<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pangdam Jaya : Sebagian Korban Banjir di Bekasi Tak Mau Mengungsi demi Jaga Harta</title><description>Pangdam Jaya menyebut, sebagian korban banjir di Bekasi tak mau mengungsi karena ingin menjaga hartanya.&amp;nbsp;&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2021/02/22/338/2366449/pangdam-jaya-sebagian-korban-banjir-di-bekasi-tak-mau-mengungsi-demi-jaga-harta</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2021/02/22/338/2366449/pangdam-jaya-sebagian-korban-banjir-di-bekasi-tak-mau-mengungsi-demi-jaga-harta"/><item><title>Pangdam Jaya : Sebagian Korban Banjir di Bekasi Tak Mau Mengungsi demi Jaga Harta</title><link>https://news.okezone.com/read/2021/02/22/338/2366449/pangdam-jaya-sebagian-korban-banjir-di-bekasi-tak-mau-mengungsi-demi-jaga-harta</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2021/02/22/338/2366449/pangdam-jaya-sebagian-korban-banjir-di-bekasi-tak-mau-mengungsi-demi-jaga-harta</guid><pubDate>Senin 22 Februari 2021 19:27 WIB</pubDate><dc:creator>Felldy Utama</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/02/22/338/2366449/pangdam-jaya-sebagian-korban-banjir-di-bekasi-tak-mau-mengungsi-demi-jaga-harta-TDIFFQxcEN.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Banjir di Bekasi. (Foto : Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/02/22/338/2366449/pangdam-jaya-sebagian-korban-banjir-di-bekasi-tak-mau-mengungsi-demi-jaga-harta-TDIFFQxcEN.jpg</image><title>Banjir di Bekasi. (Foto : Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Pangdam Jaya, Mayjen TNI Dudung Abdurachman menyebut, banyak korban banjir akibat jebolnya tanggul Sungai Citarum, Kabupaten Bekasi, tak mau dievakuasi. Mereka lebih memilih bertahan di rumah sambil menjaga harta benda.


Hal itu diungkapkannya saat meninjau proses evakuasi korban akibat tanggul jebol di sungai Citarum bersama Kapolda Metro Jaya, Irjen  Fadil Imran, Senin (22/2/2021). Dalam kesempatan itu, Dudung menyampaikan kendala yang dihadapi petugas di lapangan.

&quot;Kendalanya adalah sebagian masyarakat tidak mau mengungsi untuk jaga hartanya,&quot; kata Dudung.

Sementara itu, Fadil menyampaikan, dalam kondisi bencana banjir seperti ini, ada empat hal yang harus dilakukan petugas TNI-Polri di lapangan. Mulai dari evakuasi, akomodasi, penyaluran logistik, sampai pelayanan kesehatan.

&quot;Tujuannya, yang terdampak itu mendapatkan layanan kesehatan, layanan makanan, logistik, dan ketiga adalah memastikan keselamatan jiwa bisa diamankan,&quot; ujar Fadil.

Tak hanya itu, Fadil mengatakan, TNI telah membuka dapur umum bagi masyarakat terdampak. Karena itu, korban tak perlu memikirkan kebutuhan pangannya selama proses evakuasi tersebut.

Baca Juga : Tanggul Citarum Jebol, Banyak Warga Bekasi yang Masih Terisolir

&quot;Bagi yang tidak mengungsi pun kami (TNI-Polri) tetap supply makanannya,&quot; tuturnya.

Baca Juga : Ratusan Warga Bekasi yang Mengungsi Akibat Banjir Mulai Terserang Penyakit


</description><content:encoded>JAKARTA - Pangdam Jaya, Mayjen TNI Dudung Abdurachman menyebut, banyak korban banjir akibat jebolnya tanggul Sungai Citarum, Kabupaten Bekasi, tak mau dievakuasi. Mereka lebih memilih bertahan di rumah sambil menjaga harta benda.


Hal itu diungkapkannya saat meninjau proses evakuasi korban akibat tanggul jebol di sungai Citarum bersama Kapolda Metro Jaya, Irjen  Fadil Imran, Senin (22/2/2021). Dalam kesempatan itu, Dudung menyampaikan kendala yang dihadapi petugas di lapangan.

&quot;Kendalanya adalah sebagian masyarakat tidak mau mengungsi untuk jaga hartanya,&quot; kata Dudung.

Sementara itu, Fadil menyampaikan, dalam kondisi bencana banjir seperti ini, ada empat hal yang harus dilakukan petugas TNI-Polri di lapangan. Mulai dari evakuasi, akomodasi, penyaluran logistik, sampai pelayanan kesehatan.

&quot;Tujuannya, yang terdampak itu mendapatkan layanan kesehatan, layanan makanan, logistik, dan ketiga adalah memastikan keselamatan jiwa bisa diamankan,&quot; ujar Fadil.

Tak hanya itu, Fadil mengatakan, TNI telah membuka dapur umum bagi masyarakat terdampak. Karena itu, korban tak perlu memikirkan kebutuhan pangannya selama proses evakuasi tersebut.

Baca Juga : Tanggul Citarum Jebol, Banyak Warga Bekasi yang Masih Terisolir

&quot;Bagi yang tidak mengungsi pun kami (TNI-Polri) tetap supply makanannya,&quot; tuturnya.

Baca Juga : Ratusan Warga Bekasi yang Mengungsi Akibat Banjir Mulai Terserang Penyakit


</content:encoded></item></channel></rss>
