<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Asrama Haji Bekasi Jadi RS Darurat Covid-19, Kapan Mulai Beroperasi?</title><description>Asrama Haji Bekasi, Jawa Barat disiapkan menjadi Rumah Sakit Darurat (RSD).</description><link>https://news.okezone.com/read/2021/02/01/338/2354394/asrama-haji-bekasi-jadi-rs-darurat-covid-19-kapan-mulai-beroperasi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2021/02/01/338/2354394/asrama-haji-bekasi-jadi-rs-darurat-covid-19-kapan-mulai-beroperasi"/><item><title>Asrama Haji Bekasi Jadi RS Darurat Covid-19, Kapan Mulai Beroperasi?</title><link>https://news.okezone.com/read/2021/02/01/338/2354394/asrama-haji-bekasi-jadi-rs-darurat-covid-19-kapan-mulai-beroperasi</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2021/02/01/338/2354394/asrama-haji-bekasi-jadi-rs-darurat-covid-19-kapan-mulai-beroperasi</guid><pubDate>Senin 01 Februari 2021 13:43 WIB</pubDate><dc:creator>Abdullah M Surjaya</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/02/01/338/2354394/asrama-haji-bekasi-jadi-rs-darurat-covid-19-kapan-mulai-beroperasi-uoW3HRr5xi.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi. (Foto: Okezone.com)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/02/01/338/2354394/asrama-haji-bekasi-jadi-rs-darurat-covid-19-kapan-mulai-beroperasi-uoW3HRr5xi.jpg</image><title>Ilustrasi. (Foto: Okezone.com)</title></images><description>BEKASI - Asrama&amp;nbsp;Haji&amp;nbsp;Bekasi, Jawa Barat disiapkan menjadi Rumah Sakit Darurat (RSD) pasien Covid-19. Hanya saja, kontrak kerja sama dengan Pemprov Jabar hanya dua bulan, terhitung mulai 1 Februari hingga April 2021.&amp;nbsp;
Asrama&amp;nbsp;Haji&amp;nbsp;yang ada di Bekasi Selatan, Kota Bekasi itu nantinya hanya menampung pasien Covid-19 dengan status Orang Tanpa Gejala (OTG).&amp;nbsp;
&amp;rdquo;Kita akan menandatangi kontrak kerja sama dengan Pemprov Jabar Insya Allah mulai berlakunya kerja sama itu mulai 1 Februari sampai 1 April 2021,&quot; kata Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT)&amp;nbsp;Asrama&amp;nbsp;Haji&amp;nbsp;Bekasi Dede Saeful Uyun, Senin (1/2). Namun, dia belum dapat memastikan kapan operasional RSD&amp;nbsp;Asrama&amp;nbsp;Haji&amp;nbsp;Bekasi bakal dilakukan.
Baca juga:&amp;nbsp;Jokowi Sebut PPKM Tak Efektif, Ridwan Kamil Kritik Data Covid-19 Pusat Amburadul
&amp;rdquo;Kita belum tahu, kita akan koordinasi lagi jadi penandatanganan perjanjian dulu yang berlaku per 1 Februari (2021), cuma kepastian pengisianya (pasien) kapan itu dari Pemprov,&amp;rdquo; ungkapnya.&amp;nbsp;
Adapun untuk ruangan yang digunakan tetap memanfaatkan dua gedung yakni, Mina D dan Mina E yang berada di Asrma&amp;nbsp;Haji&amp;nbsp;Bekasi.&amp;#8232;&amp;#8232;Dari kedua gedung itu, ruangan yang digunakan sebanyak 35 kamar di Mina D dan 75 kamar di Mina E serta, 40 kamar cadangan di Mina C jika kapasitas membeludak.
Baca juga:&amp;nbsp;Viral Foto Berenang Bareng Melanggar Prokes Covid-19, Gubernur NTB Minta Maaf
&amp;rdquo;Yang dipakai Mina D dan Mina E tapi kita siapkan juga kamar cadangan di Mina C karena khawatir jika penuh makanya kita siapkan,&amp;rdquo; ungkapnya.&amp;nbsp;Sementara sebanyak&amp;nbsp;200 tenaga kesehatan ditugaskan di Rumah Sakit Darurat Covid-19&amp;nbsp;Asrama&amp;nbsp;Haji&amp;nbsp;Bekasi. Rencananya, ratusan tenaga Kesehatan yang bertugas dengan sistem shift.&amp;nbsp;Para tenaga kesehatan itu akan ditempatkan di Gedung Musdalifah dan Gedung Mina C yang terletak di bagian depan&amp;nbsp;Asrama&amp;nbsp;Haji&amp;nbsp;Bekasi.&amp;nbsp;
&amp;rdquo;Jarak antara lokasi penugasan tenaga medis dengan tempat isolasi&amp;nbsp;pasien covid&amp;nbsp;relatif berjauhan,&amp;rdquo; jelasnya. Untuk&amp;nbsp;dua blok&amp;nbsp;Asrama&amp;nbsp;Haji&amp;nbsp;Bekasi yakni Gedung Mina D dan E yang terletak di bagian belakang&amp;nbsp;asrama&amp;nbsp;diperuntukkan bagi pasien Covid-19.&amp;nbsp;Sehingga, antara petugas dan pasien tidak terlalu dekat dan ada pembatas wilayah steril.&amp;nbsp;</description><content:encoded>BEKASI - Asrama&amp;nbsp;Haji&amp;nbsp;Bekasi, Jawa Barat disiapkan menjadi Rumah Sakit Darurat (RSD) pasien Covid-19. Hanya saja, kontrak kerja sama dengan Pemprov Jabar hanya dua bulan, terhitung mulai 1 Februari hingga April 2021.&amp;nbsp;
Asrama&amp;nbsp;Haji&amp;nbsp;yang ada di Bekasi Selatan, Kota Bekasi itu nantinya hanya menampung pasien Covid-19 dengan status Orang Tanpa Gejala (OTG).&amp;nbsp;
&amp;rdquo;Kita akan menandatangi kontrak kerja sama dengan Pemprov Jabar Insya Allah mulai berlakunya kerja sama itu mulai 1 Februari sampai 1 April 2021,&quot; kata Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT)&amp;nbsp;Asrama&amp;nbsp;Haji&amp;nbsp;Bekasi Dede Saeful Uyun, Senin (1/2). Namun, dia belum dapat memastikan kapan operasional RSD&amp;nbsp;Asrama&amp;nbsp;Haji&amp;nbsp;Bekasi bakal dilakukan.
Baca juga:&amp;nbsp;Jokowi Sebut PPKM Tak Efektif, Ridwan Kamil Kritik Data Covid-19 Pusat Amburadul
&amp;rdquo;Kita belum tahu, kita akan koordinasi lagi jadi penandatanganan perjanjian dulu yang berlaku per 1 Februari (2021), cuma kepastian pengisianya (pasien) kapan itu dari Pemprov,&amp;rdquo; ungkapnya.&amp;nbsp;
Adapun untuk ruangan yang digunakan tetap memanfaatkan dua gedung yakni, Mina D dan Mina E yang berada di Asrma&amp;nbsp;Haji&amp;nbsp;Bekasi.&amp;#8232;&amp;#8232;Dari kedua gedung itu, ruangan yang digunakan sebanyak 35 kamar di Mina D dan 75 kamar di Mina E serta, 40 kamar cadangan di Mina C jika kapasitas membeludak.
Baca juga:&amp;nbsp;Viral Foto Berenang Bareng Melanggar Prokes Covid-19, Gubernur NTB Minta Maaf
&amp;rdquo;Yang dipakai Mina D dan Mina E tapi kita siapkan juga kamar cadangan di Mina C karena khawatir jika penuh makanya kita siapkan,&amp;rdquo; ungkapnya.&amp;nbsp;Sementara sebanyak&amp;nbsp;200 tenaga kesehatan ditugaskan di Rumah Sakit Darurat Covid-19&amp;nbsp;Asrama&amp;nbsp;Haji&amp;nbsp;Bekasi. Rencananya, ratusan tenaga Kesehatan yang bertugas dengan sistem shift.&amp;nbsp;Para tenaga kesehatan itu akan ditempatkan di Gedung Musdalifah dan Gedung Mina C yang terletak di bagian depan&amp;nbsp;Asrama&amp;nbsp;Haji&amp;nbsp;Bekasi.&amp;nbsp;
&amp;rdquo;Jarak antara lokasi penugasan tenaga medis dengan tempat isolasi&amp;nbsp;pasien covid&amp;nbsp;relatif berjauhan,&amp;rdquo; jelasnya. Untuk&amp;nbsp;dua blok&amp;nbsp;Asrama&amp;nbsp;Haji&amp;nbsp;Bekasi yakni Gedung Mina D dan E yang terletak di bagian belakang&amp;nbsp;asrama&amp;nbsp;diperuntukkan bagi pasien Covid-19.&amp;nbsp;Sehingga, antara petugas dan pasien tidak terlalu dekat dan ada pembatas wilayah steril.&amp;nbsp;</content:encoded></item></channel></rss>
