<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ratusan Warga Bekasi yang Mengungsi Akibat Banjir Mulai Terserang Penyakit</title><description>Ratusan warga Kabuoaten Bekasi yang menjadi korban banjir akibat tanggul Kali Citarum yang jebol mulai terserang penyakit.</description><link>https://news.okezone.com/read/2021/02/22/338/2366270/ratusan-warga-bekasi-yang-mengungsi-akibat-banjir-mulai-terserang-penyakit</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2021/02/22/338/2366270/ratusan-warga-bekasi-yang-mengungsi-akibat-banjir-mulai-terserang-penyakit"/><item><title>Ratusan Warga Bekasi yang Mengungsi Akibat Banjir Mulai Terserang Penyakit</title><link>https://news.okezone.com/read/2021/02/22/338/2366270/ratusan-warga-bekasi-yang-mengungsi-akibat-banjir-mulai-terserang-penyakit</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2021/02/22/338/2366270/ratusan-warga-bekasi-yang-mengungsi-akibat-banjir-mulai-terserang-penyakit</guid><pubDate>Senin 22 Februari 2021 15:13 WIB</pubDate><dc:creator>Didit Junaidi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/02/22/338/2366270/ratusan-warga-bekasi-yang-mengungsi-akibat-banjir-mulai-terserang-penyakit-CplYvIpkzG.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Korban banjir di Bekasi (Foto : iNews)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/02/22/338/2366270/ratusan-warga-bekasi-yang-mengungsi-akibat-banjir-mulai-terserang-penyakit-CplYvIpkzG.jpg</image><title>Korban banjir di Bekasi (Foto : iNews)</title></images><description>BEKASI - Ratusan warga Kabuoaten Bekasi yang menjadi korban banjir akibat  tanggul Kali Citarum yang jebol mulai terserang penyakit di lokasi pengungsian, Senin (22/2/2021). Mereka kini mendatangi posko kesehatan untuk berobat.

Warga yang terdampak banjir  tersebut mengungsi di berada tempat pengungsian, di antaranya Rumah Makan Saung Desa, Desa Sumber Sarip, Kecamatan Pebayuran, Kabupaten Bekasi. Penyakit yang menyerang ratusan pengungsi itu sebagian besar gatal&amp;ndash;gatal dan pusing.

Satu per satu  warga diperiksa petugas kesehatan dengan tetap menerapkan protokol kesehatan. Sementara Pemkab Bekasi menurunkan 200 petugas kesehatan di lokasi pengungsian yang berada di wilayah Pebayuran.

Sementara jumlah warga yang terdampak banjir di Kecamatan  Pebayuran mencapai ribuan orang yang mengungsi.

&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMS8wMi8yMi8xLzEyOTM0MS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Baca Juga :&amp;nbsp;#AniesNgapainAja Ramai di Twitter, Netizen Ingatkan Banjir Akibat Ulah Manusia
Baca Juga :&amp;nbsp;Jalan Kaki Terabas Banjir Antar Orderan, Driver Ojol Ini Curi Perhatian

&quot;Rata-rata warga di pengungsian mulai terserang gatal-gatal,&quot; ujar Jajal, salah seorang warga yang turut mengungsi akibat banjir.

Diketahui, jebolnya tanggul Sungai Citarum pada Sabtu 20 Januari 2021, mengakibat ribuan rumah di tiga desa terendam banjir hingga 2 meter. Tanggul sepanjang 50 meter itu jebol saat hujan lebat mengguyur wilayah sekitar.</description><content:encoded>BEKASI - Ratusan warga Kabuoaten Bekasi yang menjadi korban banjir akibat  tanggul Kali Citarum yang jebol mulai terserang penyakit di lokasi pengungsian, Senin (22/2/2021). Mereka kini mendatangi posko kesehatan untuk berobat.

Warga yang terdampak banjir  tersebut mengungsi di berada tempat pengungsian, di antaranya Rumah Makan Saung Desa, Desa Sumber Sarip, Kecamatan Pebayuran, Kabupaten Bekasi. Penyakit yang menyerang ratusan pengungsi itu sebagian besar gatal&amp;ndash;gatal dan pusing.

Satu per satu  warga diperiksa petugas kesehatan dengan tetap menerapkan protokol kesehatan. Sementara Pemkab Bekasi menurunkan 200 petugas kesehatan di lokasi pengungsian yang berada di wilayah Pebayuran.

Sementara jumlah warga yang terdampak banjir di Kecamatan  Pebayuran mencapai ribuan orang yang mengungsi.

&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMS8wMi8yMi8xLzEyOTM0MS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Baca Juga :&amp;nbsp;#AniesNgapainAja Ramai di Twitter, Netizen Ingatkan Banjir Akibat Ulah Manusia
Baca Juga :&amp;nbsp;Jalan Kaki Terabas Banjir Antar Orderan, Driver Ojol Ini Curi Perhatian

&quot;Rata-rata warga di pengungsian mulai terserang gatal-gatal,&quot; ujar Jajal, salah seorang warga yang turut mengungsi akibat banjir.

Diketahui, jebolnya tanggul Sungai Citarum pada Sabtu 20 Januari 2021, mengakibat ribuan rumah di tiga desa terendam banjir hingga 2 meter. Tanggul sepanjang 50 meter itu jebol saat hujan lebat mengguyur wilayah sekitar.</content:encoded></item></channel></rss>
