<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Cerita Wartawan saat Disuntik Vaksin Covid-19</title><description>Ribuan wartawan dan pekerja media menjalani vaksinasi Covid-19 di Hall A Basket Kompleks Stadion Utam Gelora Bung Karno (SUGBK)</description><link>https://news.okezone.com/read/2021/02/25/337/2368085/cerita-wartawan-saat-disuntik-vaksin-covid-19</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2021/02/25/337/2368085/cerita-wartawan-saat-disuntik-vaksin-covid-19"/><item><title>Cerita Wartawan saat Disuntik Vaksin Covid-19</title><link>https://news.okezone.com/read/2021/02/25/337/2368085/cerita-wartawan-saat-disuntik-vaksin-covid-19</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2021/02/25/337/2368085/cerita-wartawan-saat-disuntik-vaksin-covid-19</guid><pubDate>Kamis 25 Februari 2021 12:22 WIB</pubDate><dc:creator>Fahreza Rizky</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/02/25/337/2368085/cerita-wartawan-saat-disuntik-vaksin-covid-19-W4Nm9BzUQT.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ribuan menjalani vaksinasi Covid-19 di SUGBK</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/02/25/337/2368085/cerita-wartawan-saat-disuntik-vaksin-covid-19-W4Nm9BzUQT.jpg</image><title>Ribuan menjalani vaksinasi Covid-19 di SUGBK</title></images><description>JAKARTA - Ribuan wartawan dan pekerja media menjalani vaksinasi Covid-19 di Hall A Basket Kompleks Stadion Utam Gelora Bung Karno (SUGBK), Kamis (25/2/2021). Mereka nampak antusias mengikuti kegiatan ini.
Seorang peserta vaksinasi Covid-19, Agus Rahmat mengatakan, vaksinasi Covid-19 memberikan rasa lega kepada jurnalis yang setiap harinya bersinggungan dengan banyak orang.
&quot;Sedikit memberi rasa lega, tapi kita harus tetap menjaga prokes secara ketat. Pas disuntik rasanya biasa saja. Setelah itu, kita diobservasi 30 menit. Kemudian selesai, boleh pulang,&quot; ujar Agus.
&amp;nbsp;Baca juga:&amp;nbsp;Wartawan Divaksin, Presiden Jokowi Berharap Dapat Memberikan Perlindungan saat Bertugas
Meski sudah divaksin, Agus mengatakan media tempatnya bekerja masih menerapkan sistem work from home (WFH) untuk memproteksi para pekerjanya.
&amp;nbsp;Baca juga:&amp;nbsp;5.512 Wartawan Ikuti Vaksinasi Covid-19 di GBK
&quot;Belum ada keputusan (untuk ke lapangan), tapi semenjak pandemi kantor memproteksi wartawan agar menjaga kesehatan,&quot; kata wartawan yang bertugas di Istana Kepresidenan itu.
Sementara itu, pewarta lainnya, Ria Rizki Nirmala Sari menambahkan bahwa dirinya mendapatkan jadwal vaksinasi Covid-19 pada pukul 08.00-10 WIB. Ia melihat proses vaksinasi ini sangat teratur, mulai dari pendaftaran, pendataan hingga penyuntikkan.
&quot;Semuanya sangat teratur, mungkin terasa lama karena peserta vaksinnya sangat banyak ya,&quot; ucapnya.
Ria mengaku, sudah berupaya tenang sebelum disuntik. Namun ketika sampai meja vaksinasi, ia malah tegang. Akhirnya, Ria dimita menenangkan diri oleh vaksinatornya.
&quot;Sebelum disuntik saya berusaha untuk tetap tenang, tetapi sesampainya di meja entah kenapa langsung merasa tegang aja gitu malah disuruh sama dokternya buat lemesin lengan,&quot; cerita dia.
Ria mengaku bersedia divaksin karena profesinya selalu bersinggungan dengan orang banyak. &quot;Karena saya wartawan yang harus ketemu orang berbeda tiap harinya jadi mau gak mau saya proteksi diri dan orang-orang terdekat saya,&quot; tuturnya.
Berdasarkan data resmi, vaksinasi untuk jurnalis digelar 3 hari mulai 25 hingga 27 Februari 2021. Sebanyak 5 ribu lebih jurnalis telah terdata untuk mengikuti vaksinasi. Sedangkan per hari ini diperkirakan ada seribu lebih peserta yang divaksinasi.
Proses vaksinasi diawali dengan validasi identitas di meja pertama. Kemudian, peserta diarahkan menuju meja dua untuk mendapatkan tiket serta melakukan registrasi ulang.
Setelahnya, peserta menuju meja tiga untuk mendapatkan screening kesehatan. Terakhir, peserta menuju meja lima untuk disuntik vaksin Covid-19.
Usai disuntik, peserta diobservasi selama 30 menit untuk melihat apakah ada Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI) atau tidak. Jika semua beres, maka peserta diperbolehkan pulang dengan membawa sertifikat telah divaksin tahap pertama. Sertifikat ini harus dibawa karena sebagai syarat untuk vaksinasi tahap kedua.</description><content:encoded>JAKARTA - Ribuan wartawan dan pekerja media menjalani vaksinasi Covid-19 di Hall A Basket Kompleks Stadion Utam Gelora Bung Karno (SUGBK), Kamis (25/2/2021). Mereka nampak antusias mengikuti kegiatan ini.
Seorang peserta vaksinasi Covid-19, Agus Rahmat mengatakan, vaksinasi Covid-19 memberikan rasa lega kepada jurnalis yang setiap harinya bersinggungan dengan banyak orang.
&quot;Sedikit memberi rasa lega, tapi kita harus tetap menjaga prokes secara ketat. Pas disuntik rasanya biasa saja. Setelah itu, kita diobservasi 30 menit. Kemudian selesai, boleh pulang,&quot; ujar Agus.
&amp;nbsp;Baca juga:&amp;nbsp;Wartawan Divaksin, Presiden Jokowi Berharap Dapat Memberikan Perlindungan saat Bertugas
Meski sudah divaksin, Agus mengatakan media tempatnya bekerja masih menerapkan sistem work from home (WFH) untuk memproteksi para pekerjanya.
&amp;nbsp;Baca juga:&amp;nbsp;5.512 Wartawan Ikuti Vaksinasi Covid-19 di GBK
&quot;Belum ada keputusan (untuk ke lapangan), tapi semenjak pandemi kantor memproteksi wartawan agar menjaga kesehatan,&quot; kata wartawan yang bertugas di Istana Kepresidenan itu.
Sementara itu, pewarta lainnya, Ria Rizki Nirmala Sari menambahkan bahwa dirinya mendapatkan jadwal vaksinasi Covid-19 pada pukul 08.00-10 WIB. Ia melihat proses vaksinasi ini sangat teratur, mulai dari pendaftaran, pendataan hingga penyuntikkan.
&quot;Semuanya sangat teratur, mungkin terasa lama karena peserta vaksinnya sangat banyak ya,&quot; ucapnya.
Ria mengaku, sudah berupaya tenang sebelum disuntik. Namun ketika sampai meja vaksinasi, ia malah tegang. Akhirnya, Ria dimita menenangkan diri oleh vaksinatornya.
&quot;Sebelum disuntik saya berusaha untuk tetap tenang, tetapi sesampainya di meja entah kenapa langsung merasa tegang aja gitu malah disuruh sama dokternya buat lemesin lengan,&quot; cerita dia.
Ria mengaku bersedia divaksin karena profesinya selalu bersinggungan dengan orang banyak. &quot;Karena saya wartawan yang harus ketemu orang berbeda tiap harinya jadi mau gak mau saya proteksi diri dan orang-orang terdekat saya,&quot; tuturnya.
Berdasarkan data resmi, vaksinasi untuk jurnalis digelar 3 hari mulai 25 hingga 27 Februari 2021. Sebanyak 5 ribu lebih jurnalis telah terdata untuk mengikuti vaksinasi. Sedangkan per hari ini diperkirakan ada seribu lebih peserta yang divaksinasi.
Proses vaksinasi diawali dengan validasi identitas di meja pertama. Kemudian, peserta diarahkan menuju meja dua untuk mendapatkan tiket serta melakukan registrasi ulang.
Setelahnya, peserta menuju meja tiga untuk mendapatkan screening kesehatan. Terakhir, peserta menuju meja lima untuk disuntik vaksin Covid-19.
Usai disuntik, peserta diobservasi selama 30 menit untuk melihat apakah ada Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI) atau tidak. Jika semua beres, maka peserta diperbolehkan pulang dengan membawa sertifikat telah divaksin tahap pertama. Sertifikat ini harus dibawa karena sebagai syarat untuk vaksinasi tahap kedua.</content:encoded></item></channel></rss>
