<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Gempa Jepang, KBRI Tokyo: Tidak Ada WNI yang Jadi Korban</title><description>Kedutaan Besar RI (KBRI) di Tokyo menjelaskan, tidak ada Warga Negara Indonesia (WNI) yang menjadi korban gempa&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2021/02/14/18/2361721/gempa-jepang-kbri-tokyo-tidak-ada-wni-yang-jadi-korban</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2021/02/14/18/2361721/gempa-jepang-kbri-tokyo-tidak-ada-wni-yang-jadi-korban"/><item><title>Gempa Jepang, KBRI Tokyo: Tidak Ada WNI yang Jadi Korban</title><link>https://news.okezone.com/read/2021/02/14/18/2361721/gempa-jepang-kbri-tokyo-tidak-ada-wni-yang-jadi-korban</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2021/02/14/18/2361721/gempa-jepang-kbri-tokyo-tidak-ada-wni-yang-jadi-korban</guid><pubDate>Minggu 14 Februari 2021 11:13 WIB</pubDate><dc:creator>Sazili Mustofa</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/02/14/18/2361721/gempa-jepang-kbri-tokyo-tidak-ada-wni-yang-jadi-korban-QTSp1jEpNt.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Gempa di Jepang berusak sejumlah fasilitas umum.(Foto:Antara)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/02/14/18/2361721/gempa-jepang-kbri-tokyo-tidak-ada-wni-yang-jadi-korban-QTSp1jEpNt.jpg</image><title>Gempa di Jepang berusak sejumlah fasilitas umum.(Foto:Antara)</title></images><description>TOKYO -  Kedutaan Besar RI (KBRI) di Tokyo menjelaskan, tidak ada Warga Negara Indonesia (WNI) yang menjadi korban gempa yang berpusat di bawah permukaan laut dekat wilayah Fukushima, Jepang.
&amp;ldquo;KBRI Tokyo telah menjangkau simpul-simpul masyarakat, sejauh ini tidak terdapat laporan WNI yang menjadi korban,&amp;rdquo; kata KBRI Tokyo dalam sebuah keterangan dilansir Antara, Minggu (14/2/2021).
Gempa berkekuatan magnitudo 7,3 skala richer (SR) mengguncang kawasan timur laut Jepang pada Sabtu (13/2) pukul 23.08 waktu setempat, lokasi yang sama dengan gempa besar 2011 yang mengakibatkan tsunami dan kecelakaan pembangkit listrik tenaga nuklir (PLTN) di Fukushima.
Baca Juga:&amp;nbsp;Gempa Besar Jepang, Kereta Cepat Shinkansen Terhenti dan 104 Orang Terluka
&amp;ldquo;Pemerintah Jepang telah melakukan pemeriksaan atas Reaktor Nuklir Fukushima, dan sejauh ini tidak ada laporan kerusakan,&amp;rdquo; kata KBRI Tokyo.
Menurut laporan Reuters, mengutip televisi nasional Jepang NHK pada Minggu pagi, setidaknya 104 orang  luka-luka dalam kejadian ini, namun tidak ada laporan mengenai korban meninggal dunia.
Baca Juga:&amp;nbsp;Gempa M7,1 Guncang Fukushima Jepang, Bagaimana Nasib Fasilitas Nuklir di Sana?
KBRI Tokyo menyebut bahwa jumlah WNI di Jepang tercatat 66.084 orang, berdasarkan data keimigrasian Jepang per Juni 2020.
Sementara di wilayah yang paling terdampak gempa, tercatat sekitar 1.500 WNI, dengan rincian di Fukushima 540 orang dan di Miyagi 984 orang.
KBRI menyatakan &amp;ldquo;akan terus berkomunikasi dengan simpul-simpul masyarakat&amp;rdquo; untuk memantau perkembangan dari peristiwa ini, serta menyediakan layanan telepon di +81 80 3506 8612 dan +81 80 4940 7419.</description><content:encoded>TOKYO -  Kedutaan Besar RI (KBRI) di Tokyo menjelaskan, tidak ada Warga Negara Indonesia (WNI) yang menjadi korban gempa yang berpusat di bawah permukaan laut dekat wilayah Fukushima, Jepang.
&amp;ldquo;KBRI Tokyo telah menjangkau simpul-simpul masyarakat, sejauh ini tidak terdapat laporan WNI yang menjadi korban,&amp;rdquo; kata KBRI Tokyo dalam sebuah keterangan dilansir Antara, Minggu (14/2/2021).
Gempa berkekuatan magnitudo 7,3 skala richer (SR) mengguncang kawasan timur laut Jepang pada Sabtu (13/2) pukul 23.08 waktu setempat, lokasi yang sama dengan gempa besar 2011 yang mengakibatkan tsunami dan kecelakaan pembangkit listrik tenaga nuklir (PLTN) di Fukushima.
Baca Juga:&amp;nbsp;Gempa Besar Jepang, Kereta Cepat Shinkansen Terhenti dan 104 Orang Terluka
&amp;ldquo;Pemerintah Jepang telah melakukan pemeriksaan atas Reaktor Nuklir Fukushima, dan sejauh ini tidak ada laporan kerusakan,&amp;rdquo; kata KBRI Tokyo.
Menurut laporan Reuters, mengutip televisi nasional Jepang NHK pada Minggu pagi, setidaknya 104 orang  luka-luka dalam kejadian ini, namun tidak ada laporan mengenai korban meninggal dunia.
Baca Juga:&amp;nbsp;Gempa M7,1 Guncang Fukushima Jepang, Bagaimana Nasib Fasilitas Nuklir di Sana?
KBRI Tokyo menyebut bahwa jumlah WNI di Jepang tercatat 66.084 orang, berdasarkan data keimigrasian Jepang per Juni 2020.
Sementara di wilayah yang paling terdampak gempa, tercatat sekitar 1.500 WNI, dengan rincian di Fukushima 540 orang dan di Miyagi 984 orang.
KBRI menyatakan &amp;ldquo;akan terus berkomunikasi dengan simpul-simpul masyarakat&amp;rdquo; untuk memantau perkembangan dari peristiwa ini, serta menyediakan layanan telepon di +81 80 3506 8612 dan +81 80 4940 7419.</content:encoded></item></channel></rss>
