<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>8 Pekerja Tambang Batubara Ditemukan Tewas, 2 Masih Hilang </title><description>Delapan pekerja tambang yang terjebak di dalam terowongan galian batubara ditemukan tewas.</description><link>https://news.okezone.com/read/2021/01/27/340/2351926/8-pekerja-tambang-batubara-ditemukan-tewas-2-masih-hilang</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2021/01/27/340/2351926/8-pekerja-tambang-batubara-ditemukan-tewas-2-masih-hilang"/><item><title>8 Pekerja Tambang Batubara Ditemukan Tewas, 2 Masih Hilang </title><link>https://news.okezone.com/read/2021/01/27/340/2351926/8-pekerja-tambang-batubara-ditemukan-tewas-2-masih-hilang</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2021/01/27/340/2351926/8-pekerja-tambang-batubara-ditemukan-tewas-2-masih-hilang</guid><pubDate>Rabu 27 Januari 2021 18:42 WIB</pubDate><dc:creator>Zainal Hakim</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/01/27/340/2351926/8-pekerja-tambang-batubara-ditemukan-tewas-2-masih-hilang-qL9HiN5Dne.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Delapan pekerja tambang batubara ditemukan tewas dalam terowongan/Foto: Zainal Hakim-iNews</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/01/27/340/2351926/8-pekerja-tambang-batubara-ditemukan-tewas-2-masih-hilang-qL9HiN5Dne.jpg</image><title>Delapan pekerja tambang batubara ditemukan tewas dalam terowongan/Foto: Zainal Hakim-iNews</title></images><description>TANAH BUMBU - Delapan pekerja tambang yang terjebak di dalam terowongan galian batubara, di Desa Mentawakan Mulia, Kabupaten Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan, ditemukan tewas. Sementara dua korban lainnya belum ditemukan.
Jasad para korban sudah dalam kondisi membengkak. Seluruh korban dievakuasi tim gabungan dan dibawa ke rumah sakit untuk diotopsi.
Penemuan korban pertama pada Rabu (27/1/2021) pukul 11.00 WITA, sekira 5 meter dari mulut terowongan. Saat ditemukan, posisi korban sedang mengapung di atas air berlumpur.
Korban pertama diduga atas nama Memet, warga Desa Sungai Bakar, Bajuin, Kabupaten Tanah Laut, Kalimantan Selatan.
Baca juga:&amp;nbsp;10 Penambang Tradisional Terperangkap di Terowongan Batubara, Berikut Identitasnya
Kemudian korban kedua ditemukan 70 meter dalam terowongan di lorong kering pukul 12.30 WITA. Korban bernama Saifuddin asal Amuntai, Huku Sungai Utara, Kalsel.
Proses evakuasi sempat terhambat karena medannya berat. Selain lorong terowongan masih dipenuhi lumpur, pencahayaan dan oksigen terbatas.
Pencarian kembali dilakukan sekira pukul 16.00 WITA. Selang 30 menit, satu per satu korban kembali ditemukan dalam keadaan meninggal dunia.

Total yang ditemukan delapan orang. Jasad-jasad korban kemudian dikeluarkan.
Evakuasi dipimpin langsung Dandim 1022/Tanah Bumbu Letkol Cpn Rahmat Trianto.
Sementara itu, di sekitar lokasi tambang batubara manual dipenuhi keluarga korban yang menunggu kabar nasib sanak familinya. Mereka menaruh harapan korban lain yang terperangkap ditemukan dalam kondisi hidup.
Tambang manual terowongan bawah tanah ini longsor sehingga mengisolir lokasi pekerja. Dari 22 pekerja yang beraktivitas, 12 selamat. Sedangkan 10 lainnya terjebak dalam terowongan. Untuk 2 korban yang belum ditemukan kembali dilakukan pencarian kamis pagi.</description><content:encoded>TANAH BUMBU - Delapan pekerja tambang yang terjebak di dalam terowongan galian batubara, di Desa Mentawakan Mulia, Kabupaten Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan, ditemukan tewas. Sementara dua korban lainnya belum ditemukan.
Jasad para korban sudah dalam kondisi membengkak. Seluruh korban dievakuasi tim gabungan dan dibawa ke rumah sakit untuk diotopsi.
Penemuan korban pertama pada Rabu (27/1/2021) pukul 11.00 WITA, sekira 5 meter dari mulut terowongan. Saat ditemukan, posisi korban sedang mengapung di atas air berlumpur.
Korban pertama diduga atas nama Memet, warga Desa Sungai Bakar, Bajuin, Kabupaten Tanah Laut, Kalimantan Selatan.
Baca juga:&amp;nbsp;10 Penambang Tradisional Terperangkap di Terowongan Batubara, Berikut Identitasnya
Kemudian korban kedua ditemukan 70 meter dalam terowongan di lorong kering pukul 12.30 WITA. Korban bernama Saifuddin asal Amuntai, Huku Sungai Utara, Kalsel.
Proses evakuasi sempat terhambat karena medannya berat. Selain lorong terowongan masih dipenuhi lumpur, pencahayaan dan oksigen terbatas.
Pencarian kembali dilakukan sekira pukul 16.00 WITA. Selang 30 menit, satu per satu korban kembali ditemukan dalam keadaan meninggal dunia.

Total yang ditemukan delapan orang. Jasad-jasad korban kemudian dikeluarkan.
Evakuasi dipimpin langsung Dandim 1022/Tanah Bumbu Letkol Cpn Rahmat Trianto.
Sementara itu, di sekitar lokasi tambang batubara manual dipenuhi keluarga korban yang menunggu kabar nasib sanak familinya. Mereka menaruh harapan korban lain yang terperangkap ditemukan dalam kondisi hidup.
Tambang manual terowongan bawah tanah ini longsor sehingga mengisolir lokasi pekerja. Dari 22 pekerja yang beraktivitas, 12 selamat. Sedangkan 10 lainnya terjebak dalam terowongan. Untuk 2 korban yang belum ditemukan kembali dilakukan pencarian kamis pagi.</content:encoded></item></channel></rss>
