<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kasus Covid-19 Turun, DPR: PPKM Mikro Tingkatkan Kesadaran Masyarakat</title><description>Anggota Komisi II DPR asal Fraksi NasDem Aminurrokhman menjelaskan bahwa penurunan kasus Covid-19 tak lepas dari kesadaran masyarakat</description><link>https://news.okezone.com/read/2021/02/16/337/2363136/kasus-covid-19-turun-dpr-ppkm-mikro-tingkatkan-kesadaran-masyarakat</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2021/02/16/337/2363136/kasus-covid-19-turun-dpr-ppkm-mikro-tingkatkan-kesadaran-masyarakat"/><item><title>Kasus Covid-19 Turun, DPR: PPKM Mikro Tingkatkan Kesadaran Masyarakat</title><link>https://news.okezone.com/read/2021/02/16/337/2363136/kasus-covid-19-turun-dpr-ppkm-mikro-tingkatkan-kesadaran-masyarakat</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2021/02/16/337/2363136/kasus-covid-19-turun-dpr-ppkm-mikro-tingkatkan-kesadaran-masyarakat</guid><pubDate>Selasa 16 Februari 2021 17:26 WIB</pubDate><dc:creator>Khafid Mardiyansyah</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/02/16/337/2363136/kasus-covid-19-turun-dpr-ppkm-mikro-tingkatkan-kesadaran-masyarakat-CKyF1sAHAk.JPG" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi (Foto: Dokumentasi Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/02/16/337/2363136/kasus-covid-19-turun-dpr-ppkm-mikro-tingkatkan-kesadaran-masyarakat-CKyF1sAHAk.JPG</image><title>Ilustrasi (Foto: Dokumentasi Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Kasus Covid-19 diketahui menurun drastis. Hal tersebut sebagai salah satu hasil dari pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) skala Mikro.

Anggota Komisi II DPR asal Fraksi NasDem Aminurrokhman menjelaskan bahwa penurunan kasus Covid-19 tak lepas dari kesadaran masyarakat yang makin tinggi akan bahaya Covid-19

&quot;Penurunan angka orang terpapar covid-19 sudah menurun dari 10 ribu ke 6 ribu. Ini bagian dari dampak aturan yang dikeluarkan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian itu dan harus terus dievaluasi guna meningkatkan kesadaran mencegah virus ini,&quot; papar Aminurrokhman kepada media, Selasa (16/2/2021).

Ia mengatakan aturan itu meningkatkan kesadaran masyarakat dalam mencegah dan menanggulangi penyebaran covid-19 di tingkat paling bawah, desa dan kelurahan. Namun pemerintah seluruh tingkatan harus terus menggelar evaluasi aturan tersebut.

Baca Juga: Kapolri Sebut Babinsa dan Bhabinkamtibmas Ujung Tombak Kawal PPKM Mikro

Tujuannya, kata Aminurrokhman, guna meningkatkan efektifitas Inmendagri tersebut. Kemudian setiap pemangku kebijakan mesti mempererat koordinasi atas pelaksanaan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) skala mikro.

&quot;Pastikan juga sanksinya dijalankan. Tapi sebelumnya seluruh lapisan masyarakat mendapatkan sosialisasi aturan tersebut. Jadi penerapan Inmendagri ini diterapkan secara komprehensif,&quot; ungkapnya.

Inmendagri ini berbeda dengan inmendagri yang sudah diterbitkan pada  PPKM mikro tahap kedua. Seluruh kabupaten/kota yang ditetapkan sebagai  wilayah PPKM mikro, maka seluruh desa yang ada di dalamnya ditetapkan  sebagai wilayah pelaksanaan PPKM Mikro.

Instruksi Mendagri ini juga mengubah aturan work from office (WFO)  dan work from home (WFH) menjadi 50 persen. Sekolah di wilayah PPKM  mikro juga tetap berlangsung secara daring.

Lalu, untuk aturan jam operasional mal diatur maksimal pukul 21.00  WIB/Wita tanpa toleransi. Pengunjung di restoran juga masih tetap  dibatasi maksimal 50 persen dari kapasitas dan diwajibkan tutup pukul  21.00 WIB.

Dana PPKM mikro akan dibiayai oleh APBD Desa. Maka melalui intruksi  Mendagri 3/2021 ini  kepala daerah tingkat provinsi hingga  desa/kelurahan diminta mengelola anggarannya dengan bijak.

Dampak positif pelaksanaan PPKM diungkapkan oleh Ketua Satgas  Penanganan Covid-19 Doni Monardo yang menyebut bahwa pekan ini kasus  covid-19 di Indonesia mengalami penurunan yang cukup signifikan yakni  dari 176.000 kasus pada pekan lalu menjadi 161 ribu pekan ini.

Data yang dikeluarkan oleh tim satgas pada posisi kemarin kasus aktif di Indonesia telah turun menjadi 161 ribu orang.

Penurunan jumlah kasus harian positif Covid-19 di Jawa-Bali mulai  terlihat sejak 8 Februari 2021, salah satunya Kota Tangerang Selatan  dengan nihil zona merah. Wali Kota Tangerang Selatan Airin Rachmi Diany  mengungkapkan, pengawasan di lingkungan terdekat di masyarakat pada  tingkat RT dan RW berjalan baik sampai saat ini.

&quot;Secara data kasus perhari kemarin yang positif aktif ada 388 kasus.  Ini sangat jauh menurun dibandingkan 2-3 minggu lalu yang di atas 500  lebih,&quot; kata Aminurrokhman usai meninjau Kampung Tangguh, di wilayah  Kecamatan Pamulang, Tangerang Selatan.

Hal senada diungkapkan Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi yang  mengatakan, penerapan PPKM di wilayahnya berjalan efektif menurunkan  rasio penularan virus corona.

&quot;PPKM yang ditetapkan hampir satu bulan yang lalu. Alhamdulillah   untuk Kota Bekasi telah mengalami dampak penurunan. Artinya PPKM   berbasis Mikro ini berhasil,&quot; kata dia.

Selain itu, Ketua Bidang Data dan Teknologi Informasi Satgas   Penanganan covid-19 dr. Dewi Nur Aisyah mengungkapkan adanya penurunan   angka keterpakaian tempat tidur di Rumah Sakit rujukan saat   dilaksanakannya PPKM di Jawa-Bali.

&quot;Jadi kalau kita lihat hampir seluruh wilayah PPKM di 7 provinsi   mengalami penurunan angka keterpakaian tempat tidur,&quot; ujar Dewi dalam   Rapat Koordinasi PPKM secara Mikro secara daring.

Dewi mengungkapkan untuk DKI Jakarta menurunkan BOR sekitar 17 persen   selama masa PPKM, dengan borderline BOR per tanggal 13 Februari yakni   70,32 persen. Sedangkan untuk enam provinsi lainnya yakni Jawa Barat,   Bali, Banten, Daerah Istimewa Yogyakarta, Jawa Tengah dan Jawa Timur   berhasil menurunkan BOR kurang dari 70 persen.

&quot;Kita lihat DKI Jakarta sebelumnya 87,82 persen pada masa sebelum   PPKM saat ini berhasil di angka 70,32 persen per 13 Februari,&quot; katanya.

&quot;Jawa Barat bahkan sudah turun semula 80,45 persen sekarang di bahwah   56,90 persen, Banten sebelumnya 87,59 persen sekarang sudah diangka   65,90 persen, kemudian Bali ini cukup stabil angkanya di angka sekitar   60,82 persem masih di bawah 70 persen, Jogjakarta 78,19 persen ke 58,43   persen, Jawa Tengah 76,47 persen bahkan turun di bawah 39,40 persen ini   cukup signifikan. Kemudian Jawa Timur dari 78,62 persen ke 52,04   persen,&quot; pungkasnya.

</description><content:encoded>JAKARTA - Kasus Covid-19 diketahui menurun drastis. Hal tersebut sebagai salah satu hasil dari pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) skala Mikro.

Anggota Komisi II DPR asal Fraksi NasDem Aminurrokhman menjelaskan bahwa penurunan kasus Covid-19 tak lepas dari kesadaran masyarakat yang makin tinggi akan bahaya Covid-19

&quot;Penurunan angka orang terpapar covid-19 sudah menurun dari 10 ribu ke 6 ribu. Ini bagian dari dampak aturan yang dikeluarkan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian itu dan harus terus dievaluasi guna meningkatkan kesadaran mencegah virus ini,&quot; papar Aminurrokhman kepada media, Selasa (16/2/2021).

Ia mengatakan aturan itu meningkatkan kesadaran masyarakat dalam mencegah dan menanggulangi penyebaran covid-19 di tingkat paling bawah, desa dan kelurahan. Namun pemerintah seluruh tingkatan harus terus menggelar evaluasi aturan tersebut.

Baca Juga: Kapolri Sebut Babinsa dan Bhabinkamtibmas Ujung Tombak Kawal PPKM Mikro

Tujuannya, kata Aminurrokhman, guna meningkatkan efektifitas Inmendagri tersebut. Kemudian setiap pemangku kebijakan mesti mempererat koordinasi atas pelaksanaan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) skala mikro.

&quot;Pastikan juga sanksinya dijalankan. Tapi sebelumnya seluruh lapisan masyarakat mendapatkan sosialisasi aturan tersebut. Jadi penerapan Inmendagri ini diterapkan secara komprehensif,&quot; ungkapnya.

Inmendagri ini berbeda dengan inmendagri yang sudah diterbitkan pada  PPKM mikro tahap kedua. Seluruh kabupaten/kota yang ditetapkan sebagai  wilayah PPKM mikro, maka seluruh desa yang ada di dalamnya ditetapkan  sebagai wilayah pelaksanaan PPKM Mikro.

Instruksi Mendagri ini juga mengubah aturan work from office (WFO)  dan work from home (WFH) menjadi 50 persen. Sekolah di wilayah PPKM  mikro juga tetap berlangsung secara daring.

Lalu, untuk aturan jam operasional mal diatur maksimal pukul 21.00  WIB/Wita tanpa toleransi. Pengunjung di restoran juga masih tetap  dibatasi maksimal 50 persen dari kapasitas dan diwajibkan tutup pukul  21.00 WIB.

Dana PPKM mikro akan dibiayai oleh APBD Desa. Maka melalui intruksi  Mendagri 3/2021 ini  kepala daerah tingkat provinsi hingga  desa/kelurahan diminta mengelola anggarannya dengan bijak.

Dampak positif pelaksanaan PPKM diungkapkan oleh Ketua Satgas  Penanganan Covid-19 Doni Monardo yang menyebut bahwa pekan ini kasus  covid-19 di Indonesia mengalami penurunan yang cukup signifikan yakni  dari 176.000 kasus pada pekan lalu menjadi 161 ribu pekan ini.

Data yang dikeluarkan oleh tim satgas pada posisi kemarin kasus aktif di Indonesia telah turun menjadi 161 ribu orang.

Penurunan jumlah kasus harian positif Covid-19 di Jawa-Bali mulai  terlihat sejak 8 Februari 2021, salah satunya Kota Tangerang Selatan  dengan nihil zona merah. Wali Kota Tangerang Selatan Airin Rachmi Diany  mengungkapkan, pengawasan di lingkungan terdekat di masyarakat pada  tingkat RT dan RW berjalan baik sampai saat ini.

&quot;Secara data kasus perhari kemarin yang positif aktif ada 388 kasus.  Ini sangat jauh menurun dibandingkan 2-3 minggu lalu yang di atas 500  lebih,&quot; kata Aminurrokhman usai meninjau Kampung Tangguh, di wilayah  Kecamatan Pamulang, Tangerang Selatan.

Hal senada diungkapkan Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi yang  mengatakan, penerapan PPKM di wilayahnya berjalan efektif menurunkan  rasio penularan virus corona.

&quot;PPKM yang ditetapkan hampir satu bulan yang lalu. Alhamdulillah   untuk Kota Bekasi telah mengalami dampak penurunan. Artinya PPKM   berbasis Mikro ini berhasil,&quot; kata dia.

Selain itu, Ketua Bidang Data dan Teknologi Informasi Satgas   Penanganan covid-19 dr. Dewi Nur Aisyah mengungkapkan adanya penurunan   angka keterpakaian tempat tidur di Rumah Sakit rujukan saat   dilaksanakannya PPKM di Jawa-Bali.

&quot;Jadi kalau kita lihat hampir seluruh wilayah PPKM di 7 provinsi   mengalami penurunan angka keterpakaian tempat tidur,&quot; ujar Dewi dalam   Rapat Koordinasi PPKM secara Mikro secara daring.

Dewi mengungkapkan untuk DKI Jakarta menurunkan BOR sekitar 17 persen   selama masa PPKM, dengan borderline BOR per tanggal 13 Februari yakni   70,32 persen. Sedangkan untuk enam provinsi lainnya yakni Jawa Barat,   Bali, Banten, Daerah Istimewa Yogyakarta, Jawa Tengah dan Jawa Timur   berhasil menurunkan BOR kurang dari 70 persen.

&quot;Kita lihat DKI Jakarta sebelumnya 87,82 persen pada masa sebelum   PPKM saat ini berhasil di angka 70,32 persen per 13 Februari,&quot; katanya.

&quot;Jawa Barat bahkan sudah turun semula 80,45 persen sekarang di bahwah   56,90 persen, Banten sebelumnya 87,59 persen sekarang sudah diangka   65,90 persen, kemudian Bali ini cukup stabil angkanya di angka sekitar   60,82 persem masih di bawah 70 persen, Jogjakarta 78,19 persen ke 58,43   persen, Jawa Tengah 76,47 persen bahkan turun di bawah 39,40 persen ini   cukup signifikan. Kemudian Jawa Timur dari 78,62 persen ke 52,04   persen,&quot; pungkasnya.

</content:encoded></item></channel></rss>
