<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Jenazah Covid-19 yang Dimakamkan Meningkat, Jumlah Penggali Makam di TPU Bambu Apus Ditambah</title><description>Jumlah penggali kubur di TPU Bambu Apus ditambah karena jenazah Covid-19 yang dimakamkan meningkat.&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2021/01/29/338/2353234/jenazah-covid-19-yang-dimakamkan-meningkat-jumlah-penggali-makam-di-tpu-bambu-apus-ditambah</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2021/01/29/338/2353234/jenazah-covid-19-yang-dimakamkan-meningkat-jumlah-penggali-makam-di-tpu-bambu-apus-ditambah"/><item><title>Jenazah Covid-19 yang Dimakamkan Meningkat, Jumlah Penggali Makam di TPU Bambu Apus Ditambah</title><link>https://news.okezone.com/read/2021/01/29/338/2353234/jenazah-covid-19-yang-dimakamkan-meningkat-jumlah-penggali-makam-di-tpu-bambu-apus-ditambah</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2021/01/29/338/2353234/jenazah-covid-19-yang-dimakamkan-meningkat-jumlah-penggali-makam-di-tpu-bambu-apus-ditambah</guid><pubDate>Jum'at 29 Januari 2021 19:31 WIB</pubDate><dc:creator>Okto Rizki Alpino</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/01/29/338/2353234/jenazah-covid-19-yang-dimakamkan-meningkat-jumlah-penggali-makam-di-tpu-bambu-apus-ditambah-fgPGmQBz3G.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Pemakaman jenazah korban Covid-19 di TPU Pondok Ranggon, Jakarta Timur. (Foto : Okezone.com/Arif Julianto)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/01/29/338/2353234/jenazah-covid-19-yang-dimakamkan-meningkat-jumlah-penggali-makam-di-tpu-bambu-apus-ditambah-fgPGmQBz3G.jpg</image><title>Pemakaman jenazah korban Covid-19 di TPU Pondok Ranggon, Jakarta Timur. (Foto : Okezone.com/Arif Julianto)</title></images><description>JAKARTA - Penggali makam di TPU Bambu Apus, Jakarta Timur, diperbanyak. Jika sebelumnya hanya ada 29 petugas, kini menjadi 70 orang.

&quot;Ini diperbanyak lantaran setiap harinya jenazah Covid-19 yang dimakamkan di TPU ini terus meningkat. Tanggal 27 lalu sebanyak 52 jenazah dimakamkan dalam sehari,&quot; kata Pengawas Pelaksana Khusus Pemakaman Covid-19 TPU Bambu Apus, Muhaemin saat dikonfirmasi di Jakarta Timur, Jumat (29/1/2021).

Blok khusus jenazah Covid-19 di TPU Bambu Apus yang dibuka pada Kamis (21/1/2021), jumlah jenazah yang dimakamkan per hari berkisar belasan. Oleh karena itu, untuk mempercepat proses pemakaman serta mengacu dari protokol kesehatan, jenazah harus dimakamkan enam jam dari waktu kematian.

&quot;Sebelumnya dalam sehari ada 16 orang penggali makam yang bertugas. Sekarang ditambah menjadi 25-30 orang per harinya. Untuk waktu tugas mereka dibagi dalam dua sif kerja,&quot; ujarnya.

Ia mengungkapkan, penambahan ini akan mengurangi beban kerja para penggali makam yang rentan terpapar Covid-19 saat melaksanakan tugasnya.

Baca Juga : Banyak Kiriman Jenazah Covid-19, TPU Bambu Apus Atur Strategi Liang Lahat

&quot;Jika seharusnya satu lubang butuh waktu 1 jam untuk penggalian, karena lahannya banyak batu maka waktunya bisa bertambah antara 30 menit sampai dua jam per lubangnya,&quot; tuturnya.

</description><content:encoded>JAKARTA - Penggali makam di TPU Bambu Apus, Jakarta Timur, diperbanyak. Jika sebelumnya hanya ada 29 petugas, kini menjadi 70 orang.

&quot;Ini diperbanyak lantaran setiap harinya jenazah Covid-19 yang dimakamkan di TPU ini terus meningkat. Tanggal 27 lalu sebanyak 52 jenazah dimakamkan dalam sehari,&quot; kata Pengawas Pelaksana Khusus Pemakaman Covid-19 TPU Bambu Apus, Muhaemin saat dikonfirmasi di Jakarta Timur, Jumat (29/1/2021).

Blok khusus jenazah Covid-19 di TPU Bambu Apus yang dibuka pada Kamis (21/1/2021), jumlah jenazah yang dimakamkan per hari berkisar belasan. Oleh karena itu, untuk mempercepat proses pemakaman serta mengacu dari protokol kesehatan, jenazah harus dimakamkan enam jam dari waktu kematian.

&quot;Sebelumnya dalam sehari ada 16 orang penggali makam yang bertugas. Sekarang ditambah menjadi 25-30 orang per harinya. Untuk waktu tugas mereka dibagi dalam dua sif kerja,&quot; ujarnya.

Ia mengungkapkan, penambahan ini akan mengurangi beban kerja para penggali makam yang rentan terpapar Covid-19 saat melaksanakan tugasnya.

Baca Juga : Banyak Kiriman Jenazah Covid-19, TPU Bambu Apus Atur Strategi Liang Lahat

&quot;Jika seharusnya satu lubang butuh waktu 1 jam untuk penggalian, karena lahannya banyak batu maka waktunya bisa bertambah antara 30 menit sampai dua jam per lubangnya,&quot; tuturnya.

</content:encoded></item></channel></rss>
