<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Imlek di Tengah Pandemi, Menag Minta Perayaannya secara Virtual</title><description>Imlek biasanya dirayakan dengan penuh kegembiraan dan saling kunjung-mengunjungi.</description><link>https://news.okezone.com/read/2021/02/04/337/2356287/imlek-di-tengah-pandemi-menag-minta-perayaannya-secara-virtual</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2021/02/04/337/2356287/imlek-di-tengah-pandemi-menag-minta-perayaannya-secara-virtual"/><item><title>Imlek di Tengah Pandemi, Menag Minta Perayaannya secara Virtual</title><link>https://news.okezone.com/read/2021/02/04/337/2356287/imlek-di-tengah-pandemi-menag-minta-perayaannya-secara-virtual</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2021/02/04/337/2356287/imlek-di-tengah-pandemi-menag-minta-perayaannya-secara-virtual</guid><pubDate>Kamis 04 Februari 2021 11:19 WIB</pubDate><dc:creator>Qur'anul Hidayat</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/02/04/337/2356287/imlek-di-tengah-pandemi-menag-minta-perayaannya-secara-virtual-uJMM2YmSxn.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Gus Yaqut. (Foto: IG @gusyaqut)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/02/04/337/2356287/imlek-di-tengah-pandemi-menag-minta-perayaannya-secara-virtual-uJMM2YmSxn.jpg</image><title>Gus Yaqut. (Foto: IG @gusyaqut)</title></images><description>JAKARTA - Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas mengatakan, pemerintah memahami bahwa perayaan Imlek 2021 adalah hari yang dinanti oleh umat Konghucu. Imlek biasanya dirayakan dengan saling kunjung-mengunjungi.
Namun, tahun ini semua itu bakal berbeda dengan adanya pandemi Covid-19. Untuk itulah, Menag meminta umat Konghucu untuk mawasdiri dengan merayakan Imlek secara sederhana. Salah satunya adalah dengan melakukan perayaan secara virtual.
Baca juga: Keluarkan Instruksi soal Prokes 5M, Menag Minta Jajarannya Jadi Teladan
&quot;Imlek adalah ungkapan syukur, juga dilaksanakan dengan silaturahmi atausaling berkunjung, ini bisa diganti dengan cara-cara yang saling menjaga satu sama lain, bisa dengan cara virtual,&quot; kata pria yang biasa disapa Gus Yaqut itu, sebagaimana konferensi pers yang ditayangkan oleh Sekretariat Presiden, Kamis (4/2/2021).
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMS8wMS8yNy80LzEyNzk2OC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Baca juga: Menag Minta Pesantren dan Tokoh Agama Diprioritaskan Vaksinasi Covid-19
Gus Yaqut mengatakan, dirinya sudah berkomunikasi dengan tokoh-tokoh Konghucu dan Tionghoa tentang hal ini. Dia meminta agar perayaan sebaiknya dilaksanakan secara virtual guna mencegah timbulnya kerumunan.
</description><content:encoded>JAKARTA - Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas mengatakan, pemerintah memahami bahwa perayaan Imlek 2021 adalah hari yang dinanti oleh umat Konghucu. Imlek biasanya dirayakan dengan saling kunjung-mengunjungi.
Namun, tahun ini semua itu bakal berbeda dengan adanya pandemi Covid-19. Untuk itulah, Menag meminta umat Konghucu untuk mawasdiri dengan merayakan Imlek secara sederhana. Salah satunya adalah dengan melakukan perayaan secara virtual.
Baca juga: Keluarkan Instruksi soal Prokes 5M, Menag Minta Jajarannya Jadi Teladan
&quot;Imlek adalah ungkapan syukur, juga dilaksanakan dengan silaturahmi atausaling berkunjung, ini bisa diganti dengan cara-cara yang saling menjaga satu sama lain, bisa dengan cara virtual,&quot; kata pria yang biasa disapa Gus Yaqut itu, sebagaimana konferensi pers yang ditayangkan oleh Sekretariat Presiden, Kamis (4/2/2021).
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMS8wMS8yNy80LzEyNzk2OC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Baca juga: Menag Minta Pesantren dan Tokoh Agama Diprioritaskan Vaksinasi Covid-19
Gus Yaqut mengatakan, dirinya sudah berkomunikasi dengan tokoh-tokoh Konghucu dan Tionghoa tentang hal ini. Dia meminta agar perayaan sebaiknya dilaksanakan secara virtual guna mencegah timbulnya kerumunan.
</content:encoded></item></channel></rss>
