<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pasca-Libur Imlek, Satgas: Peningkatan Kasus Covid-19 Baru Terlihat 2 Minggu Mendatang   </title><description>Peningkatan kasus covid-19 pasca-libur Imlek, katanya, baru dapat dilihat dalam waktu dua atau tiga pekan mendatang.</description><link>https://news.okezone.com/read/2021/02/19/337/2364574/pasca-libur-imlek-satgas-peningkatan-kasus-covid-19-baru-terlihat-2-minggu-mendatang</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2021/02/19/337/2364574/pasca-libur-imlek-satgas-peningkatan-kasus-covid-19-baru-terlihat-2-minggu-mendatang"/><item><title>Pasca-Libur Imlek, Satgas: Peningkatan Kasus Covid-19 Baru Terlihat 2 Minggu Mendatang   </title><link>https://news.okezone.com/read/2021/02/19/337/2364574/pasca-libur-imlek-satgas-peningkatan-kasus-covid-19-baru-terlihat-2-minggu-mendatang</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2021/02/19/337/2364574/pasca-libur-imlek-satgas-peningkatan-kasus-covid-19-baru-terlihat-2-minggu-mendatang</guid><pubDate>Jum'at 19 Februari 2021 01:05 WIB</pubDate><dc:creator>Dita Angga R</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/02/19/337/2364574/pasca-libur-imlek-satgas-peningkatan-kasus-covid-19-baru-terlihat-2-minggu-mendatang-QfAvbtTbsD.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Juru Bicara Satgas Covid-19 Wiku Adisasmito (Foto: BNPB)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/02/19/337/2364574/pasca-libur-imlek-satgas-peningkatan-kasus-covid-19-baru-terlihat-2-minggu-mendatang-QfAvbtTbsD.jpg</image><title>Juru Bicara Satgas Covid-19 Wiku Adisasmito (Foto: BNPB)</title></images><description>JAKARTA - Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito mengatakan, saat ini belum nampak dampak pasca-libur panjang Imlek. Peningkatan kasus covid-19 pasca-libur Imlek, katanya, baru dapat dilihat dalam waktu dua atau tiga pekan mendatang.
&quot;Peningkatan kasus positif pasca-libur Imlek dapat dilihat dua sampai tiga minggu setelah hari raya tersebut,&quot; katanya dalam konferensi persnya, Kamis (18/2/2021).
Baca Juga:&amp;nbsp;&amp;nbsp;Satgas Sebut Sanksi Penolak Vaksin Covid-19 Opsi Terakhir
Namun begitu, Wiku menyebut bahwa pemerintah telah melakukan berbagai kesiapan jika kasus Covid-19 meningkat pasca-libur panjang Imlek lalu. &quot;Namun demikian, saat ini pemerintah mengantisipasi apabila nantinya memang terjadi lonjakan kasus positif,&quot; ungkapnya.
Kesiapan yang dilakukan pemerintah antara lain adalah memastikan adanya ketersediaan tempat tidur di fasilitas pelayanan kesehatan. &quot;Dengan memastikan ketersediaan tempat tidur baik untuk ruang isolasi maupun ICU di fasilitas kesehatan,&quot; pungkasnya.
Baca Juga:&amp;nbsp;Satgas: Pandemi Covid-19 Akselerasi Terwujudnya Sistem Satu Data</description><content:encoded>JAKARTA - Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito mengatakan, saat ini belum nampak dampak pasca-libur panjang Imlek. Peningkatan kasus covid-19 pasca-libur Imlek, katanya, baru dapat dilihat dalam waktu dua atau tiga pekan mendatang.
&quot;Peningkatan kasus positif pasca-libur Imlek dapat dilihat dua sampai tiga minggu setelah hari raya tersebut,&quot; katanya dalam konferensi persnya, Kamis (18/2/2021).
Baca Juga:&amp;nbsp;&amp;nbsp;Satgas Sebut Sanksi Penolak Vaksin Covid-19 Opsi Terakhir
Namun begitu, Wiku menyebut bahwa pemerintah telah melakukan berbagai kesiapan jika kasus Covid-19 meningkat pasca-libur panjang Imlek lalu. &quot;Namun demikian, saat ini pemerintah mengantisipasi apabila nantinya memang terjadi lonjakan kasus positif,&quot; ungkapnya.
Kesiapan yang dilakukan pemerintah antara lain adalah memastikan adanya ketersediaan tempat tidur di fasilitas pelayanan kesehatan. &quot;Dengan memastikan ketersediaan tempat tidur baik untuk ruang isolasi maupun ICU di fasilitas kesehatan,&quot; pungkasnya.
Baca Juga:&amp;nbsp;Satgas: Pandemi Covid-19 Akselerasi Terwujudnya Sistem Satu Data</content:encoded></item></channel></rss>
