<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title> Penjelasan BMKG terkait Gempa di Pandeglang Dini Hari Tadi   </title><description>Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperbaharui data gempa di Pandeglang, Banten</description><link>https://news.okezone.com/read/2021/02/26/337/2368565/penjelasan-bmkg-terkait-gempa-di-pandeglang-dini-hari-tadi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2021/02/26/337/2368565/penjelasan-bmkg-terkait-gempa-di-pandeglang-dini-hari-tadi"/><item><title> Penjelasan BMKG terkait Gempa di Pandeglang Dini Hari Tadi   </title><link>https://news.okezone.com/read/2021/02/26/337/2368565/penjelasan-bmkg-terkait-gempa-di-pandeglang-dini-hari-tadi</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2021/02/26/337/2368565/penjelasan-bmkg-terkait-gempa-di-pandeglang-dini-hari-tadi</guid><pubDate>Jum'at 26 Februari 2021 07:23 WIB</pubDate><dc:creator>Fahreza Rizky</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/02/26/337/2368565/penjelasan-bmkg-terkait-gempa-di-pandeglang-dini-hari-tadi-Bou8UfKwx0.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Foto: Illustrasi Shutterstock</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/02/26/337/2368565/penjelasan-bmkg-terkait-gempa-di-pandeglang-dini-hari-tadi-Bou8UfKwx0.jpg</image><title>Foto: Illustrasi Shutterstock</title></images><description>JAKARTA - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperbaharui data gempa di Pandeglang, Banten, yang terjadi pada Jumat (26/2/2021) pukul 02.45 WIB dini hari.

Sebelumnya gempa tersebut diinformasikan berkekuatan magnitudo 5,1. Lalu BMKG memperbaharui data bahwa gempa tersebut berkekuatan magnitudo 5,0.

&quot;Hasil analisis BMKG menunjukkan gempabumi ini memiliki parameter update dengan magnitudo  M=5,0,&quot; ujar Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami BMKG, Bambang Setiyo Prayitno melalui keterangan tertulis.
Baca juga:&amp;nbsp;&amp;nbsp;Gempa M5,1 Guncang Pandeglang Banten, Tak Berpotensi Tsunami
Bambang menjelaskan episenter gempa terletak pada koordinat 6,75 LS dan 105,6 BT, atau tepatnya berlokasi di darat pada jarak 54 km arah Barat Daya Kota Pandeglang, Kabupaten Pandeglang, Banten pada kedalaman 60 km.

&quot;Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempabumi yang terjadi merupakan jenis gempabumi dangkal akibat aktivitas subduksi. Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempabumi memiliki mekanisme pergerakan naik (thrust fault).
&amp;nbsp;Baca juga:&amp;nbsp;BMKG: Waspadai Peningkatan Aktivitas Gempa di Bengkulu-LampungBambang menjelaskan, gempa ini dirasakan di daerah Pandeglang III-IV MMI (bila pada siang hari dirasakan oleh orang banyak dalam rumah ), Malingping, Carita, Sumur, Munjul, dan Labuan II-III MMI (getaran dirasakan nyata dalam rumah. Terasa getaran seakan akan truk berlalu).

&quot;Hingga saat ini belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempabumi tersebut. Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempabumi ini tidak berpotensi tsunami,&quot; jelas Bambang.

Menurut dia pada pukul 03.20 WIB terjadi gempa susulan (aftershock). BMKG pun mengimbau masyarakat tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.

&quot;Agar menghindari dari bangunan yang retak atau rusak diakibatkan oleh gempa. Periksa dan pastikan bangunan tempat tinggal anda cukup tahan gempa, ataupun tidak ada kerusakan akibat getaran gempa yg membahayakan kestabilan bangunan sebelum anda kembali kedalam rumah,&quot; tutup Bambang.
</description><content:encoded>JAKARTA - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperbaharui data gempa di Pandeglang, Banten, yang terjadi pada Jumat (26/2/2021) pukul 02.45 WIB dini hari.

Sebelumnya gempa tersebut diinformasikan berkekuatan magnitudo 5,1. Lalu BMKG memperbaharui data bahwa gempa tersebut berkekuatan magnitudo 5,0.

&quot;Hasil analisis BMKG menunjukkan gempabumi ini memiliki parameter update dengan magnitudo  M=5,0,&quot; ujar Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami BMKG, Bambang Setiyo Prayitno melalui keterangan tertulis.
Baca juga:&amp;nbsp;&amp;nbsp;Gempa M5,1 Guncang Pandeglang Banten, Tak Berpotensi Tsunami
Bambang menjelaskan episenter gempa terletak pada koordinat 6,75 LS dan 105,6 BT, atau tepatnya berlokasi di darat pada jarak 54 km arah Barat Daya Kota Pandeglang, Kabupaten Pandeglang, Banten pada kedalaman 60 km.

&quot;Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempabumi yang terjadi merupakan jenis gempabumi dangkal akibat aktivitas subduksi. Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempabumi memiliki mekanisme pergerakan naik (thrust fault).
&amp;nbsp;Baca juga:&amp;nbsp;BMKG: Waspadai Peningkatan Aktivitas Gempa di Bengkulu-LampungBambang menjelaskan, gempa ini dirasakan di daerah Pandeglang III-IV MMI (bila pada siang hari dirasakan oleh orang banyak dalam rumah ), Malingping, Carita, Sumur, Munjul, dan Labuan II-III MMI (getaran dirasakan nyata dalam rumah. Terasa getaran seakan akan truk berlalu).

&quot;Hingga saat ini belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempabumi tersebut. Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempabumi ini tidak berpotensi tsunami,&quot; jelas Bambang.

Menurut dia pada pukul 03.20 WIB terjadi gempa susulan (aftershock). BMKG pun mengimbau masyarakat tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.

&quot;Agar menghindari dari bangunan yang retak atau rusak diakibatkan oleh gempa. Periksa dan pastikan bangunan tempat tinggal anda cukup tahan gempa, ataupun tidak ada kerusakan akibat getaran gempa yg membahayakan kestabilan bangunan sebelum anda kembali kedalam rumah,&quot; tutup Bambang.
</content:encoded></item></channel></rss>
