<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Istana: Kritik, Saran dan Masukan seperti Jamu yang Menguatkan Pemerintah</title><description>Sekretaris Kabinet Pramono Anung mengatakan, Indonesia merupakan negara demokrasi.</description><link>https://news.okezone.com/read/2021/02/09/337/2359185/istana-kritik-saran-dan-masukan-seperti-jamu-yang-menguatkan-pemerintah</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2021/02/09/337/2359185/istana-kritik-saran-dan-masukan-seperti-jamu-yang-menguatkan-pemerintah"/><item><title>Istana: Kritik, Saran dan Masukan seperti Jamu yang Menguatkan Pemerintah</title><link>https://news.okezone.com/read/2021/02/09/337/2359185/istana-kritik-saran-dan-masukan-seperti-jamu-yang-menguatkan-pemerintah</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2021/02/09/337/2359185/istana-kritik-saran-dan-masukan-seperti-jamu-yang-menguatkan-pemerintah</guid><pubDate>Selasa 09 Februari 2021 14:17 WIB</pubDate><dc:creator>Dita Angga R</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/02/09/337/2359185/istana-kritik-saran-dan-masukan-seperti-jamu-yang-menguatkan-pemerintah-t1BlgPZ5qS.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Seskab Pramono Anung (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/02/09/337/2359185/istana-kritik-saran-dan-masukan-seperti-jamu-yang-menguatkan-pemerintah-t1BlgPZ5qS.jpg</image><title>Seskab Pramono Anung (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Sekretaris Kabinet Pramono Anung mengatakan, Indonesia merupakan negara demokrasi. Di mana, kebebasan pers merupakan tiang utama untuk menjaga demokrasi tetap berlangsung.
&amp;ldquo;Bagi pemerintah, kebebasan pers adalah sesuatu yang wajib dijaga. Dan bagi pemerintah kebebasan pers, kritik, saran, masukan itu seperti jamu. Menguatkan pemerintah,&amp;rdquo; katanya dikutip dari Youtube Sekretaris Kabinet, Selasa (9/2/2021).
Baca Juga:&amp;nbsp;Istana: Kebebasan Pers harus Diisi Secara Benar
Pram menyebut bahwa pemerintah memerlukan kritik yang keras dan pedas agar dapat melakukan pembangunan lebih terarah.&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Dan kita memerlukan kritik yang terbuka, kritik yang pedas, kritik yang keras. Karena dengan kritik itulah pemerintah akan membangun lebih terarah dan lebih benar,&amp;rdquo; ujarnya.
Lebih lanjut dia mengatakan bahwa sesuai dengan  No.40/1999 kebebasan pers harus dijaga bersama. &amp;ldquo;Karena kita meyakini dengan adanya fungsi kontrol ini maka pemerintah dan juga masyarakat akan semakin baik dalam kehidupannya mengisi ruang-ruang demokrasi,&amp;rdquo; pungkasnya.
Baca Juga:&amp;nbsp;Diganjar Medali Emas oleh Dewan Pers, Doni Monardo: Ini Bukan untuk Saya, tapi Seluruh Tim!</description><content:encoded>JAKARTA - Sekretaris Kabinet Pramono Anung mengatakan, Indonesia merupakan negara demokrasi. Di mana, kebebasan pers merupakan tiang utama untuk menjaga demokrasi tetap berlangsung.
&amp;ldquo;Bagi pemerintah, kebebasan pers adalah sesuatu yang wajib dijaga. Dan bagi pemerintah kebebasan pers, kritik, saran, masukan itu seperti jamu. Menguatkan pemerintah,&amp;rdquo; katanya dikutip dari Youtube Sekretaris Kabinet, Selasa (9/2/2021).
Baca Juga:&amp;nbsp;Istana: Kebebasan Pers harus Diisi Secara Benar
Pram menyebut bahwa pemerintah memerlukan kritik yang keras dan pedas agar dapat melakukan pembangunan lebih terarah.&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Dan kita memerlukan kritik yang terbuka, kritik yang pedas, kritik yang keras. Karena dengan kritik itulah pemerintah akan membangun lebih terarah dan lebih benar,&amp;rdquo; ujarnya.
Lebih lanjut dia mengatakan bahwa sesuai dengan  No.40/1999 kebebasan pers harus dijaga bersama. &amp;ldquo;Karena kita meyakini dengan adanya fungsi kontrol ini maka pemerintah dan juga masyarakat akan semakin baik dalam kehidupannya mengisi ruang-ruang demokrasi,&amp;rdquo; pungkasnya.
Baca Juga:&amp;nbsp;Diganjar Medali Emas oleh Dewan Pers, Doni Monardo: Ini Bukan untuk Saya, tapi Seluruh Tim!</content:encoded></item></channel></rss>
