turgo-dievakuasi-ke-sd-sanjaya-tritis-86zGJSYtEi.jpg</image><title>Gunung Merapi meletus, warga diungsikan ke SD Sanjaya Tritis Slemen</title></images><description>SLEMAN - Gunung Merapi meletus pada Rabu (27/1/2021) siang. Data Pokso Tanggap Darurat Bencana Gunung Merapi Sleman mencatat selama dua jam dari pukul 12.00 WIB-14.00 WIB  terjadi 2 kali awan panas guguran dengan jarak luncur 2 kilometer (km).
Kepela Pelaksaan Badan Penannggulan Bencana Daerah (BPBD) Sleman, Joko Supriyanto mengatakan sebagai tindaklanjut dari aktivitas awan panas guguran ini, selain mengevakuasi warga Turgo, Purwobinangun, Pakem, terutama yang berada di aliran sungai Boyong  ke titik kumpul pengungsian sementara  di SD Sanjaya dan lapangan Tritis, Purwobinangun.  Juga telah menyiapkan barak pengungsian di Watuaged, Purwobinangung, Pakem.
Baca Juga:&amp;nbsp;Breaking News, Gunung Merapi Kembali Meletus dan Muntahkan Awan Panas
&amp;ldquo;Untuk proses evakuasi ini,  mengerahkan armada dan sumberdaya BPBD dan Instansi terkait serta relawan,&amp;rdquo;  kata Joko, Rabu (27/1/2021).
Baca Juga:&amp;nbsp;Terdengar 5 Kali Suara Gemuruh dari Puncak Merapi
Joko menjelaskan pihaknya juga telah menyiapkan dapur umum dan logistik untuk memenuhi kebutuhan hidup selama para pengungsi itu berada di barak. Prioritas warga Turgo yang diminta mengungsi, yakni warga  di RT 3 dan 4, karena berada di dekat aliran sungai Boyong.
Jumlah warga sekitar 140 jiwa. &amp;ldquo;Untuk sementara juga  membatasi dan menutup akses jalan ke Turgo,&amp;rdquo;  paparnya.</description><content:encoded>SLEMAN - Gunung Merapi meletus pada Rabu (27/1/2021) siang. Data Pokso Tanggap Darurat Bencana Gunung Merapi Sleman mencatat selama dua jam dari pukul 12.00 WIB-14.00 WIB  terjadi 2 kali awan panas guguran dengan jarak luncur 2 kilometer (km).
Kepela Pelaksaan Badan Penannggulan Bencana Daerah (BPBD) Sleman, Joko Supriyanto mengatakan sebagai tindaklanjut dari aktivitas awan panas guguran ini, selain mengevakuasi warga Turgo, Purwobinangun, Pakem, terutama yang berada di aliran sungai Boyong  ke titik kumpul pengungsian sementara  di SD Sanjaya dan lapangan Tritis, Purwobinangun.  Juga telah menyiapkan barak pengungsian di Watuaged, Purwobinangung, Pakem.
Baca Juga:&amp;nbsp;Breaking News, Gunung Merapi Kembali Meletus dan Muntahkan Awan Panas
&amp;ldquo;Untuk proses evakuasi ini,  mengerahkan armada dan sumberdaya BPBD dan Instansi terkait serta relawan,&amp;rdquo;  kata Joko, Rabu (27/1/2021).
Baca Juga:&amp;nbsp;Terdengar 5 Kali Suara Gemuruh dari Puncak Merapi
Joko menjelaskan pihaknya juga telah menyiapkan dapur umum dan logistik untuk memenuhi kebutuhan hidup selama para pengungsi itu berada di barak. Prioritas warga Turgo yang diminta mengungsi, yakni warga  di RT 3 dan 4, karena berada di dekat aliran sungai Boyong.
Jumlah warga sekitar 140 jiwa. &amp;ldquo;Untuk sementara juga  membatasi dan menutup akses jalan ke Turgo,&amp;rdquo;  paparnya.</content:encoded></item></channel></rss>
