<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Diterjang Puting Beliung, Lapak Dagangan Warga di Pantai Kenjeran Rusak </title><description>Munculnya pusaran angin disertai hujan ini berlangsung selama setengah jam.</description><link>https://news.okezone.com/read/2021/02/17/519/2363859/diterjang-puting-beliung-lapak-dagangan-warga-di-pantai-kenjeran-rusak</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2021/02/17/519/2363859/diterjang-puting-beliung-lapak-dagangan-warga-di-pantai-kenjeran-rusak"/><item><title>Diterjang Puting Beliung, Lapak Dagangan Warga di Pantai Kenjeran Rusak </title><link>https://news.okezone.com/read/2021/02/17/519/2363859/diterjang-puting-beliung-lapak-dagangan-warga-di-pantai-kenjeran-rusak</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2021/02/17/519/2363859/diterjang-puting-beliung-lapak-dagangan-warga-di-pantai-kenjeran-rusak</guid><pubDate>Rabu 17 Februari 2021 22:13 WIB</pubDate><dc:creator>Yudha Prawira</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/02/17/519/2363859/diterjang-puting-beliung-lapak-dagangan-warga-di-pantai-kenjeran-rusak-tgd277efGW.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Tangkapan layar puting beliung di Pantai Kenjeran, Surabaya, Jawa Timur (Foto: Yudha Prawira)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/02/17/519/2363859/diterjang-puting-beliung-lapak-dagangan-warga-di-pantai-kenjeran-rusak-tgd277efGW.jpg</image><title>Tangkapan layar puting beliung di Pantai Kenjeran, Surabaya, Jawa Timur (Foto: Yudha Prawira)</title></images><description>SURABAYA - Warga di kawasan Pantai Kenjeran, Surabaya, pada Rabu (17/2/2021) petang dikejutkan dengan fenomena munculnya angin puting beliung yang menerjang pantai dan selat Madura. Munculnya pusaran angin disertai hujan ini berlangsung selama setengah jam.&amp;nbsp;
Dalam video amatir yang direkam warga pesisir Pantai Kenjeran, nampak pusaran angin puting beliung menerjang laut selat Madura. Angin puting beliung yang muncul saat cuaca sedang mendung dan hujan ini berukuran besar.
Baca Juga:&amp;nbsp;Puting Beliung Menerjang, Puluhan Rumah di Bekasi Porak-poranda
Fenomena ini pun sempat mengejutkan warga. Meski hanya terjadi di laut, namun dampaknya sempat merusak sebuah lapak dagangan warga, yang kebetulan sedang berjualan di pesisir Pantai Kenjeran. Terlebih, fenomena kemunculan angin puting beliung ini berlangsung cukup lama, yakni setengah jam.
&quot;Angin kaya gerimis, besar, hanya di laut saja,&quot; ujar warga, Sriani.
Kemunculan angin puting beliung ini memaksa nelayan menghentikan sementara aktivitas mencari ikan. Pasalnya, para nelayan khawatir angin puting beliung akan kembali muncul.
Baca Juga:&amp;nbsp;Puluhan Rumah di Lampung Rusak Diterjang Puting Beliung</description><content:encoded>SURABAYA - Warga di kawasan Pantai Kenjeran, Surabaya, pada Rabu (17/2/2021) petang dikejutkan dengan fenomena munculnya angin puting beliung yang menerjang pantai dan selat Madura. Munculnya pusaran angin disertai hujan ini berlangsung selama setengah jam.&amp;nbsp;
Dalam video amatir yang direkam warga pesisir Pantai Kenjeran, nampak pusaran angin puting beliung menerjang laut selat Madura. Angin puting beliung yang muncul saat cuaca sedang mendung dan hujan ini berukuran besar.
Baca Juga:&amp;nbsp;Puting Beliung Menerjang, Puluhan Rumah di Bekasi Porak-poranda
Fenomena ini pun sempat mengejutkan warga. Meski hanya terjadi di laut, namun dampaknya sempat merusak sebuah lapak dagangan warga, yang kebetulan sedang berjualan di pesisir Pantai Kenjeran. Terlebih, fenomena kemunculan angin puting beliung ini berlangsung cukup lama, yakni setengah jam.
&quot;Angin kaya gerimis, besar, hanya di laut saja,&quot; ujar warga, Sriani.
Kemunculan angin puting beliung ini memaksa nelayan menghentikan sementara aktivitas mencari ikan. Pasalnya, para nelayan khawatir angin puting beliung akan kembali muncul.
Baca Juga:&amp;nbsp;Puluhan Rumah di Lampung Rusak Diterjang Puting Beliung</content:encoded></item></channel></rss>
