<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Terdampak Banjir, 366 Warga Mengungsi di Kantor Camat Kramat Jati</title><description>Sebnanyak 366 warga terdampak banjir mengungsi di Kantor Camat Kramat Jati.&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2021/02/21/338/2365821/terdampak-banjir-366-warga-mengungsi-di-kantor-camat-kramat-jati</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2021/02/21/338/2365821/terdampak-banjir-366-warga-mengungsi-di-kantor-camat-kramat-jati"/><item><title>Terdampak Banjir, 366 Warga Mengungsi di Kantor Camat Kramat Jati</title><link>https://news.okezone.com/read/2021/02/21/338/2365821/terdampak-banjir-366-warga-mengungsi-di-kantor-camat-kramat-jati</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2021/02/21/338/2365821/terdampak-banjir-366-warga-mengungsi-di-kantor-camat-kramat-jati</guid><pubDate>Minggu 21 Februari 2021 17:15 WIB</pubDate><dc:creator>Fahreza Rizky</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/02/21/338/2365821/terdampak-banjir-366-warga-mengungsi-di-kantor-camat-kramat-jati-zXMFVEjIfy.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Warga bantaran Kali Ciliwung di Kampung Melayu, Jatinegara, Jakarta Timur, mengungsi. (Foto : Dok Sindo/Okto Rizki Alpino)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/02/21/338/2365821/terdampak-banjir-366-warga-mengungsi-di-kantor-camat-kramat-jati-zXMFVEjIfy.jpg</image><title>Warga bantaran Kali Ciliwung di Kampung Melayu, Jatinegara, Jakarta Timur, mengungsi. (Foto : Dok Sindo/Okto Rizki Alpino)</title></images><description>JAKARTA - Banjir yang melanda Ibu Kota dan sekitarnya menyebabkan banjir di sejumlah wilayah. Akibatnya, sebagian masyarakat memilih mengungsi, meski ada pula yang memutuskan tetap bertahan di rumahnya.

Di Kecamatan Kramat Jati, Jakarta Timur, misalnya, pada Sabtu 20 Februari 2021 malam terdapat 366 warga terdampak banjir yang mengungsi di kantor kecamatan.

Mereka diinapkan di kantor tersebut lantaran kondisi rumahnya yang berada di RW 11 Kelurahan Kramat Jati masih tergenang dengan ketinggian 80-150 sentimeter akibat luapan Kali Cipinang.&amp;#8291;
&amp;#8291;
Camat Kramat Jati, Eka Darmawan, mengatakan, selain di Kantor Kecamatan, pengungsian disiapkan untuk warganya di Lantai Dasar dan Lantai 4 Kantor Wali Kota Jakarta Timur.

Selain itu juga ada 37 jiwa yang diinapkan di gedung SMP Negeri 49 yang berada di sebelah selatan kantor Kecamatan. Mereka adalah warga dari 13 RT yang ada di RW 11 Kelurahan Kramat Jati.&amp;#8291;
&amp;#8291;
&quot;Malam kemarin kita inapkan 366 warga terdampak banjir di kantor Kecamatan. Selain itu, juga ada 37 jiwa di SMP Negeri 49. Semua kebutuhan pangan kita siapkan agar mereka tidak kelaparan di tempat penampungan,&quot;ujar Eka dilansir dari akun Instagram @kominfotik_jt, Minggu (21/2/2021).

Baca Juga : Anies Ungkap Penyebab Utama Banjir Besar di Kemang hingga Sudirman

Untuk kebutuhan pengungsi, bantuan makanan siap saji disiapkan dari Suku Dinas Sosial Kota Administrasi Jakarta Tiur dan PMI Jakarta Timur. Selain itu, pihaknya juga memberikan 400 masker bagi korban banjir tersebut.&amp;#8291;
&amp;#8291;Selama di kantor Kecamatan, warga dipersilahkan menggunakan toilet/kamar mandi yang ada di sana. Tak hanya itu, di kantor Kecamatan itu disiapkan satu unit toilet mobile, agar warga tidak mengantre ke toilet dan disiapkan tempat sampah tiga unit.&amp;#8291;
&amp;#8291;
&amp;ldquo;Wagar diminta untuk menjaga kebersihan demi kesehatan bersama,&amp;rdquo; tambahnya.&amp;#8291;

Baca Juga : 49 RT di Jakarta Masih Terdampak Banjir, 5 Orang Meninggal
&amp;#8291;
Ia menyebutkan, selama di pengungsian, warga diperiksa kesehatannya oleh tim medis Puskesmas Kecamatan Kramat Jati, sebanyak tiga tenaga medis, yang terdiri dari saru dokter dua tenaga medis.&amp;#8291;
&amp;#8291;
&amp;ldquo;Sejauh ini kondisi kesehatan para pengungsi cukup stabil dan sehat,&amp;rdquo; tuturnya. &amp;#8291;

</description><content:encoded>JAKARTA - Banjir yang melanda Ibu Kota dan sekitarnya menyebabkan banjir di sejumlah wilayah. Akibatnya, sebagian masyarakat memilih mengungsi, meski ada pula yang memutuskan tetap bertahan di rumahnya.

Di Kecamatan Kramat Jati, Jakarta Timur, misalnya, pada Sabtu 20 Februari 2021 malam terdapat 366 warga terdampak banjir yang mengungsi di kantor kecamatan.

Mereka diinapkan di kantor tersebut lantaran kondisi rumahnya yang berada di RW 11 Kelurahan Kramat Jati masih tergenang dengan ketinggian 80-150 sentimeter akibat luapan Kali Cipinang.&amp;#8291;
&amp;#8291;
Camat Kramat Jati, Eka Darmawan, mengatakan, selain di Kantor Kecamatan, pengungsian disiapkan untuk warganya di Lantai Dasar dan Lantai 4 Kantor Wali Kota Jakarta Timur.

Selain itu juga ada 37 jiwa yang diinapkan di gedung SMP Negeri 49 yang berada di sebelah selatan kantor Kecamatan. Mereka adalah warga dari 13 RT yang ada di RW 11 Kelurahan Kramat Jati.&amp;#8291;
&amp;#8291;
&quot;Malam kemarin kita inapkan 366 warga terdampak banjir di kantor Kecamatan. Selain itu, juga ada 37 jiwa di SMP Negeri 49. Semua kebutuhan pangan kita siapkan agar mereka tidak kelaparan di tempat penampungan,&quot;ujar Eka dilansir dari akun Instagram @kominfotik_jt, Minggu (21/2/2021).

Baca Juga : Anies Ungkap Penyebab Utama Banjir Besar di Kemang hingga Sudirman

Untuk kebutuhan pengungsi, bantuan makanan siap saji disiapkan dari Suku Dinas Sosial Kota Administrasi Jakarta Tiur dan PMI Jakarta Timur. Selain itu, pihaknya juga memberikan 400 masker bagi korban banjir tersebut.&amp;#8291;
&amp;#8291;Selama di kantor Kecamatan, warga dipersilahkan menggunakan toilet/kamar mandi yang ada di sana. Tak hanya itu, di kantor Kecamatan itu disiapkan satu unit toilet mobile, agar warga tidak mengantre ke toilet dan disiapkan tempat sampah tiga unit.&amp;#8291;
&amp;#8291;
&amp;ldquo;Wagar diminta untuk menjaga kebersihan demi kesehatan bersama,&amp;rdquo; tambahnya.&amp;#8291;

Baca Juga : 49 RT di Jakarta Masih Terdampak Banjir, 5 Orang Meninggal
&amp;#8291;
Ia menyebutkan, selama di pengungsian, warga diperiksa kesehatannya oleh tim medis Puskesmas Kecamatan Kramat Jati, sebanyak tiga tenaga medis, yang terdiri dari saru dokter dua tenaga medis.&amp;#8291;
&amp;#8291;
&amp;ldquo;Sejauh ini kondisi kesehatan para pengungsi cukup stabil dan sehat,&amp;rdquo; tuturnya. &amp;#8291;

</content:encoded></item></channel></rss>
