<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Di Kendal Ada Pohon Kopi Berusia 200 Tahun Peninggalan Belanda</title><description>Sekilas pohon kopi milik Widodo (55) petani kopi asal desa Mlatiharjo Patean,Kendal, Jawa Tengah itu seperti pohon lainnya.</description><link>https://news.okezone.com/read/2021/02/08/337/2358271/di-kendal-ada-pohon-kopi-berusia-200-tahun-peninggalan-belanda</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2021/02/08/337/2358271/di-kendal-ada-pohon-kopi-berusia-200-tahun-peninggalan-belanda"/><item><title>Di Kendal Ada Pohon Kopi Berusia 200 Tahun Peninggalan Belanda</title><link>https://news.okezone.com/read/2021/02/08/337/2358271/di-kendal-ada-pohon-kopi-berusia-200-tahun-peninggalan-belanda</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2021/02/08/337/2358271/di-kendal-ada-pohon-kopi-berusia-200-tahun-peninggalan-belanda</guid><pubDate>Senin 08 Februari 2021 06:24 WIB</pubDate><dc:creator>Doddy Handoko </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/02/08/337/2358271/di-kendal-ada-kopi-berusia-200-tahun-peninggalan-belanda-976qQDYvSd.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Pohon Kopi di Kendal peninggalan Belanda (Foto: Istimewa)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/02/08/337/2358271/di-kendal-ada-kopi-berusia-200-tahun-peninggalan-belanda-976qQDYvSd.jpg</image><title>Pohon Kopi di Kendal peninggalan Belanda (Foto: Istimewa)</title></images><description>JAKARTA - Sekilas pohon kopi milik Widodo (55) petani kopi asal desa Mlatiharjo Patean, Kendal, Jawa Tengah itu seperti pohon lainnya. Namun  kopi  Liberika yang mempunyai tinggi sekitar 6 meter dan batangnya sebesar pohon Jati tua itu ditanam oleh buyutnya,diduga usianya sekitar 200 tahun
Sebenarnya ada belasan pohon kopi Liberika, tapi karena pohonnya tinggi, petani kesulitan bila memanen , lalu ditebang. Selanjutnya disteak dengan kopi Robusta. Akibatnya,  berubah menjadi kopi Robusta.
Meski pohon kopi itu telah tua namun masih produktif. Sekali panen bisa menghasilkan 2,4 kwintal. Bahkan Kualitas buah kopinya  bagus dibandingkan dengan pohon kopi Liberika yang masih berusia puluhan tahun.Buah  kopinya berwarna ungu,tidak merah seperti kopi Liberika yang lain.
&quot;Pohon kopi Liberika di Kendal, pertama ditanam oleh orang Belanda. Kopi itu, ditanam sebagai pengganti kopi Robusta, yang pada saat itu diserang hama,&quot;kata Widodo.
Baca Juga: Cegah Bencana Alam, Menanam Kopi di Lahan Hutan Bisa Jadi Solusi
Di Kabupaten Kendal, diantaranya di Patean, Sukorejo, Pageruyung, Plantungan, Singorojo, Boja dan Limbangan, masih banyak pohon kopi Liberika. Usia pohon itu, rata-rata di bawah 100 tahun.
Kopi Liberika di Kendal terdiri dari beberapa varian. Ada yang besar, daunnya seperti tanaman gelombang cinta, ada yang daunnya seperti daun pohon apel dan sebagainya.
Kopi Liberika, termasuk tanaman yang tahan hama. Pohon kopi itu bisa tumbuh di ketinggian di bawah 100 dari permukaan laut.</description><content:encoded>JAKARTA - Sekilas pohon kopi milik Widodo (55) petani kopi asal desa Mlatiharjo Patean, Kendal, Jawa Tengah itu seperti pohon lainnya. Namun  kopi  Liberika yang mempunyai tinggi sekitar 6 meter dan batangnya sebesar pohon Jati tua itu ditanam oleh buyutnya,diduga usianya sekitar 200 tahun
Sebenarnya ada belasan pohon kopi Liberika, tapi karena pohonnya tinggi, petani kesulitan bila memanen , lalu ditebang. Selanjutnya disteak dengan kopi Robusta. Akibatnya,  berubah menjadi kopi Robusta.
Meski pohon kopi itu telah tua namun masih produktif. Sekali panen bisa menghasilkan 2,4 kwintal. Bahkan Kualitas buah kopinya  bagus dibandingkan dengan pohon kopi Liberika yang masih berusia puluhan tahun.Buah  kopinya berwarna ungu,tidak merah seperti kopi Liberika yang lain.
&quot;Pohon kopi Liberika di Kendal, pertama ditanam oleh orang Belanda. Kopi itu, ditanam sebagai pengganti kopi Robusta, yang pada saat itu diserang hama,&quot;kata Widodo.
Baca Juga: Cegah Bencana Alam, Menanam Kopi di Lahan Hutan Bisa Jadi Solusi
Di Kabupaten Kendal, diantaranya di Patean, Sukorejo, Pageruyung, Plantungan, Singorojo, Boja dan Limbangan, masih banyak pohon kopi Liberika. Usia pohon itu, rata-rata di bawah 100 tahun.
Kopi Liberika di Kendal terdiri dari beberapa varian. Ada yang besar, daunnya seperti tanaman gelombang cinta, ada yang daunnya seperti daun pohon apel dan sebagainya.
Kopi Liberika, termasuk tanaman yang tahan hama. Pohon kopi itu bisa tumbuh di ketinggian di bawah 100 dari permukaan laut.</content:encoded></item></channel></rss>
