<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Satgas Ungkap 28 Provinsi Tingkat Kepatuhan Memakai Masker di Bawah 85%</title><description>Terdapat 28 provinsi dengan rata-rata angka kepatuhan memakai masker di bawah 85%.</description><link>https://news.okezone.com/read/2021/02/14/337/2361901/satgas-ungkap-28-provinsi-tingkat-kepatuhan-memakai-masker-di-bawah-85</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2021/02/14/337/2361901/satgas-ungkap-28-provinsi-tingkat-kepatuhan-memakai-masker-di-bawah-85"/><item><title>Satgas Ungkap 28 Provinsi Tingkat Kepatuhan Memakai Masker di Bawah 85%</title><link>https://news.okezone.com/read/2021/02/14/337/2361901/satgas-ungkap-28-provinsi-tingkat-kepatuhan-memakai-masker-di-bawah-85</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2021/02/14/337/2361901/satgas-ungkap-28-provinsi-tingkat-kepatuhan-memakai-masker-di-bawah-85</guid><pubDate>Minggu 14 Februari 2021 19:15 WIB</pubDate><dc:creator>Raka Dwi Novianto</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/02/14/337/2361901/satgas-ungkap-28-provinsi-tingkat-kepatuhan-memakai-masker-di-bawah-85-UVUwuqWl8t.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi. (Foto: Okezone.com)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/02/14/337/2361901/satgas-ungkap-28-provinsi-tingkat-kepatuhan-memakai-masker-di-bawah-85-UVUwuqWl8t.jpg</image><title>Ilustrasi. (Foto: Okezone.com)</title></images><description>JAKARTA - Satuan tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 mengungkapkan dari 34 provinsi, terdapat 28 provinsi dengan rata-rata angka kepatuhan memakai&amp;nbsp;masker&amp;nbsp;di bawah 85%.&amp;nbsp;
&quot;Dari 34 provinsi terdapat 28 provinsi yang angka kepatuhannya kurang dari 85% untuk menggunakan&amp;nbsp;masker,&quot; ujar Ketua Bidang Data dan Teknologi Informasi Satgas Penanganan Covid-19, dr. Dewi Nur Aisyah dalam Rapat Koordinasi PPKM Mikro secara daring, Minggu (14/3/2021).
Enam provinsi dengan rata-rata angka kepatuhan memakai&amp;nbsp;masker&amp;nbsp;di atas 85% adalah Bali, Daerah Istimewa Yogyakarta, Jawa Timur, Kalimantan Tengah, Kalimantan Utara dan Sulawesi Utara.
Sedangkan untuk kepatuhan menjaga jarak, sebanyak 29 provinsi dengan rata-rata kepatuhannya kurang dari 85%. Sebanyak 5 provinsi dengan rata-rata angka kepatuhan menjaga jarak di atas 85% antara lain Bali, Daerah Istimewa Yogyakarta, Jawa Timur, Sulawesi Tengah dan Sulawesi Utara.&amp;nbsp;
Baca juga:&amp;nbsp;Kasus Covid-19 Bertambah 6.765 Hari Ini, Jakarta Nomor Wahid
&quot;Untuk jaga jarak ada 29 provinsi yang rata-rata kepatuhannya kurang dari 85%, ini harus kita kejar, kita coba pakai border linenya 85% dengan harapan 85% ini mampu menjaga kepatuhan yang ada di wilayah tersebut,&amp;rdquo; ujar Dewi.&amp;nbsp;
Tidak hanya itu, jika ditelusuri, terdapat 80 dari 441 Kabupaten/Kota yang masih memiliki tingkat kepatuhan memakai&amp;nbsp;masker&amp;nbsp;di bawah 60%. Lalu untuk tingkat kepatuhan 91-100% ada 120 Kabupaten/Kota dan 142 Kabupaten/Kota dengan tingkat kepatuhan 76-90%.
Baca juga:&amp;nbsp;Ketua Satgas Targetkan Indonesia Sudah Bebas Covid-19 saat Perayaan Kemerdekaan
&quot;Terkait dengan monitoring kepatuhan protokol kesehatan dari penggunaan&amp;nbsp;masker, ada 80 Kabupaten Kota dengan angka kepatuhan kurang dari 60%, ada 99 Kabupaten/Kota yang kepatuhan menggunakan maskernya di angka 61-75%,&quot; ungkap Dewi.&amp;nbsp;
Sedangkan untuk kepatuhan menjaga jarak dan menghindari kerumunan, ada 68 Kabupaten/Kota yang tingkat kepatuhannya di bawah 60%. Lalu ada 103 Kabupaten/Kota tingkat kepatuhannya 61-75%. Selanjutnya 162 Kabupaten/Kota dengan tingkat kepatuhan 76-90%. Dan ada 108 Kabupaten/Kota dengan tingkat kepatuhan 91/100%.&amp;nbsp;&quot;Mungkin ini yang perlu diingatkan pada pekan ini kita melihat ada kecenderungan penambahan ketidakpatuhan. Nah ini juga perlu kita evaluasi di lapangan jangan sampai mulai longgar penerapan kedisiplinan protokol kesehatannya,&quot; ujarnya.
Padahal, kata Dewi, tingkat kepatuhan agak membaik pada pekan lalu. Namun pekan ini sudah mulai terjadi penambahan jumlah kabupaten/kota dengan angka kepatuhan yang kurang.
&quot;Nah ini juga mesti diingatkan lagi jangan sampai kita kendor ketika PPKM tahap 2 yang masih berlanjut ini tidak boleh kepatuhan ini turun,&quot; katanya.&amp;nbsp;
Selain itu, Dewi juga mengungkapkan adanya laporan tempat makan dan wisata yang tak taat terhadap pembatasan jumlah pengunjung. Dewi menegaskan agar para pelaku usaha untuk tetap menegakkan protokol kesehatan.</description><content:encoded>JAKARTA - Satuan tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 mengungkapkan dari 34 provinsi, terdapat 28 provinsi dengan rata-rata angka kepatuhan memakai&amp;nbsp;masker&amp;nbsp;di bawah 85%.&amp;nbsp;
&quot;Dari 34 provinsi terdapat 28 provinsi yang angka kepatuhannya kurang dari 85% untuk menggunakan&amp;nbsp;masker,&quot; ujar Ketua Bidang Data dan Teknologi Informasi Satgas Penanganan Covid-19, dr. Dewi Nur Aisyah dalam Rapat Koordinasi PPKM Mikro secara daring, Minggu (14/3/2021).
Enam provinsi dengan rata-rata angka kepatuhan memakai&amp;nbsp;masker&amp;nbsp;di atas 85% adalah Bali, Daerah Istimewa Yogyakarta, Jawa Timur, Kalimantan Tengah, Kalimantan Utara dan Sulawesi Utara.
Sedangkan untuk kepatuhan menjaga jarak, sebanyak 29 provinsi dengan rata-rata kepatuhannya kurang dari 85%. Sebanyak 5 provinsi dengan rata-rata angka kepatuhan menjaga jarak di atas 85% antara lain Bali, Daerah Istimewa Yogyakarta, Jawa Timur, Sulawesi Tengah dan Sulawesi Utara.&amp;nbsp;
Baca juga:&amp;nbsp;Kasus Covid-19 Bertambah 6.765 Hari Ini, Jakarta Nomor Wahid
&quot;Untuk jaga jarak ada 29 provinsi yang rata-rata kepatuhannya kurang dari 85%, ini harus kita kejar, kita coba pakai border linenya 85% dengan harapan 85% ini mampu menjaga kepatuhan yang ada di wilayah tersebut,&amp;rdquo; ujar Dewi.&amp;nbsp;
Tidak hanya itu, jika ditelusuri, terdapat 80 dari 441 Kabupaten/Kota yang masih memiliki tingkat kepatuhan memakai&amp;nbsp;masker&amp;nbsp;di bawah 60%. Lalu untuk tingkat kepatuhan 91-100% ada 120 Kabupaten/Kota dan 142 Kabupaten/Kota dengan tingkat kepatuhan 76-90%.
Baca juga:&amp;nbsp;Ketua Satgas Targetkan Indonesia Sudah Bebas Covid-19 saat Perayaan Kemerdekaan
&quot;Terkait dengan monitoring kepatuhan protokol kesehatan dari penggunaan&amp;nbsp;masker, ada 80 Kabupaten Kota dengan angka kepatuhan kurang dari 60%, ada 99 Kabupaten/Kota yang kepatuhan menggunakan maskernya di angka 61-75%,&quot; ungkap Dewi.&amp;nbsp;
Sedangkan untuk kepatuhan menjaga jarak dan menghindari kerumunan, ada 68 Kabupaten/Kota yang tingkat kepatuhannya di bawah 60%. Lalu ada 103 Kabupaten/Kota tingkat kepatuhannya 61-75%. Selanjutnya 162 Kabupaten/Kota dengan tingkat kepatuhan 76-90%. Dan ada 108 Kabupaten/Kota dengan tingkat kepatuhan 91/100%.&amp;nbsp;&quot;Mungkin ini yang perlu diingatkan pada pekan ini kita melihat ada kecenderungan penambahan ketidakpatuhan. Nah ini juga perlu kita evaluasi di lapangan jangan sampai mulai longgar penerapan kedisiplinan protokol kesehatannya,&quot; ujarnya.
Padahal, kata Dewi, tingkat kepatuhan agak membaik pada pekan lalu. Namun pekan ini sudah mulai terjadi penambahan jumlah kabupaten/kota dengan angka kepatuhan yang kurang.
&quot;Nah ini juga mesti diingatkan lagi jangan sampai kita kendor ketika PPKM tahap 2 yang masih berlanjut ini tidak boleh kepatuhan ini turun,&quot; katanya.&amp;nbsp;
Selain itu, Dewi juga mengungkapkan adanya laporan tempat makan dan wisata yang tak taat terhadap pembatasan jumlah pengunjung. Dewi menegaskan agar para pelaku usaha untuk tetap menegakkan protokol kesehatan.</content:encoded></item></channel></rss>
