<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Diguyur Hujan Deras 2 Hari, Jalan Lintas 7 Desa di Pidie Jaya Aceh Ambles   </title><description>Hujan deras yang mengguyur Kabupaten Pidie Jaya, Aceh, semala dua hari membuat jalan lintas tujuh desa amblas di kawasan Gampong&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2021/01/29/340/2352842/diguyur-hujan-deras-2-hari-jalan-lintas-7-desa-di-pidie-jaya-aceh-ambles</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2021/01/29/340/2352842/diguyur-hujan-deras-2-hari-jalan-lintas-7-desa-di-pidie-jaya-aceh-ambles"/><item><title>Diguyur Hujan Deras 2 Hari, Jalan Lintas 7 Desa di Pidie Jaya Aceh Ambles   </title><link>https://news.okezone.com/read/2021/01/29/340/2352842/diguyur-hujan-deras-2-hari-jalan-lintas-7-desa-di-pidie-jaya-aceh-ambles</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2021/01/29/340/2352842/diguyur-hujan-deras-2-hari-jalan-lintas-7-desa-di-pidie-jaya-aceh-ambles</guid><pubDate>Jum'at 29 Januari 2021 10:44 WIB</pubDate><dc:creator>Jamal Pangwa</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/01/29/340/2352842/diguyur-hujan-deras-2-hari-jalan-lintas-7-desa-di-pidie-jaya-aceh-ambles-Byt15ABisV.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Akibat hujan deras, jalan di Gampong Baroe Cot, Pidie Jaya, Aceh, ambles.(Foto:iNews)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/01/29/340/2352842/diguyur-hujan-deras-2-hari-jalan-lintas-7-desa-di-pidie-jaya-aceh-ambles-Byt15ABisV.jpg</image><title>Akibat hujan deras, jalan di Gampong Baroe Cot, Pidie Jaya, Aceh, ambles.(Foto:iNews)</title></images><description>PIDIE JAYA - Hujan deras yang mengguyur Kabupaten Pidie Jaya, Aceh, semala dua hari membuat jalan lintas tujuh desa amblas di kawasan Gampong Baroeh Cot, Kecamatan Bandar Baru. Akibatnya, kawasan Gampong Baroeh Cot terisolir.
Pantaun MNC Media di lokasi, jalan tersebut merupakan saluran box cover untuk pembuangan air yang dialirkan dari pegunungan Ambas sepanjang lima meter lebih.
&amp;ldquo;Sebenarnya sejak dulu sudah longsor jalan ini, namun masih dapat dilewati, semalam akibat hujan deras seluruh ruas jalan ini longsor lagi,&amp;rdquo; Kata Kuechik Baroeh Cot, Muntadar pada Kamis (28/1/2021).
Baca Juga:&amp;nbsp;Bahu Jalan Bangli-Kintamani Ambles
Muntadar menjelaskan, jalan tersebut merupakan jalan utama menuju ke tujuh Gampong lainnya, yakni Gampong Baroeh Cot, Cubo sukon, Sarah Panyang, Abah lueng, Jiem jiem, Blang krueng dan Akie Nuengoeh. Jika jalan tersebut tidak di perbaiki, maka tujuh Gampong tersebut akan terisolir.
Baca Juga:&amp;nbsp;Jalan Utama Cirebon-Bandung Ambles, Kemacetan Mengular hingga 5 Km
Paska kejadian longsor itu Pihaknya sudah berkoordinasi dengan BPBD Pijay untuk upaya penanganan jalan secepatnya untuk dibangun kembali. Untuk sementara, pihaknya sudah membuat garis pembatas (polis line) di jalan itu serta masyarakat dapat melawati jalan sementara yang sudah dibangun oleh masyarakat namun hanya kendaraan roda dua yang diperbolehkan.
&amp;ldquo;Jika jalan ini tidak dibangun secepatnya, saya khawatir masyarakat di tujuh Gampong akan terisolir, kami sudah membuat jalan sementara dan hanya boleh dilewati kendaraan roda dua saja,&amp;rdquo; jelas MurtadarSementara itu, Kalak BPBD Pijay Okta Handipa mengatakan, paska kejadian longsor jalan tersebut pihaknya sudah melakukan evaluasi kondisi lapangan pada jambatan tersebut untuk dipasang rambu tidak dapat dilewati, untuk sementara masyarakat dapat menggunakan jalan alternatif untuk melewati jalan tersebut.
Kondisi tersebut jelas Okta, jika tidak dibangun secepatnya maka tujuh Gampong akan terisolir, pihaknya sudah berkoordinasi dengan Tim Teknis Dinas PUPR Pijay untuk menghitung RAB Teknis membangun kembali jalan yang ambas, pihaknya akan menggunakan Anggaran Belanja Tidak Terduga (BTT).
&amp;ldquo;Jika tidak dibangun sangat berdampak pada tujuh Gampong akan terisolir, pihaknya juga sudah berkoordinasi dengan tim teknis PUPR Pijay untuk menghitung RAB Teknisnya,&amp;rdquo; pungkas Okta.</description><content:encoded>PIDIE JAYA - Hujan deras yang mengguyur Kabupaten Pidie Jaya, Aceh, semala dua hari membuat jalan lintas tujuh desa amblas di kawasan Gampong Baroeh Cot, Kecamatan Bandar Baru. Akibatnya, kawasan Gampong Baroeh Cot terisolir.
Pantaun MNC Media di lokasi, jalan tersebut merupakan saluran box cover untuk pembuangan air yang dialirkan dari pegunungan Ambas sepanjang lima meter lebih.
&amp;ldquo;Sebenarnya sejak dulu sudah longsor jalan ini, namun masih dapat dilewati, semalam akibat hujan deras seluruh ruas jalan ini longsor lagi,&amp;rdquo; Kata Kuechik Baroeh Cot, Muntadar pada Kamis (28/1/2021).
Baca Juga:&amp;nbsp;Bahu Jalan Bangli-Kintamani Ambles
Muntadar menjelaskan, jalan tersebut merupakan jalan utama menuju ke tujuh Gampong lainnya, yakni Gampong Baroeh Cot, Cubo sukon, Sarah Panyang, Abah lueng, Jiem jiem, Blang krueng dan Akie Nuengoeh. Jika jalan tersebut tidak di perbaiki, maka tujuh Gampong tersebut akan terisolir.
Baca Juga:&amp;nbsp;Jalan Utama Cirebon-Bandung Ambles, Kemacetan Mengular hingga 5 Km
Paska kejadian longsor itu Pihaknya sudah berkoordinasi dengan BPBD Pijay untuk upaya penanganan jalan secepatnya untuk dibangun kembali. Untuk sementara, pihaknya sudah membuat garis pembatas (polis line) di jalan itu serta masyarakat dapat melawati jalan sementara yang sudah dibangun oleh masyarakat namun hanya kendaraan roda dua yang diperbolehkan.
&amp;ldquo;Jika jalan ini tidak dibangun secepatnya, saya khawatir masyarakat di tujuh Gampong akan terisolir, kami sudah membuat jalan sementara dan hanya boleh dilewati kendaraan roda dua saja,&amp;rdquo; jelas MurtadarSementara itu, Kalak BPBD Pijay Okta Handipa mengatakan, paska kejadian longsor jalan tersebut pihaknya sudah melakukan evaluasi kondisi lapangan pada jambatan tersebut untuk dipasang rambu tidak dapat dilewati, untuk sementara masyarakat dapat menggunakan jalan alternatif untuk melewati jalan tersebut.
Kondisi tersebut jelas Okta, jika tidak dibangun secepatnya maka tujuh Gampong akan terisolir, pihaknya sudah berkoordinasi dengan Tim Teknis Dinas PUPR Pijay untuk menghitung RAB Teknis membangun kembali jalan yang ambas, pihaknya akan menggunakan Anggaran Belanja Tidak Terduga (BTT).
&amp;ldquo;Jika tidak dibangun sangat berdampak pada tujuh Gampong akan terisolir, pihaknya juga sudah berkoordinasi dengan tim teknis PUPR Pijay untuk menghitung RAB Teknisnya,&amp;rdquo; pungkas Okta.</content:encoded></item></channel></rss>
