<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Vaksin Covid-19 Massal, Menkes Libatkan Personel TNI-Polri Bantu Nyuntik</title><description>Menkes akan melibatkan TNI-Polri untk menyuntikkan vaksin Covid-19.&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2021/02/15/337/2362271/vaksin-covid-19-massal-menkes-libatkan-personel-tni-polri-bantu-nyuntik</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2021/02/15/337/2362271/vaksin-covid-19-massal-menkes-libatkan-personel-tni-polri-bantu-nyuntik"/><item><title>Vaksin Covid-19 Massal, Menkes Libatkan Personel TNI-Polri Bantu Nyuntik</title><link>https://news.okezone.com/read/2021/02/15/337/2362271/vaksin-covid-19-massal-menkes-libatkan-personel-tni-polri-bantu-nyuntik</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2021/02/15/337/2362271/vaksin-covid-19-massal-menkes-libatkan-personel-tni-polri-bantu-nyuntik</guid><pubDate>Senin 15 Februari 2021 13:44 WIB</pubDate><dc:creator>Puteranegara Batubara</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/02/15/337/2362271/vaksin-covid-19-massal-menkes-libatkan-personel-tni-polri-bantu-nyuntik-4WmK5SrJqM.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Menkes Budi Gunadi Sadikin. (Foto : Biro Pers Setpres)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/02/15/337/2362271/vaksin-covid-19-massal-menkes-libatkan-personel-tni-polri-bantu-nyuntik-4WmK5SrJqM.jpg</image><title>Menkes Budi Gunadi Sadikin. (Foto : Biro Pers Setpres)</title></images><description>JAKARTA - Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin mengungkapkan akan melibatkan personel TNI-Polri yang bisa nyuntik ketika melaksanakan program vaksinasi Covid-19 secara massal.

Hal tersebut disampaikan Budi dalam pemaparannya di Rapat Pimpinan (Rapim) TNI-Polri tahun 2021 di Gedung Rupatama Mabes Polri, Jakarta Selatan, Senin (15/2/2021).

&quot;Bapak Presiden rencananya mau segera melakukan suntikan massal dan mohon izin untuk strategi ini saya juga akan melibatkan resources dari TNI sama Polri untuk bantu nyuntik. Jadi perangnya dengan suntikan,&quot; kata Budi.

&quot;Mohon maaf Jadi ke depan bukannya Kopassus atau apa, ini Puskes. Pusat tentara yang bisa nyuntik dulu yang maju ke depan. Itu yang vaksinasi,&quot; ucapnya.

Terkait vaksin, Budi menyebut, personel TNI-Polri menjadi salah satu pihak yang mendapatkan prioritas melakukan vaksinasi. Ratusan ribu vaksin akan dikirimkan ke TNI-Polri.

&quot;Itu ada masing-masing mungkin bisa dapat ratusan ribu vaksin. Nanti terserah bagi-baginya seperti apa,&quot; ujar Budi.

Budi melanjutkan, pihak Kemenkes juga sangat membutuhkan peran dari TNI-Polri dalam hal deteksi terhadap penyebaran virus corona.

Baca Juga : Vaksinasi Covid-19 Tenaga Kesehatan Sudah Mencapai 72.76%

&quot;Yang strategi ketiga, strategi deteksi. Ini juga sangat membutuhkan bantuan TNI sama Polri,&quot; ucap Budi.

Baca Juga : Jawa-Bali Jadi Prioritas Vaksinasi Covid-19 Tahap 2

</description><content:encoded>JAKARTA - Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin mengungkapkan akan melibatkan personel TNI-Polri yang bisa nyuntik ketika melaksanakan program vaksinasi Covid-19 secara massal.

Hal tersebut disampaikan Budi dalam pemaparannya di Rapat Pimpinan (Rapim) TNI-Polri tahun 2021 di Gedung Rupatama Mabes Polri, Jakarta Selatan, Senin (15/2/2021).

&quot;Bapak Presiden rencananya mau segera melakukan suntikan massal dan mohon izin untuk strategi ini saya juga akan melibatkan resources dari TNI sama Polri untuk bantu nyuntik. Jadi perangnya dengan suntikan,&quot; kata Budi.

&quot;Mohon maaf Jadi ke depan bukannya Kopassus atau apa, ini Puskes. Pusat tentara yang bisa nyuntik dulu yang maju ke depan. Itu yang vaksinasi,&quot; ucapnya.

Terkait vaksin, Budi menyebut, personel TNI-Polri menjadi salah satu pihak yang mendapatkan prioritas melakukan vaksinasi. Ratusan ribu vaksin akan dikirimkan ke TNI-Polri.

&quot;Itu ada masing-masing mungkin bisa dapat ratusan ribu vaksin. Nanti terserah bagi-baginya seperti apa,&quot; ujar Budi.

Budi melanjutkan, pihak Kemenkes juga sangat membutuhkan peran dari TNI-Polri dalam hal deteksi terhadap penyebaran virus corona.

Baca Juga : Vaksinasi Covid-19 Tenaga Kesehatan Sudah Mencapai 72.76%

&quot;Yang strategi ketiga, strategi deteksi. Ini juga sangat membutuhkan bantuan TNI sama Polri,&quot; ucap Budi.

Baca Juga : Jawa-Bali Jadi Prioritas Vaksinasi Covid-19 Tahap 2

</content:encoded></item></channel></rss>
