<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Anies: Banjir Jakarta Telan Lima Korban Jiwa, Empat Anak-Anak</title><description>Anies mengatakan, korban meninggal saat terbawa arus ketika banjir.</description><link>https://news.okezone.com/read/2021/02/21/338/2365754/anies-banjir-jakarta-telan-lima-korban-jiwa-empat-anak-anak</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2021/02/21/338/2365754/anies-banjir-jakarta-telan-lima-korban-jiwa-empat-anak-anak"/><item><title>Anies: Banjir Jakarta Telan Lima Korban Jiwa, Empat Anak-Anak</title><link>https://news.okezone.com/read/2021/02/21/338/2365754/anies-banjir-jakarta-telan-lima-korban-jiwa-empat-anak-anak</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2021/02/21/338/2365754/anies-banjir-jakarta-telan-lima-korban-jiwa-empat-anak-anak</guid><pubDate>Minggu 21 Februari 2021 13:52 WIB</pubDate><dc:creator>Suparjo Ramalan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/02/21/338/2365754/anies-banjir-jakarta-telan-lima-korban-jiwa-empat-anak-anak-INwAa3V8ux.jpg" expression="full" type="image/jpeg"></media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/02/21/338/2365754/anies-banjir-jakarta-telan-lima-korban-jiwa-empat-anak-anak-INwAa3V8ux.jpg</image><title></title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyebut ada ada lima korban jiwa akibat banjir yang melanda Jakarta. Dari lima korban tersebut, empat diantaranya adalah anak-anak berusia 7-12 tahun.
(Baca juga: Anies Sebut Luapan Kali Krukut Penyebab Banjir di Kemang dan Sudirman)
Anies Baswedan mengatakan, korban meninggal saat terbawa arus ketika banjir. Saat itu hujan deras tiba, anak-anak dibiarkan bermain air. Padahal, tanpa disadari hujan Jakarta diiringi oleh arus yang menyeret anak-anak tersebut.
&quot;Kita berduka cita bahwa ada korban meninggal, jumlahnya ada lima orang. Dan empat dari lima orang ini adalah anak-anak, usia 7, 11, 12 tahun. Mereka meninggal saat bermain di air, yang kemudian ada arus, dan kemudian terpeleset dan lain-lain,&quot; kata dia Minggu (21/2/2021).
Namun Anies tidak merinci lokasi para korban tersebut. Meski begitu, Pemprov DKI telah menginstruksikan kepada seluruh jajaran dan menghimbau kepada seluruh masyarakat, apabila menyaksikan ada anak-anak yang bermain huja di kawasan yang sedang ada genangan, maka supaya tegur atau di ajak untuk berhenti.
&quot;Karena bermain-main di tempat seperti ini sering berisiko, ada lubang, ada arus yang tidak terduga sehingga akhirnya terjadilah peristiwa yang tidak kita inginkan,&quot; katanya.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMS8wMi8yMS8xLzEyOTI4Ni8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Anies juga meminta kepada masyarakat bila menyaksikan ada anak-anak usia mudah yang bermain-main air huja yang dinilai berisiko, maka jangam pandang anak-anak itu sebagai orang lain, namun pandanglah mereka seperti anak sendiri. Dengan begitu, masyarakat punya tangung jawab untuk menghindari kejadian yang tidak diinginkan bersama.
&amp;nbsp;&quot;Untuk menegur atau menghemtikan agar mereka tidak terapapr resiko sebegai kejadian kemarin, mereka wafat dalam usia muda,&quot; tutup Anies.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyebut ada ada lima korban jiwa akibat banjir yang melanda Jakarta. Dari lima korban tersebut, empat diantaranya adalah anak-anak berusia 7-12 tahun.
(Baca juga: Anies Sebut Luapan Kali Krukut Penyebab Banjir di Kemang dan Sudirman)
Anies Baswedan mengatakan, korban meninggal saat terbawa arus ketika banjir. Saat itu hujan deras tiba, anak-anak dibiarkan bermain air. Padahal, tanpa disadari hujan Jakarta diiringi oleh arus yang menyeret anak-anak tersebut.
&quot;Kita berduka cita bahwa ada korban meninggal, jumlahnya ada lima orang. Dan empat dari lima orang ini adalah anak-anak, usia 7, 11, 12 tahun. Mereka meninggal saat bermain di air, yang kemudian ada arus, dan kemudian terpeleset dan lain-lain,&quot; kata dia Minggu (21/2/2021).
Namun Anies tidak merinci lokasi para korban tersebut. Meski begitu, Pemprov DKI telah menginstruksikan kepada seluruh jajaran dan menghimbau kepada seluruh masyarakat, apabila menyaksikan ada anak-anak yang bermain huja di kawasan yang sedang ada genangan, maka supaya tegur atau di ajak untuk berhenti.
&quot;Karena bermain-main di tempat seperti ini sering berisiko, ada lubang, ada arus yang tidak terduga sehingga akhirnya terjadilah peristiwa yang tidak kita inginkan,&quot; katanya.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMS8wMi8yMS8xLzEyOTI4Ni8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Anies juga meminta kepada masyarakat bila menyaksikan ada anak-anak usia mudah yang bermain-main air huja yang dinilai berisiko, maka jangam pandang anak-anak itu sebagai orang lain, namun pandanglah mereka seperti anak sendiri. Dengan begitu, masyarakat punya tangung jawab untuk menghindari kejadian yang tidak diinginkan bersama.
&amp;nbsp;&quot;Untuk menegur atau menghemtikan agar mereka tidak terapapr resiko sebegai kejadian kemarin, mereka wafat dalam usia muda,&quot; tutup Anies.</content:encoded></item></channel></rss>
