<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>DKI &quot;Pamer&quot; Genangan dan Banjir yang Menerjang Dapat Dikendalikan</title><description>Melalui unggahan tersebut, DKI ingin memastikan banjir di wilayahnya dapat dikendalikan.</description><link>https://news.okezone.com/read/2021/02/09/338/2359333/dki-pamer-genangan-dan-banjir-yang-menerjang-dapat-dikendalikan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2021/02/09/338/2359333/dki-pamer-genangan-dan-banjir-yang-menerjang-dapat-dikendalikan"/><item><title>DKI &quot;Pamer&quot; Genangan dan Banjir yang Menerjang Dapat Dikendalikan</title><link>https://news.okezone.com/read/2021/02/09/338/2359333/dki-pamer-genangan-dan-banjir-yang-menerjang-dapat-dikendalikan</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2021/02/09/338/2359333/dki-pamer-genangan-dan-banjir-yang-menerjang-dapat-dikendalikan</guid><pubDate>Selasa 09 Februari 2021 17:29 WIB</pubDate><dc:creator>Bima Setiyadi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/02/09/338/2359333/dki-pamer-genangan-dan-banjir-yang-menerjang-dapat-dikendalikan-1SrqkMSwUb.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Situasi di Jalan Jatinegara Barat, Jakarta Timur (Foto: Instagram @matajkt)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/02/09/338/2359333/dki-pamer-genangan-dan-banjir-yang-menerjang-dapat-dikendalikan-1SrqkMSwUb.jpg</image><title>Situasi di Jalan Jatinegara Barat, Jakarta Timur (Foto: Instagram @matajkt)</title></images><description>JAKARTA - Pemprov DKI Jakarta melalui akun media sosial yang dikelolanya mengunggah update genangan yang sempat terjadi pada Senin 8 Februari 2021 kemarin. Melalui unggahan tersebut, DKI ingin memastikan banjir di wilayahnya dapat dikendalikan.

Misalnya saja akun Instagram @matajkt yang dikelola Dinas Komunikasi dan Informasi Teknologi (Kominfotik) DKI Jakarta. Akun tersebut memposting foto aliran sungai Ciliwung yang berada di Jalan Jatinegara.

&quot;Situasi di Jalan Jatinegara Barat, Jakarta Timur, Pagi ini Selasa (9/2/2021) terlihat lancar dan tidak terhambat luapan air Sungai Ciliwung yang sempat menggenangi jalan antara jam 08.00 WIB-13.00 WIB kemarin. Siang hari kemarin, kawasan ini sudah surut dan kering dari genangan,&quot; tulis akun @matajkt yang dikutip Selasa (9/2/2021).
Baca Juga:&amp;nbsp;&amp;nbsp;Banjir Kampung Melayu Surut, Warga Mulai Bersihkan Lumpur dan Perabotan
Pada foto slide kedua, terlihat pertokoan yang mulai normal dan sudah tidak ada genangan. &quot;Nampak pula area pertokoan dan perumahan di sekitar jalan tersebut sudah tidak ada genangan akibat luapan air Sungai Ciliwung,&quot; lanjut tulisan itu.
&amp;nbsp;
Akun Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta @bpbddkijakarta menjelaskan perbedaan banjir dan genangan yang dikutip dari sumber lembaga penerbangan dan antariksa nasional.

Untuk Banjir, klasifikasinya berdasarkan penyebab, (banjir bandang, banjir, banjir rob dan sebagainya); memiliki skala waktu lebih dari 24 jam; skala ruang memiliki ketinggian air lebih dari 40 cm dan luas area lebih dari 100 meter; penyebabnya dari alam dan manusia dengan faktor kombinasi yang kompleks; dampaknya besar dan signifikan mencakup kerugian materi bahkan nyawa.
Baca Juga:&amp;nbsp;&amp;nbsp;Sudah Antisipasi, Banjir di Pejaten Tak Timbulkan Korban Jiwa
Sementara untuk genangan tidak memiliki klasifikasi; skala waktu kurang dari 24 jam; skala ruang volume air kurang dari 40 cm dan luas area kurang dari 100 meter; penyebabnya lebih kepada faktor manusia atau sistem drianase; dan memiliki dampak kecil bahkan hampir tidak ada.</description><content:encoded>JAKARTA - Pemprov DKI Jakarta melalui akun media sosial yang dikelolanya mengunggah update genangan yang sempat terjadi pada Senin 8 Februari 2021 kemarin. Melalui unggahan tersebut, DKI ingin memastikan banjir di wilayahnya dapat dikendalikan.

Misalnya saja akun Instagram @matajkt yang dikelola Dinas Komunikasi dan Informasi Teknologi (Kominfotik) DKI Jakarta. Akun tersebut memposting foto aliran sungai Ciliwung yang berada di Jalan Jatinegara.

&quot;Situasi di Jalan Jatinegara Barat, Jakarta Timur, Pagi ini Selasa (9/2/2021) terlihat lancar dan tidak terhambat luapan air Sungai Ciliwung yang sempat menggenangi jalan antara jam 08.00 WIB-13.00 WIB kemarin. Siang hari kemarin, kawasan ini sudah surut dan kering dari genangan,&quot; tulis akun @matajkt yang dikutip Selasa (9/2/2021).
Baca Juga:&amp;nbsp;&amp;nbsp;Banjir Kampung Melayu Surut, Warga Mulai Bersihkan Lumpur dan Perabotan
Pada foto slide kedua, terlihat pertokoan yang mulai normal dan sudah tidak ada genangan. &quot;Nampak pula area pertokoan dan perumahan di sekitar jalan tersebut sudah tidak ada genangan akibat luapan air Sungai Ciliwung,&quot; lanjut tulisan itu.
&amp;nbsp;
Akun Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta @bpbddkijakarta menjelaskan perbedaan banjir dan genangan yang dikutip dari sumber lembaga penerbangan dan antariksa nasional.

Untuk Banjir, klasifikasinya berdasarkan penyebab, (banjir bandang, banjir, banjir rob dan sebagainya); memiliki skala waktu lebih dari 24 jam; skala ruang memiliki ketinggian air lebih dari 40 cm dan luas area lebih dari 100 meter; penyebabnya dari alam dan manusia dengan faktor kombinasi yang kompleks; dampaknya besar dan signifikan mencakup kerugian materi bahkan nyawa.
Baca Juga:&amp;nbsp;&amp;nbsp;Sudah Antisipasi, Banjir di Pejaten Tak Timbulkan Korban Jiwa
Sementara untuk genangan tidak memiliki klasifikasi; skala waktu kurang dari 24 jam; skala ruang volume air kurang dari 40 cm dan luas area kurang dari 100 meter; penyebabnya lebih kepada faktor manusia atau sistem drianase; dan memiliki dampak kecil bahkan hampir tidak ada.</content:encoded></item></channel></rss>
