<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Dibebaskan dari Penyanderaan di Libya, 2 ABK WNI Pulang ke Tanah Air</title><description>Kedua ABK WNI dibebaskan pada Desember 2020 setelah disandera sejak September 2020.</description><link>https://news.okezone.com/read/2021/02/12/18/2361044/dibebaskan-dari-penyanderaan-di-libya-2-abk-wni-pulang-ke-tanah-air</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2021/02/12/18/2361044/dibebaskan-dari-penyanderaan-di-libya-2-abk-wni-pulang-ke-tanah-air"/><item><title>Dibebaskan dari Penyanderaan di Libya, 2 ABK WNI Pulang ke Tanah Air</title><link>https://news.okezone.com/read/2021/02/12/18/2361044/dibebaskan-dari-penyanderaan-di-libya-2-abk-wni-pulang-ke-tanah-air</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2021/02/12/18/2361044/dibebaskan-dari-penyanderaan-di-libya-2-abk-wni-pulang-ke-tanah-air</guid><pubDate>Jum'at 12 Februari 2021 15:12 WIB</pubDate><dc:creator>Antara</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/02/12/18/2361044/dibebaskan-dari-penyanderaan-di-libya-2-abk-wni-pulang-ke-tanah-air-RmZl2CBBq3.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Duta Besar Republik Indonesia untuk Italia Esti Andayani mengantar kepulangan 2 ABK WNI dari Bandara Leonardo da Vinci, Flumicino, Roma, Italia, 11 Februari 2021. (Foto: KBRI Roma) </media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/02/12/18/2361044/dibebaskan-dari-penyanderaan-di-libya-2-abk-wni-pulang-ke-tanah-air-RmZl2CBBq3.jpg</image><title>Duta Besar Republik Indonesia untuk Italia Esti Andayani mengantar kepulangan 2 ABK WNI dari Bandara Leonardo da Vinci, Flumicino, Roma, Italia, 11 Februari 2021. (Foto: KBRI Roma) </title></images><description>JAKARTA - Dua orang anak buah kapal (ABK) WNI yang berhasil dibebaskan dari penyanderaan di Libya, Afrika Utara, dipulangkan ke Tanah Air.
Giri Indra Gunawan dan Moh. Samsudin dipulangkan dari Roma, Italia, menuju Indonesia via Abu Dhabi pada Kamis (11/2/2021) dan diperkirakan tiba di Tanah Air pada Jumat (12/2/2021), demikian keterangan tertulis KBRI Roma.
Kedua ABK tersebut merupakan awak kapal berbendera Italia, MP Antartide, yang ditangkap oleh kelompok separatis Libyan National Army (LNA) di Benghazi, Libya, pada awal September 2020.
BACA JUGA: Iran Bebaskan 2 WNI Awak Kapal Tanker Korsel
Sejak menerima kabar mengenai kasus penangkapan MP Antartide, KBRI Roma bekerja sama dengan berbagai pihak, terutama Kementerian Luar Negeri dan Kerja Sama Internasional Italia, untuk mengupayakan pembebasan kedua ABK dan meminta akses kekonsuleran bagi ABK WNI.
Meskipun sulit, KBRI berhasil mendapatkan informasi bahwa kedua ABK dalam kondisi sehat dan dijamin keselamatannya.
Keseluruhan awak MP Antartide kemudian berhasil dibebaskan dengan upaya Perdana Menteri Italia Giuseppe Conte pada 17 Desember 2020.
BACA JUGA: Antar Kepulangan 17 ABK WNI dari Panama, Dubes RI Pastikan Repatriasi Lancar
Kapal dan para ABK diizinkan kembali ke Italia dan tiba di Mazara del Vallo, Sisilia, pada 20 Desember 2020. Setelah menjalani tes usap PCR dan dinyatakan negatif COVID-19, kedua ABK WNI dapat kembali beraktivitas secara terbatas.
Karena pemberlakuan penutupan wilayah di Italia, khususnya Mazara del Vallo yang sempat ditetapkan sebagai zona merah, kedua ABK terpaksa menjalani proses evaluasi psikologis dan administratif kepulangan selama lebih dari satu bulan.

KBRI Roma mendampingi proses ini secara jarak jauh, dan mengirimkan  bantuan logistik guna memastikan kedua ABK dalam kondisi sehat hingga  selesai proses pemulangan.
&quot;Kami sampaikan terima kasih atas bantuan KBRI Roma dalam  memfasilitasi pembebasan kami berdua, hingga membantu proses  administrasi pemulangan dengan pemberi kerja dan otoritas di Mazara del  Vallo. Kami selama di Italia sehat, dan (pihak Italia) memperlakukan  kami dengan baik,&amp;rdquo; kata kedua ABK tersebut.
Duta Besar RI untuk Italia Esti Andayani selanjutnya menyampaikan  pesan agar kedua ABK menjaga diri dan menjalankan protokol kesehatan  dengan baik selama di perjalanan maupun setibanya di Jakarta.
KBRI juga telah berkoordinasi dengan Kementerian Luar Negeri RI dan  Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) untuk mempersiapkan  kepulangan kedua ABK hingga ke tujuan akhir masing-masing.</description><content:encoded>JAKARTA - Dua orang anak buah kapal (ABK) WNI yang berhasil dibebaskan dari penyanderaan di Libya, Afrika Utara, dipulangkan ke Tanah Air.
Giri Indra Gunawan dan Moh. Samsudin dipulangkan dari Roma, Italia, menuju Indonesia via Abu Dhabi pada Kamis (11/2/2021) dan diperkirakan tiba di Tanah Air pada Jumat (12/2/2021), demikian keterangan tertulis KBRI Roma.
Kedua ABK tersebut merupakan awak kapal berbendera Italia, MP Antartide, yang ditangkap oleh kelompok separatis Libyan National Army (LNA) di Benghazi, Libya, pada awal September 2020.
BACA JUGA: Iran Bebaskan 2 WNI Awak Kapal Tanker Korsel
Sejak menerima kabar mengenai kasus penangkapan MP Antartide, KBRI Roma bekerja sama dengan berbagai pihak, terutama Kementerian Luar Negeri dan Kerja Sama Internasional Italia, untuk mengupayakan pembebasan kedua ABK dan meminta akses kekonsuleran bagi ABK WNI.
Meskipun sulit, KBRI berhasil mendapatkan informasi bahwa kedua ABK dalam kondisi sehat dan dijamin keselamatannya.
Keseluruhan awak MP Antartide kemudian berhasil dibebaskan dengan upaya Perdana Menteri Italia Giuseppe Conte pada 17 Desember 2020.
BACA JUGA: Antar Kepulangan 17 ABK WNI dari Panama, Dubes RI Pastikan Repatriasi Lancar
Kapal dan para ABK diizinkan kembali ke Italia dan tiba di Mazara del Vallo, Sisilia, pada 20 Desember 2020. Setelah menjalani tes usap PCR dan dinyatakan negatif COVID-19, kedua ABK WNI dapat kembali beraktivitas secara terbatas.
Karena pemberlakuan penutupan wilayah di Italia, khususnya Mazara del Vallo yang sempat ditetapkan sebagai zona merah, kedua ABK terpaksa menjalani proses evaluasi psikologis dan administratif kepulangan selama lebih dari satu bulan.

KBRI Roma mendampingi proses ini secara jarak jauh, dan mengirimkan  bantuan logistik guna memastikan kedua ABK dalam kondisi sehat hingga  selesai proses pemulangan.
&quot;Kami sampaikan terima kasih atas bantuan KBRI Roma dalam  memfasilitasi pembebasan kami berdua, hingga membantu proses  administrasi pemulangan dengan pemberi kerja dan otoritas di Mazara del  Vallo. Kami selama di Italia sehat, dan (pihak Italia) memperlakukan  kami dengan baik,&amp;rdquo; kata kedua ABK tersebut.
Duta Besar RI untuk Italia Esti Andayani selanjutnya menyampaikan  pesan agar kedua ABK menjaga diri dan menjalankan protokol kesehatan  dengan baik selama di perjalanan maupun setibanya di Jakarta.
KBRI juga telah berkoordinasi dengan Kementerian Luar Negeri RI dan  Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) untuk mempersiapkan  kepulangan kedua ABK hingga ke tujuan akhir masing-masing.</content:encoded></item></channel></rss>
