<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Mengungsi pada Dini Hari, Warga Korban Banjir Bekasi Keluar dari Rumah Gunakan Pohon Pisang</title><description>Warga korban banjir memilih mengungsi. Mereka meninggalkan rumah yang terendam banjir dengan menggunakan batang pohon pisang</description><link>https://news.okezone.com/read/2021/02/22/338/2365963/mengungsi-pada-dini-hari-warga-korban-banjir-bekasi-keluar-dari-rumah-gunakan-pohon-pisang</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2021/02/22/338/2365963/mengungsi-pada-dini-hari-warga-korban-banjir-bekasi-keluar-dari-rumah-gunakan-pohon-pisang"/><item><title>Mengungsi pada Dini Hari, Warga Korban Banjir Bekasi Keluar dari Rumah Gunakan Pohon Pisang</title><link>https://news.okezone.com/read/2021/02/22/338/2365963/mengungsi-pada-dini-hari-warga-korban-banjir-bekasi-keluar-dari-rumah-gunakan-pohon-pisang</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2021/02/22/338/2365963/mengungsi-pada-dini-hari-warga-korban-banjir-bekasi-keluar-dari-rumah-gunakan-pohon-pisang</guid><pubDate>Senin 22 Februari 2021 05:46 WIB</pubDate><dc:creator>Didit Junaidi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/02/22/338/2365963/mengungsi-pada-dini-hari-warga-korban-banjir-bekasi-keluar-dari-rumah-gunakan-pohon-pisang-9pmdyoCuVa.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Warga di pengungsian korban banjir Bekasi.(Foto:tangkapan layar)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/02/22/338/2365963/mengungsi-pada-dini-hari-warga-korban-banjir-bekasi-keluar-dari-rumah-gunakan-pohon-pisang-9pmdyoCuVa.jpg</image><title>Warga di pengungsian korban banjir Bekasi.(Foto:tangkapan layar)</title></images><description>BEKASI - Akibat tanggul Kali Citarum jebol di Kampung Babak Banten, Desa Sumber Urip, Kecamatan Pebayuran, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat(Jabar), pada Senin (22/2/2021) warga korban banjir memilih mengungsi. Mereka meninggalkan rumah yang terendam banjir dengan menggunakan batang pohon pisang.
Namun, ada juga warga yang memilih bertahan di rumah karena takut barang berharga miliknya dicuri orang, semakin tinggi.
Baca Juga: Kunjungi Korban Banjir di Bekasi, Kapolda Metro Dirikan Lokasi Pengungsian dan Dapur Umum
&quot;Banyak sepeda motor yang terendam banjir dibiarkan saja, warga gak sempat menyelamatkan motor, soalnya banjir datang tiba-tiba,&quot; ujar Kasum, warga korban banjir, Senin (22/2/2021) dini hari.
Pada saat warga mengungsi dini hari tadi, tidak ada petugas di malam hari untuk melakukan evakusi  para korban banjir.
Baca Juga: Banjir Besar Bekasi, PT KAI Batalkan Jadwal Perjalanan dari Gambir dan Pasar Senen
Salah seorang warga korban banjir, Abuy bersama keluarga mereka mengungsi dengan lima belas orang saudaranya. Mereka mengungsi kerumah temannya yang berada di wilayah  Garon.
&quot;Warga korban banjir masih ada yang belum mendpat bantuan dari pemerintah daerah, bantuan hanya dari para relawan saja. Warga berharap pemerintah segera memberikan bantuan, mereka mengungsi di tempat pengungsian yang berada di jalan-jalan,&quot; tutur Abuy.</description><content:encoded>BEKASI - Akibat tanggul Kali Citarum jebol di Kampung Babak Banten, Desa Sumber Urip, Kecamatan Pebayuran, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat(Jabar), pada Senin (22/2/2021) warga korban banjir memilih mengungsi. Mereka meninggalkan rumah yang terendam banjir dengan menggunakan batang pohon pisang.
Namun, ada juga warga yang memilih bertahan di rumah karena takut barang berharga miliknya dicuri orang, semakin tinggi.
Baca Juga: Kunjungi Korban Banjir di Bekasi, Kapolda Metro Dirikan Lokasi Pengungsian dan Dapur Umum
&quot;Banyak sepeda motor yang terendam banjir dibiarkan saja, warga gak sempat menyelamatkan motor, soalnya banjir datang tiba-tiba,&quot; ujar Kasum, warga korban banjir, Senin (22/2/2021) dini hari.
Pada saat warga mengungsi dini hari tadi, tidak ada petugas di malam hari untuk melakukan evakusi  para korban banjir.
Baca Juga: Banjir Besar Bekasi, PT KAI Batalkan Jadwal Perjalanan dari Gambir dan Pasar Senen
Salah seorang warga korban banjir, Abuy bersama keluarga mereka mengungsi dengan lima belas orang saudaranya. Mereka mengungsi kerumah temannya yang berada di wilayah  Garon.
&quot;Warga korban banjir masih ada yang belum mendpat bantuan dari pemerintah daerah, bantuan hanya dari para relawan saja. Warga berharap pemerintah segera memberikan bantuan, mereka mengungsi di tempat pengungsian yang berada di jalan-jalan,&quot; tutur Abuy.</content:encoded></item></channel></rss>
