<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Database Diduga Diretas, Kejaksaan RI Langsung Ganti Password</title><description>Kejaksaan RI diduga kecolongan usai database mereka diretas oleh hacker bernama Gh05t666nero.</description><link>https://news.okezone.com/read/2021/02/18/337/2363922/database-diduga-diretas-kejaksaan-ri-langsung-ganti-password</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2021/02/18/337/2363922/database-diduga-diretas-kejaksaan-ri-langsung-ganti-password"/><item><title>Database Diduga Diretas, Kejaksaan RI Langsung Ganti Password</title><link>https://news.okezone.com/read/2021/02/18/337/2363922/database-diduga-diretas-kejaksaan-ri-langsung-ganti-password</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2021/02/18/337/2363922/database-diduga-diretas-kejaksaan-ri-langsung-ganti-password</guid><pubDate>Kamis 18 Februari 2021 05:00 WIB</pubDate><dc:creator>Raka Dwi Novianto</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/02/18/337/2363922/database-diduga-diretas-kejaksaan-ri-langsung-ganti-password-9S4NGN5yHu.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Kejagung (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/02/18/337/2363922/database-diduga-diretas-kejaksaan-ri-langsung-ganti-password-9S4NGN5yHu.jpg</image><title>Kejagung (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Kejaksaan RI diduga kecolongan usai database mereka diretas oleh hacker bernama Gh05t666nero. Oleh Gh05t666nero, hasil retas database Kejaksaan RI diunggah ke https://raidforums.com/.
Kejaksaan RI dengan langkah cepat langsung memerintahkan untuk mengganti kata sandi atau password untuk mengantisipasi terjadinya peretasan.
&quot;Kejaksaan RI. melalui Pusat Data Statistik Kriminal dan Teknologi Informasi (Pusdaskrimti) sudah melakukan langkah antisipatif dengan menghimbau pengguna untuk mengganti password agar tidak terjadi penyalahgunaan aplikasi,&quot; ujar Kepala Pusat Penerangan Hukum, Leonard Eben Ezer Simanjuntak dalam keterangannya, Rabu (17/2/2021).
Baca Juga:&amp;nbsp;Database Kejaksaan RI Diduga Diretas
Leonard menegaskan bahwa saat ini Tim Teknologi Informasi pada Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) dan Adhyaksa Monitoring Centre (AMC) untuk menindaklanjuti informasi peretasan tersebut
&quot;Pusdaskrimti sedang menelusuri apakah hal ini merupakan data peretasan lama atau kasus baru, sampai dapat dipastikan hasil koordinasi dengan Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) dan Adhyaksa Monitoring Centre (AMC),&quot; tegasnya.
Sebelumnya, Leonard menyebut bahwa sistem dan aplikasi Kejaksaan RI sudah dilakukan pengecekan. Dna didapati hasil yang normal.
&quot;Semua aplikasi dan sistem sudah dicek dan diketahui dalam keadaan normal,&quot; katanya.
Baca Juga:&amp;nbsp;Database Diretas Hacker, Kejaksaan RI Minta Bantuan BSSN
Dari data yang dihimpun, Gh05t666nero meretas data berupa nama lengkap, nomor telepon, alamat email dengan domain @kejaksaan.go.id, jabatan, pangkat kepegawaian, hingga nomor pegawai. Tidak hanya itu, ada sejumlah riwayat kasus yang diduga turut diretas oleh Gh05t666nero.&amp;nbsp;</description><content:encoded>JAKARTA - Kejaksaan RI diduga kecolongan usai database mereka diretas oleh hacker bernama Gh05t666nero. Oleh Gh05t666nero, hasil retas database Kejaksaan RI diunggah ke https://raidforums.com/.
Kejaksaan RI dengan langkah cepat langsung memerintahkan untuk mengganti kata sandi atau password untuk mengantisipasi terjadinya peretasan.
&quot;Kejaksaan RI. melalui Pusat Data Statistik Kriminal dan Teknologi Informasi (Pusdaskrimti) sudah melakukan langkah antisipatif dengan menghimbau pengguna untuk mengganti password agar tidak terjadi penyalahgunaan aplikasi,&quot; ujar Kepala Pusat Penerangan Hukum, Leonard Eben Ezer Simanjuntak dalam keterangannya, Rabu (17/2/2021).
Baca Juga:&amp;nbsp;Database Kejaksaan RI Diduga Diretas
Leonard menegaskan bahwa saat ini Tim Teknologi Informasi pada Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) dan Adhyaksa Monitoring Centre (AMC) untuk menindaklanjuti informasi peretasan tersebut
&quot;Pusdaskrimti sedang menelusuri apakah hal ini merupakan data peretasan lama atau kasus baru, sampai dapat dipastikan hasil koordinasi dengan Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) dan Adhyaksa Monitoring Centre (AMC),&quot; tegasnya.
Sebelumnya, Leonard menyebut bahwa sistem dan aplikasi Kejaksaan RI sudah dilakukan pengecekan. Dna didapati hasil yang normal.
&quot;Semua aplikasi dan sistem sudah dicek dan diketahui dalam keadaan normal,&quot; katanya.
Baca Juga:&amp;nbsp;Database Diretas Hacker, Kejaksaan RI Minta Bantuan BSSN
Dari data yang dihimpun, Gh05t666nero meretas data berupa nama lengkap, nomor telepon, alamat email dengan domain @kejaksaan.go.id, jabatan, pangkat kepegawaian, hingga nomor pegawai. Tidak hanya itu, ada sejumlah riwayat kasus yang diduga turut diretas oleh Gh05t666nero.&amp;nbsp;</content:encoded></item></channel></rss>
