<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Polisi Tangkap 13 Pelaku Tawuran di Lenteng Agung Jaksel</title><description>Polres Jakarta Selatan menangkap 13 orang dari dua kelompok masyarakat yang diduga merupakan pelaku dalam tawuran di daerah Lenteng Agung.</description><link>https://news.okezone.com/read/2021/02/08/338/2358808/polisi-tangkap-13-pelaku-tawuran-di-lenteng-agung-jaksel</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2021/02/08/338/2358808/polisi-tangkap-13-pelaku-tawuran-di-lenteng-agung-jaksel"/><item><title>Polisi Tangkap 13 Pelaku Tawuran di Lenteng Agung Jaksel</title><link>https://news.okezone.com/read/2021/02/08/338/2358808/polisi-tangkap-13-pelaku-tawuran-di-lenteng-agung-jaksel</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2021/02/08/338/2358808/polisi-tangkap-13-pelaku-tawuran-di-lenteng-agung-jaksel</guid><pubDate>Senin 08 Februari 2021 21:35 WIB</pubDate><dc:creator>Erfan Maaruf</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/02/08/338/2358808/polisi-tangkap-13-pelaku-tawuran-di-lenteng-agung-jaksel-LkKnzHrOqN.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi (Foto : Okezone.com)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/02/08/338/2358808/polisi-tangkap-13-pelaku-tawuran-di-lenteng-agung-jaksel-LkKnzHrOqN.jpg</image><title>Ilustrasi (Foto : Okezone.com)</title></images><description>JAKARTA - Polres Jakarta Selatan menangkap 13 orang dari dua kelompok masyarakat yang diduga merupakan pelaku dalam tawuran di daerah Lenteng Agung, Jakarta Selatan. Pengamanan dilakukan untuk mencegah terjadinya tawuran lanjutan.

Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Metro Jakarta Selatan, AKBP Jimmy Christian Samma mengatakan, dua kelompok yang diduga melakukan tawuran di Lenteng Agung adalah yakni masyarakat dan ormas Pemuda Pancasila melawan Ormas Kelompok Ambon.

&quot;Ormas PP dan masyarakat Vs sekelompok orang diduga dari kelompok Ambon. Ada 13 yang diamankan, Pemuda Pancasila  3 dan kelompok Anak Ambon 10,&quot; kata AKBP Jimmy kepada wartawan, Senin (8/2/2021).

Dia menjelaskan, penangkapan sebanyak terhadap 13 orang tersebut dilakukan untuk mencegah adanya tawuran yang kembali.

&quot;Untuk mencegah aksi lanjutan tawuran kita amankan,&quot; katanya.

Baca Juga :&amp;nbsp;Natalius Pigai-Abu Janda Berdamai? Dasco: Biarlah Foto Berbicara

Dia menjelaskan, peristiwa bentrok di Lenteng Agung berawal dari dugaan perebutan tanah di wilayah Cipedak. Masyarakat tetap melakukan tawuran meski telah diperingatkan oleh pihak kepolisan.

&quot;Sudah kita imbau untuk tidak berselisih karena sengketa tanah masih berproses di pengadilan. Sementara kita lakukan pemeriksaan,&quot; tegasnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Polres Jakarta Selatan menangkap 13 orang dari dua kelompok masyarakat yang diduga merupakan pelaku dalam tawuran di daerah Lenteng Agung, Jakarta Selatan. Pengamanan dilakukan untuk mencegah terjadinya tawuran lanjutan.

Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Metro Jakarta Selatan, AKBP Jimmy Christian Samma mengatakan, dua kelompok yang diduga melakukan tawuran di Lenteng Agung adalah yakni masyarakat dan ormas Pemuda Pancasila melawan Ormas Kelompok Ambon.

&quot;Ormas PP dan masyarakat Vs sekelompok orang diduga dari kelompok Ambon. Ada 13 yang diamankan, Pemuda Pancasila  3 dan kelompok Anak Ambon 10,&quot; kata AKBP Jimmy kepada wartawan, Senin (8/2/2021).

Dia menjelaskan, penangkapan sebanyak terhadap 13 orang tersebut dilakukan untuk mencegah adanya tawuran yang kembali.

&quot;Untuk mencegah aksi lanjutan tawuran kita amankan,&quot; katanya.

Baca Juga :&amp;nbsp;Natalius Pigai-Abu Janda Berdamai? Dasco: Biarlah Foto Berbicara

Dia menjelaskan, peristiwa bentrok di Lenteng Agung berawal dari dugaan perebutan tanah di wilayah Cipedak. Masyarakat tetap melakukan tawuran meski telah diperingatkan oleh pihak kepolisan.

&quot;Sudah kita imbau untuk tidak berselisih karena sengketa tanah masih berproses di pengadilan. Sementara kita lakukan pemeriksaan,&quot; tegasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
