<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pemadam Kebakaran Kerahkan 20 Unit Pompa Portabel Atasi Banjir di Cipinang Melayu   </title><description>Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (PKP) DKI Jakarta&amp;nbsp;melakukan penyedotan air di wilayah Cipinang Melayu yang terendam banjir</description><link>https://news.okezone.com/read/2021/02/19/338/2365016/pemadam-kebakaran-kerahkan-20-unit-pompa-portabel-atasi-banjir-di-cipinang-melayu</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2021/02/19/338/2365016/pemadam-kebakaran-kerahkan-20-unit-pompa-portabel-atasi-banjir-di-cipinang-melayu"/><item><title>Pemadam Kebakaran Kerahkan 20 Unit Pompa Portabel Atasi Banjir di Cipinang Melayu   </title><link>https://news.okezone.com/read/2021/02/19/338/2365016/pemadam-kebakaran-kerahkan-20-unit-pompa-portabel-atasi-banjir-di-cipinang-melayu</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2021/02/19/338/2365016/pemadam-kebakaran-kerahkan-20-unit-pompa-portabel-atasi-banjir-di-cipinang-melayu</guid><pubDate>Jum'at 19 Februari 2021 17:28 WIB</pubDate><dc:creator>Okto Rizki Alpino</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/02/19/338/2365016/pemadam-kebakaran-kerahkan-20-unit-pompa-portabel-atasi-banjir-di-cipinang-melayu-fffg3HwQgr.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Petugas sedang menyedot air di banjir Cipinang Melayu.(Foto:SINDOnews)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/02/19/338/2365016/pemadam-kebakaran-kerahkan-20-unit-pompa-portabel-atasi-banjir-di-cipinang-melayu-fffg3HwQgr.jpg</image><title>Petugas sedang menyedot air di banjir Cipinang Melayu.(Foto:SINDOnews)</title></images><description>JAKARTA - Kepala Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (PKP) DKI Jakarta, Satriadi Gunawan mengatakan, pihaknya melakukan penyedotan air di wilayah Cipinang Melayu yang terendam banjir pada Jumat (19/2/2021). Sebanyak 20 unit pompa portabel diturunkan.
&quot;Kita kerahkan mobil pompa untuk membantu proses penyurutan. Mesin pompa yang dikerahkan ada yang 3.000 liter, 6.000 liter dan 1.000 liter per menit,&quot; kata Satriadi di Kecamatan Makasar, Jakarta Timur, Jumat (19/2/2021).
Baca Juga:&amp;nbsp;Tengah Isolasi Mandiri, Rumah Warga Cipinang Melayu Terendam Banjir
Menurut dia, proses penyedotan bakal terus dilakukan hingga air yang merendam permukiman warga Cipinang Melayu surut.
&quot;Kami berusaha semaksimal mungkin, mudah-mudahan target enam jam bisa diselesaikan,&quot; ujarnya.
Baca Juga:&amp;nbsp;Cipinang Melayu Terendam Banjir 2 Meter, Sebagian Warga Mengungsi
Diketahui permukiman warga RW 04 Kelurahan Cipinang Melayu kembali terendam banjir pada Jumat dini hari. Penyebab banjir di wilayah DKI Jakarta sendiri menurut Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika diakibatkan karena curah hujan tinggi.
Oleh karena itu, sambung dia, pihaknya akan  menyiagakan mobil pompa potabel guna mengatasi banjir yang diprediksi masih terjadi hingga beberapa hari ke depan.
&quot;Kalau curah hujan meningkat kita tetap stand by kan beberapa unit di lokasi,&quot; tukasnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Kepala Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (PKP) DKI Jakarta, Satriadi Gunawan mengatakan, pihaknya melakukan penyedotan air di wilayah Cipinang Melayu yang terendam banjir pada Jumat (19/2/2021). Sebanyak 20 unit pompa portabel diturunkan.
&quot;Kita kerahkan mobil pompa untuk membantu proses penyurutan. Mesin pompa yang dikerahkan ada yang 3.000 liter, 6.000 liter dan 1.000 liter per menit,&quot; kata Satriadi di Kecamatan Makasar, Jakarta Timur, Jumat (19/2/2021).
Baca Juga:&amp;nbsp;Tengah Isolasi Mandiri, Rumah Warga Cipinang Melayu Terendam Banjir
Menurut dia, proses penyedotan bakal terus dilakukan hingga air yang merendam permukiman warga Cipinang Melayu surut.
&quot;Kami berusaha semaksimal mungkin, mudah-mudahan target enam jam bisa diselesaikan,&quot; ujarnya.
Baca Juga:&amp;nbsp;Cipinang Melayu Terendam Banjir 2 Meter, Sebagian Warga Mengungsi
Diketahui permukiman warga RW 04 Kelurahan Cipinang Melayu kembali terendam banjir pada Jumat dini hari. Penyebab banjir di wilayah DKI Jakarta sendiri menurut Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika diakibatkan karena curah hujan tinggi.
Oleh karena itu, sambung dia, pihaknya akan  menyiagakan mobil pompa potabel guna mengatasi banjir yang diprediksi masih terjadi hingga beberapa hari ke depan.
&quot;Kalau curah hujan meningkat kita tetap stand by kan beberapa unit di lokasi,&quot; tukasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
