<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Banjir Kampung Melayu Surut, Warga Mulai Bersihkan Lumpur dan Perabotan</title><description>Banjir yang melanda permukiman warga di Kebon Pala, Kelurahan Kampung Melayu, Kecamatan Jatinegara perlahan mulai surut.</description><link>https://news.okezone.com/read/2021/02/09/338/2359215/banjir-kampung-melayu-surut-warga-mulai-bersihkan-lumpur-dan-perabotan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2021/02/09/338/2359215/banjir-kampung-melayu-surut-warga-mulai-bersihkan-lumpur-dan-perabotan"/><item><title>Banjir Kampung Melayu Surut, Warga Mulai Bersihkan Lumpur dan Perabotan</title><link>https://news.okezone.com/read/2021/02/09/338/2359215/banjir-kampung-melayu-surut-warga-mulai-bersihkan-lumpur-dan-perabotan</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2021/02/09/338/2359215/banjir-kampung-melayu-surut-warga-mulai-bersihkan-lumpur-dan-perabotan</guid><pubDate>Selasa 09 Februari 2021 15:00 WIB</pubDate><dc:creator>Okto Rizki Alpino</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/02/09/338/2359215/banjir-kampung-melayu-surut-warga-mulai-bersihkan-lumpur-dan-perabotan-nuWGtPUGaM.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Banjir Kampung Melayu, Jakarta Timur surut (Foto: Okto Rizki Alpino) </media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/02/09/338/2359215/banjir-kampung-melayu-surut-warga-mulai-bersihkan-lumpur-dan-perabotan-nuWGtPUGaM.jpg</image><title>Banjir Kampung Melayu, Jakarta Timur surut (Foto: Okto Rizki Alpino) </title></images><description>JAKARTA - Banjir yang melanda permukiman warga di Kebon Pala, Kelurahan Kampung Melayu, Kecamatan Jatinegara, Jakarta Timur perlahan mulai surut.
Sri warga RT 12/4 Kelurahan Kampung Melayu, Kecamatan Jatinegara mengatakan air mulai surut sekitar pukul 12.00 WIB. &quot;Surut tadi jam 12.00 ini baru mulai surut sampai jam 13.00,&quot; kata Sri di Jatinegara, Jakarta Timur, Selasa (9/2/2021).
Sri menuturkan, banjir yang terjadi sejak Minggu 7 Februari 2021 hingga Senin 8 Februari 2021 kemarin menimbulkan kerugian yang cukup besar. &quot;Ini rumah saya, habis semua. Perabotan jatuh semua habis semua,&quot; ujarnya.
Baca Juga:&amp;nbsp;&amp;nbsp;Rumah Pasien Covid-19 Karantina Mandiri Kebanjiran, 6 Warga Dievakuasi
Meski ketinggian air mulai surut, warga sekitar belum memilih membersihkan rumah. Pasalnya, debit air Kali Ciliwung yang berada di dekat permukiman warga masih mengalir deras. &quot;Kita khawatir aja banjir lagi, jadi enggak usah diberesin dulu. Nunggu benar-benar surut, airnya udah nggak ada baru beres-beres,&quot; ucapnya.
Dikatakan Sri, banjir kali ini bukan hanya memberikan kerugian saja. Tapi juga, lanjut dia membuat lelah karena harus membersihkan lumpur yang menggenangi rumah. &quot;Lumpurnya banyak banget kita bersihin pakai air nggak langsung hilang, jadi harus digosok-gosok,&quot; tuturnya.
Baca Juga:&amp;nbsp;Sudah Antisipasi, Banjir di Pejaten Tak Timbulkan Korban Jiwa
</description><content:encoded>JAKARTA - Banjir yang melanda permukiman warga di Kebon Pala, Kelurahan Kampung Melayu, Kecamatan Jatinegara, Jakarta Timur perlahan mulai surut.
Sri warga RT 12/4 Kelurahan Kampung Melayu, Kecamatan Jatinegara mengatakan air mulai surut sekitar pukul 12.00 WIB. &quot;Surut tadi jam 12.00 ini baru mulai surut sampai jam 13.00,&quot; kata Sri di Jatinegara, Jakarta Timur, Selasa (9/2/2021).
Sri menuturkan, banjir yang terjadi sejak Minggu 7 Februari 2021 hingga Senin 8 Februari 2021 kemarin menimbulkan kerugian yang cukup besar. &quot;Ini rumah saya, habis semua. Perabotan jatuh semua habis semua,&quot; ujarnya.
Baca Juga:&amp;nbsp;&amp;nbsp;Rumah Pasien Covid-19 Karantina Mandiri Kebanjiran, 6 Warga Dievakuasi
Meski ketinggian air mulai surut, warga sekitar belum memilih membersihkan rumah. Pasalnya, debit air Kali Ciliwung yang berada di dekat permukiman warga masih mengalir deras. &quot;Kita khawatir aja banjir lagi, jadi enggak usah diberesin dulu. Nunggu benar-benar surut, airnya udah nggak ada baru beres-beres,&quot; ucapnya.
Dikatakan Sri, banjir kali ini bukan hanya memberikan kerugian saja. Tapi juga, lanjut dia membuat lelah karena harus membersihkan lumpur yang menggenangi rumah. &quot;Lumpurnya banyak banget kita bersihin pakai air nggak langsung hilang, jadi harus digosok-gosok,&quot; tuturnya.
Baca Juga:&amp;nbsp;Sudah Antisipasi, Banjir di Pejaten Tak Timbulkan Korban Jiwa
</content:encoded></item></channel></rss>
