<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Banjir Kepung Jakarta, Anies: Ini Memang Jakarta</title><description>Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan meninjau titik-titik banjir di kawasan Jakarta</description><link>https://news.okezone.com/read/2021/02/20/338/2365499/banjir-kepung-jakarta-anies-ini-memang-jakarta</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2021/02/20/338/2365499/banjir-kepung-jakarta-anies-ini-memang-jakarta"/><item><title>Banjir Kepung Jakarta, Anies: Ini Memang Jakarta</title><link>https://news.okezone.com/read/2021/02/20/338/2365499/banjir-kepung-jakarta-anies-ini-memang-jakarta</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2021/02/20/338/2365499/banjir-kepung-jakarta-anies-ini-memang-jakarta</guid><pubDate>Sabtu 20 Februari 2021 19:19 WIB</pubDate><dc:creator>Ari Sandita Murti</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/02/20/338/2365499/banjir-kepung-jakarta-anies-ini-memang-jakarta-vxBfrRu3YG.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi (Dokumentasi Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/02/20/338/2365499/banjir-kepung-jakarta-anies-ini-memang-jakarta-vxBfrRu3YG.jpg</image><title>Ilustrasi (Dokumentasi Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan meninjau titik-titik banjir di kawasan Jakarta, seperti di Jalan Jenderal Sudirman, tepat di depan Kampus Atma Jaya, Setiabudi dan Jalan Kemang Raya, Mampang, Jakarta Selatan pada Sabtu (20/2/2021) ini.

&quot;Jadi, saat ini memang jakarta, sore ini, masih menerima aliran dari kawasan Selatan, itu Depok maupun Puncak (Bogor). Kalau itu sudah reda, InsyaAllah lebih terkendali,&quot; ujar Anies pada wartawan di Jalan Jenderal Sudirman, Sabtu (20/2/2021).

Menurutnya, curah hujan di hulu kali Krukut itu, yang mana berasal dari Bogor dan Depok sangat tinggi hingga mencapai 136 mm sehingga membuat kawasan Jakarta Selatan, khususnya Jalan Jenderal Sudirman tergenang air. Adapun air di hulu itu melewati dua sungai, yakni kali Krukut dan kali Mampang hingga akhirnya bertemu di kawasan Sudirman dan meluap di Sudirman.

&quot;Biasanya kalau hujannya di pegunungan airnya akan lewat kali Ciliwung, tapi kalau terjadinya hujan deras dik awasan tengah sekitar Depok, maka lewat ke aliran sungai aliran tengah, kali Krukut ini,&quot; tuturnya.

Baca Juga: BMKG Paparkan Prakiraan Cuaca Sepekan ke Depan, Waspada Banjir!

Adapun kondisi genangan air itu, kata dia, sudah terjadi pukul 11.00 WIB dan saat air kiriman itu sudah melewati kali Krukut dan kali Mampang ke Kanal Banjir Barat, diharapkan air pun bisa mulai surut. Sejauh ini, Kanal Banjir Barat airnya masih cukup tinggi lantaran air di kali Ciliwung masih memasuki kawasan perkotaan.

&quot;InsyaAllah bisa segera tuntas. Namun, sekali lagi ini aliran dari luar yang masuk ke Jakarta dan kita dorong untuk segera sampai ke kanal banjir barat,&quot; jelasnya.

Sementara itu, Dirlantas Polda Metro Jaya, Kombes Sambodo  menjelaskan, sejatinya, masyarakat tak usah khawatir untuk melintasi  Jalan Jenderal Sudirman khususnya lantaran ketinggian airnya itu hanya  di kisaran 20-30 cm saja. Maka itu, air dengan tinggi di kisaran itu  bisa dilintasi kendaraan.

Apalagi, tambahnya, personel kepolisian dan Dishub DKI Jakarta berada  di lapangan untuk membantu warga dan meyakinkan warga kalau Jalan  Jenderal Sudirman masih aman dilewati.

&quot;Walaupun inikan ada 5 lajur. Lajur 1,2 emang cukup tinggi. Tapi  lajur 3,4, dan jalur busway masih bisa dilewati. Jadi mudah2an volume  arus lalin semakin turun nanti kita bisa tarik, bisa normalkan lagi,&quot;  katanya.</description><content:encoded>JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan meninjau titik-titik banjir di kawasan Jakarta, seperti di Jalan Jenderal Sudirman, tepat di depan Kampus Atma Jaya, Setiabudi dan Jalan Kemang Raya, Mampang, Jakarta Selatan pada Sabtu (20/2/2021) ini.

&quot;Jadi, saat ini memang jakarta, sore ini, masih menerima aliran dari kawasan Selatan, itu Depok maupun Puncak (Bogor). Kalau itu sudah reda, InsyaAllah lebih terkendali,&quot; ujar Anies pada wartawan di Jalan Jenderal Sudirman, Sabtu (20/2/2021).

Menurutnya, curah hujan di hulu kali Krukut itu, yang mana berasal dari Bogor dan Depok sangat tinggi hingga mencapai 136 mm sehingga membuat kawasan Jakarta Selatan, khususnya Jalan Jenderal Sudirman tergenang air. Adapun air di hulu itu melewati dua sungai, yakni kali Krukut dan kali Mampang hingga akhirnya bertemu di kawasan Sudirman dan meluap di Sudirman.

&quot;Biasanya kalau hujannya di pegunungan airnya akan lewat kali Ciliwung, tapi kalau terjadinya hujan deras dik awasan tengah sekitar Depok, maka lewat ke aliran sungai aliran tengah, kali Krukut ini,&quot; tuturnya.

Baca Juga: BMKG Paparkan Prakiraan Cuaca Sepekan ke Depan, Waspada Banjir!

Adapun kondisi genangan air itu, kata dia, sudah terjadi pukul 11.00 WIB dan saat air kiriman itu sudah melewati kali Krukut dan kali Mampang ke Kanal Banjir Barat, diharapkan air pun bisa mulai surut. Sejauh ini, Kanal Banjir Barat airnya masih cukup tinggi lantaran air di kali Ciliwung masih memasuki kawasan perkotaan.

&quot;InsyaAllah bisa segera tuntas. Namun, sekali lagi ini aliran dari luar yang masuk ke Jakarta dan kita dorong untuk segera sampai ke kanal banjir barat,&quot; jelasnya.

Sementara itu, Dirlantas Polda Metro Jaya, Kombes Sambodo  menjelaskan, sejatinya, masyarakat tak usah khawatir untuk melintasi  Jalan Jenderal Sudirman khususnya lantaran ketinggian airnya itu hanya  di kisaran 20-30 cm saja. Maka itu, air dengan tinggi di kisaran itu  bisa dilintasi kendaraan.

Apalagi, tambahnya, personel kepolisian dan Dishub DKI Jakarta berada  di lapangan untuk membantu warga dan meyakinkan warga kalau Jalan  Jenderal Sudirman masih aman dilewati.

&quot;Walaupun inikan ada 5 lajur. Lajur 1,2 emang cukup tinggi. Tapi  lajur 3,4, dan jalur busway masih bisa dilewati. Jadi mudah2an volume  arus lalin semakin turun nanti kita bisa tarik, bisa normalkan lagi,&quot;  katanya.</content:encoded></item></channel></rss>
