<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Netizen Gaduh, &quot;PAK JK&quot; Trending Topik di Medsos</title><description>Dari politikus, penggiat sosial media, seniman hingga warganet biasa pun ikut berkomentar.
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2021/02/13/337/2361390/netizen-gaduh-pak-jk-trending-topik-di-medsos</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2021/02/13/337/2361390/netizen-gaduh-pak-jk-trending-topik-di-medsos"/><item><title>Netizen Gaduh, &quot;PAK JK&quot; Trending Topik di Medsos</title><link>https://news.okezone.com/read/2021/02/13/337/2361390/netizen-gaduh-pak-jk-trending-topik-di-medsos</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2021/02/13/337/2361390/netizen-gaduh-pak-jk-trending-topik-di-medsos</guid><pubDate>Sabtu 13 Februari 2021 12:34 WIB</pubDate><dc:creator>Bima Setiyadi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/02/13/337/2361390/netizen-gaduh-pak-jk-trending-topik-di-medsos-u20JN72gCE.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Jusuf Kalla (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/02/13/337/2361390/netizen-gaduh-pak-jk-trending-topik-di-medsos-u20JN72gCE.jpg</image><title>Jusuf Kalla (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla atau akrab disapa JK menjadi buah bibir di media sosial Twitter pasca-mempertanyakan cara kritik pemerintah tanpa dipanggil polisi.  Dari politikus, penggiat sosial media, seniman hingga warganet biasa pun ikut berkomentar.

Tulisan &quot;Pak JK&quot; menjadi bahasan trending topik Indonesia. Beragam komentar mendukung dan mencela JK mewarnai tulisan &quot;Pak JK&quot;. Uniknya, mereka yang mendukung pertanyaan JK agar kritik tidak ditangkap polisi terdiri dari berbagai golongan masyarakat.
Baca Juga:&amp;nbsp;&amp;nbsp;Fadjroel Rachman Ngaku Diserang Buzzer Pagi-Pagi, Netizen: Sabar Ya Om
Misalnya saja Seniman Musisi Legendaris Iwan Fals. Dia membalas pertanyaan JK yang menjadi judul dalam media nasional.

&quot;lha iya ya, bagaimana ya pak &amp;#129299;,&quot; tulis @iwanfals  yang dikutip Sabtu (13/2/2021).

Kemudian Aktifis Muslim Pro-Demokrasi Liberal Pro-Bhineka Tunggal,  Syeikh Sidie Briet pemilik akun @MRuthab menilai gawat bila seorang JK saja sampai bertanya cara agar kritik tidak ditangkap polisi.

&quot;Pak JK mantan wapres aja ampe nanya &amp;#128513; berarti gawat kalau dia juga udah ga ada jawabannya &amp;#128513;&amp;#129325;,&quot; ungkapnya.

Ahli telematika, Roy Suryo memberi saran kepada JK caranya mengkritik tanpa ditangkap polisi. Di antaranya yaitu kandangan dulu Buzer bayaran pemerintah.

&quot;Ini menarik, Mantan Wapres @Pak_JK mempertanyakan Bagaimana caranya masyarakat bisa Mengkritik Presiden @jokowi Tanpa dipanggil Polisi ? &amp;#128077;&amp;#127995;
Usulan saya, Mungkin yg pertama Kandang-kan dulu BuzzerRp2 yg belum diberi Peneng itu,
agar tidak Liar sendiri2 ...Selanjutnya apa Tweeps ?,&quot; ungkapnya.
Baca Juga:&amp;nbsp;&amp;nbsp;Pemerintah Klaim Tak Punya Buzzer
Sementara, mereka yang mencela JK mayoritas akun yang memiliki angka atau kerap dikenal dengan akun anonim.

&quot;Ingat Usia @Pak_JK apa arti ucapan yg tidak bermakna dan kurang menjadi panutan regenerasi mendatang.
Istiqfarlah,&quot; tulis akun @Fendik44559016

&quot;UU ITe di buat jaman pak SBY,boleh kah saya bertanya bahwa beliau jg punya andil atas semua ini??? Kata tanya nya ada 3 pak.jgn dipolisikan,&quot;kenzo78418261</description><content:encoded>JAKARTA - Mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla atau akrab disapa JK menjadi buah bibir di media sosial Twitter pasca-mempertanyakan cara kritik pemerintah tanpa dipanggil polisi.  Dari politikus, penggiat sosial media, seniman hingga warganet biasa pun ikut berkomentar.

Tulisan &quot;Pak JK&quot; menjadi bahasan trending topik Indonesia. Beragam komentar mendukung dan mencela JK mewarnai tulisan &quot;Pak JK&quot;. Uniknya, mereka yang mendukung pertanyaan JK agar kritik tidak ditangkap polisi terdiri dari berbagai golongan masyarakat.
Baca Juga:&amp;nbsp;&amp;nbsp;Fadjroel Rachman Ngaku Diserang Buzzer Pagi-Pagi, Netizen: Sabar Ya Om
Misalnya saja Seniman Musisi Legendaris Iwan Fals. Dia membalas pertanyaan JK yang menjadi judul dalam media nasional.

&quot;lha iya ya, bagaimana ya pak &amp;#129299;,&quot; tulis @iwanfals  yang dikutip Sabtu (13/2/2021).

Kemudian Aktifis Muslim Pro-Demokrasi Liberal Pro-Bhineka Tunggal,  Syeikh Sidie Briet pemilik akun @MRuthab menilai gawat bila seorang JK saja sampai bertanya cara agar kritik tidak ditangkap polisi.

&quot;Pak JK mantan wapres aja ampe nanya &amp;#128513; berarti gawat kalau dia juga udah ga ada jawabannya &amp;#128513;&amp;#129325;,&quot; ungkapnya.

Ahli telematika, Roy Suryo memberi saran kepada JK caranya mengkritik tanpa ditangkap polisi. Di antaranya yaitu kandangan dulu Buzer bayaran pemerintah.

&quot;Ini menarik, Mantan Wapres @Pak_JK mempertanyakan Bagaimana caranya masyarakat bisa Mengkritik Presiden @jokowi Tanpa dipanggil Polisi ? &amp;#128077;&amp;#127995;
Usulan saya, Mungkin yg pertama Kandang-kan dulu BuzzerRp2 yg belum diberi Peneng itu,
agar tidak Liar sendiri2 ...Selanjutnya apa Tweeps ?,&quot; ungkapnya.
Baca Juga:&amp;nbsp;&amp;nbsp;Pemerintah Klaim Tak Punya Buzzer
Sementara, mereka yang mencela JK mayoritas akun yang memiliki angka atau kerap dikenal dengan akun anonim.

&quot;Ingat Usia @Pak_JK apa arti ucapan yg tidak bermakna dan kurang menjadi panutan regenerasi mendatang.
Istiqfarlah,&quot; tulis akun @Fendik44559016

&quot;UU ITe di buat jaman pak SBY,boleh kah saya bertanya bahwa beliau jg punya andil atas semua ini??? Kata tanya nya ada 3 pak.jgn dipolisikan,&quot;kenzo78418261</content:encoded></item></channel></rss>
