<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title> Viral! Terduga Pedofil Tega Publish Korbannya di Medsos   </title><description>Akun twitter @taupikarisandy ramai diperbincangkan di media sosial, setelah nekat mengunggah konten berbau pedofilia.</description><link>https://news.okezone.com/read/2021/02/21/340/2365896/viral-terduga-pedofil-tega-publish-korbannya-di-medsos</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2021/02/21/340/2365896/viral-terduga-pedofil-tega-publish-korbannya-di-medsos"/><item><title> Viral! Terduga Pedofil Tega Publish Korbannya di Medsos   </title><link>https://news.okezone.com/read/2021/02/21/340/2365896/viral-terduga-pedofil-tega-publish-korbannya-di-medsos</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2021/02/21/340/2365896/viral-terduga-pedofil-tega-publish-korbannya-di-medsos</guid><pubDate>Minggu 21 Februari 2021 22:49 WIB</pubDate><dc:creator>Tim Okezone</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/02/21/340/2365896/viral-terduga-pedofil-tega-publish-korbannya-di-medsos-1d4CzR7raY.png" expression="full" type="image/jpeg">foto: istimewa</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/02/21/340/2365896/viral-terduga-pedofil-tega-publish-korbannya-di-medsos-1d4CzR7raY.png</image><title>foto: istimewa</title></images><description>JAKARTA - Akun twitter @taupikarisandy ramai diperbincangkan di media sosial, setelah nekat mengunggah konten berbau pedofilia, Minggu (21/2/2021).

Berdasarkan pantauan Okezone, akun twitter @taupikarisandy, dalam foto profilenya pria berpeci sambil merokok dan minum kopi, dengan status &quot;Hobi Aku Suka Anak SD&quot;.
Baca juga:&amp;nbsp;Viral! Kakek Tuna Rungu Bawa Uang Sekarung Hampir Rp 100 Juta
Dalam postingan, akun tersebut telah mengunggah 52 foto seorang anak perempuan berusia sekitar 7 tahun, pada Sabtu 20 Februari 2021. Dengan berbagai pose intim anak perempuan tersebut dan tanpa dilengkapi caption. Hal itu pun membuat ramai netizen menghujat akun tersebut.

&quot;Kawan-kawan. Tolong selidiki pemilik akun @taupikarisandy, minimal report akunnya. Kalau mau menyebarkan awareness dengan meng-capture, tolong sensor foto-foto anak kecil yang ada di akun tersebut. Terima kasih banyak,&quot; tulis @FiersaBesari.
&amp;nbsp;Baca juga:&amp;nbsp;14 Bocah di Tangerang Jadi Korban Pedofil, Orangtua Syok hingga Kemarahan Kak Seto
&quot;Mendiamkan suatu kejahatan adalah sebuah kejahatan. Mari kita bantu sebisa kita, agar pelaku bisa dihukum dengan adil,&quot; tulis akun @wahcuitan.

Para Netizen pun me-report ke Mabes Polri, KPAI, Komnas Perempuan, Komnas Anak, dan Bidang Humas Polda Kalsel.

</description><content:encoded>JAKARTA - Akun twitter @taupikarisandy ramai diperbincangkan di media sosial, setelah nekat mengunggah konten berbau pedofilia, Minggu (21/2/2021).

Berdasarkan pantauan Okezone, akun twitter @taupikarisandy, dalam foto profilenya pria berpeci sambil merokok dan minum kopi, dengan status &quot;Hobi Aku Suka Anak SD&quot;.
Baca juga:&amp;nbsp;Viral! Kakek Tuna Rungu Bawa Uang Sekarung Hampir Rp 100 Juta
Dalam postingan, akun tersebut telah mengunggah 52 foto seorang anak perempuan berusia sekitar 7 tahun, pada Sabtu 20 Februari 2021. Dengan berbagai pose intim anak perempuan tersebut dan tanpa dilengkapi caption. Hal itu pun membuat ramai netizen menghujat akun tersebut.

&quot;Kawan-kawan. Tolong selidiki pemilik akun @taupikarisandy, minimal report akunnya. Kalau mau menyebarkan awareness dengan meng-capture, tolong sensor foto-foto anak kecil yang ada di akun tersebut. Terima kasih banyak,&quot; tulis @FiersaBesari.
&amp;nbsp;Baca juga:&amp;nbsp;14 Bocah di Tangerang Jadi Korban Pedofil, Orangtua Syok hingga Kemarahan Kak Seto
&quot;Mendiamkan suatu kejahatan adalah sebuah kejahatan. Mari kita bantu sebisa kita, agar pelaku bisa dihukum dengan adil,&quot; tulis akun @wahcuitan.

Para Netizen pun me-report ke Mabes Polri, KPAI, Komnas Perempuan, Komnas Anak, dan Bidang Humas Polda Kalsel.

</content:encoded></item></channel></rss>
