<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Hindari Kerumunan, Warga Jangan Jadikan Banjir Sebagai Tontonan</title><description>Tercatat terdapat 9 wilayah kecamatan di Kota Tangerang yang terdampak banjir dengan ketinggian beragam hingga mencapai 200 sentimeter.</description><link>https://news.okezone.com/read/2021/02/20/338/2365522/hindari-kerumunan-warga-jangan-jadikan-banjir-sebagai-tontonan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2021/02/20/338/2365522/hindari-kerumunan-warga-jangan-jadikan-banjir-sebagai-tontonan"/><item><title>Hindari Kerumunan, Warga Jangan Jadikan Banjir Sebagai Tontonan</title><link>https://news.okezone.com/read/2021/02/20/338/2365522/hindari-kerumunan-warga-jangan-jadikan-banjir-sebagai-tontonan</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2021/02/20/338/2365522/hindari-kerumunan-warga-jangan-jadikan-banjir-sebagai-tontonan</guid><pubDate>Sabtu 20 Februari 2021 21:15 WIB</pubDate><dc:creator>Isty Maulidya</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/02/20/338/2365522/hindari-kerumunan-warga-jangan-jadikan-banjir-sebagai-tontonan-Ekc328N1K3.JPG" expression="full" type="image/jpeg">Foto: Isty Maulidya</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/02/20/338/2365522/hindari-kerumunan-warga-jangan-jadikan-banjir-sebagai-tontonan-Ekc328N1K3.JPG</image><title>Foto: Isty Maulidya</title></images><description>TANGERANG - Hujan yang mengguyur wilayah Kota Tangerang sejak Sabtu (20/2/2021) dini hari membuat sebagian besar wilayah tersebut tergenang banjir.
Tercatat terdapat 9 wilayah kecamatan di Kota Tangerang yang terdampak banjir dengan ketinggian beragam hingga mencapai 200 sentimeter. Namun, rupanya banjir yang juga memutus akses jalan itu menjadi tontonan bagi warga di sekitar lokasi banjir.
Kapolres Metro Tangerang Kota, Kombes Pol Deonijiu De Fatima mengatakan bahwa hal tersebut tidak sepatutnya dilakukan. Warga yang tidak terdampak banjir diminta untuk tetap di rumah mengingat cuaca ekstrem diperkirakan masih akan berlangsung, selain itu banjir saat ini juga terjadi di tengah pandemi Covid-19.
&quot;Masyarakat yang tidak terdampak banjir mohon jangan menjadikan ini sebagai tontonan, saya imbau agar tetap tinggal di rumah,&quot; ujar Deonijiu saat meninjau banjir di Perumahan Total Persada pada Sabtu (20/2/2021).
Baca Juga: BMKG Paparkan Prakiraan Cuaca Sepekan ke Depan, Waspada Banjir!
Selain itu, Deonijiu juga menjelaskan bahwa ada sekitar 1500 personel yang turun di wilayah masing-masing. Para personel tersebut diturunkan untuk melakukan pengamanan di sekitar lokasi banjir. Anggota kepolisian juga akan patroli secara berkala untuk berjaga apabila masih ada warga yang belum dievakuasi.
&quot;Personel yang kurang lebih ada 1500 personel terbagi ke polsek wilayah masing-masing semua punya tanggung masing masing, kami juga tetap melakukan patroli di lokasi banjir,&quot; lanjut Deonijiu.
Sementara itu, banjir di Kota Tangerang terjadi di 289 Rukun Tetangga (RT), 131 Rukun Warga (RW) yang tersebar di 47 kelurahan yang tersebar di 12 kecamatan dengan jumlah warga terdampak 6880 jiwa dari 2763 Kepala Keluarga (KK).
Hingga malam ini pantauan tim MPI di Perumahan Taman Cibodas ketiggian air belum juga berkurang, bahkan warga yang bertahan di lantai 2 mulai khawatir karena air masih terus naik, dan aliran listrik masih padam.</description><content:encoded>TANGERANG - Hujan yang mengguyur wilayah Kota Tangerang sejak Sabtu (20/2/2021) dini hari membuat sebagian besar wilayah tersebut tergenang banjir.
Tercatat terdapat 9 wilayah kecamatan di Kota Tangerang yang terdampak banjir dengan ketinggian beragam hingga mencapai 200 sentimeter. Namun, rupanya banjir yang juga memutus akses jalan itu menjadi tontonan bagi warga di sekitar lokasi banjir.
Kapolres Metro Tangerang Kota, Kombes Pol Deonijiu De Fatima mengatakan bahwa hal tersebut tidak sepatutnya dilakukan. Warga yang tidak terdampak banjir diminta untuk tetap di rumah mengingat cuaca ekstrem diperkirakan masih akan berlangsung, selain itu banjir saat ini juga terjadi di tengah pandemi Covid-19.
&quot;Masyarakat yang tidak terdampak banjir mohon jangan menjadikan ini sebagai tontonan, saya imbau agar tetap tinggal di rumah,&quot; ujar Deonijiu saat meninjau banjir di Perumahan Total Persada pada Sabtu (20/2/2021).
Baca Juga: BMKG Paparkan Prakiraan Cuaca Sepekan ke Depan, Waspada Banjir!
Selain itu, Deonijiu juga menjelaskan bahwa ada sekitar 1500 personel yang turun di wilayah masing-masing. Para personel tersebut diturunkan untuk melakukan pengamanan di sekitar lokasi banjir. Anggota kepolisian juga akan patroli secara berkala untuk berjaga apabila masih ada warga yang belum dievakuasi.
&quot;Personel yang kurang lebih ada 1500 personel terbagi ke polsek wilayah masing-masing semua punya tanggung masing masing, kami juga tetap melakukan patroli di lokasi banjir,&quot; lanjut Deonijiu.
Sementara itu, banjir di Kota Tangerang terjadi di 289 Rukun Tetangga (RT), 131 Rukun Warga (RW) yang tersebar di 47 kelurahan yang tersebar di 12 kecamatan dengan jumlah warga terdampak 6880 jiwa dari 2763 Kepala Keluarga (KK).
Hingga malam ini pantauan tim MPI di Perumahan Taman Cibodas ketiggian air belum juga berkurang, bahkan warga yang bertahan di lantai 2 mulai khawatir karena air masih terus naik, dan aliran listrik masih padam.</content:encoded></item></channel></rss>
