<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Satgas Bentuk Tim Supervisi Perkuat PPKM Mikro di Jawa-Bali, Ini Fungsinya   </title><description>Satuan Tugas Penanganan Covid-19 telah membentuk tim supervisi untuk memperkuat pelaksanaan PPKM Mikro di 7 provinsi Jawa-Bali</description><link>https://news.okezone.com/read/2021/02/28/337/2369786/satgas-bentuk-tim-supervisi-perkuat-ppkm-mikro-di-jawa-bali-ini-fungsinya</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2021/02/28/337/2369786/satgas-bentuk-tim-supervisi-perkuat-ppkm-mikro-di-jawa-bali-ini-fungsinya"/><item><title>Satgas Bentuk Tim Supervisi Perkuat PPKM Mikro di Jawa-Bali, Ini Fungsinya   </title><link>https://news.okezone.com/read/2021/02/28/337/2369786/satgas-bentuk-tim-supervisi-perkuat-ppkm-mikro-di-jawa-bali-ini-fungsinya</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2021/02/28/337/2369786/satgas-bentuk-tim-supervisi-perkuat-ppkm-mikro-di-jawa-bali-ini-fungsinya</guid><pubDate>Minggu 28 Februari 2021 16:54 WIB</pubDate><dc:creator>Binti Mufarida</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/02/28/337/2369786/satgas-bentuk-tim-supervisi-perkuat-ppkm-mikro-di-jawa-bali-ini-fungsinya-KbSF5wrfXk.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi (Foto:Dok Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/02/28/337/2369786/satgas-bentuk-tim-supervisi-perkuat-ppkm-mikro-di-jawa-bali-ini-fungsinya-KbSF5wrfXk.jpg</image><title>Ilustrasi (Foto:Dok Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Ketua Bidang Penanganan Kesehatan Satgas Covid-19, Brigjen TNI (Purn) dr Alexander K. Ginting mengatakan, Satuan Tugas Penanganan Covid-19 telah membentuk tim supervisi untuk memperkuat pelaksanaan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro di 7 provinsi di Jawa-Bali.
&amp;ldquo;Bahwa kegiatan hari ini dalam Rakor Satgas Covid-19 Nasional, Kasatgas Jenderal Doni Monardo sudah melakukan acara pelepasan 7 tim yaitu tim asistensi dan supervisi Desa PPKM skala mikro ke 7 Provinsi yang ada di Jawa Bali,&amp;rdquo; ungkap Alex dalam &amp;ldquo;Perkembangan PPKM Mikro dan Pelepasan Tim Supervisi 7 Provinsi&amp;rdquo; secara virtual, Minggu (28/2/2021).
Lalu, apa fungsi tim supervisi ini? &amp;ldquo;Ketujuh tim ini tersebut adalah dalam rangka memperkuat Posko Desa, Puskesmas di dalam melaksanakan 3T, 3M dan sekaligus juga memperkuat zona isolasi. Ini semua bermuara dan berasal dari instruksi mendagri nomor 3 tahun 2021,&amp;rdquo; jelas Alex.
Baca Juga:&amp;nbsp;Di Mabes TNI Cilangkap, Menko Perekonomian Apresiasi Dukungan TNI untuk PPKM Mikro
Alex mengatakan tim supervisi ini akan turun ke tujuh Desa di 7 Provinsi Jawa-Bali untuk melihat pelaksanaan PPKM mikro. &amp;ldquo;Tim supervisi ini nanti akan turun ke Desa untuk melihat bagaimana tata kelolanya, tatalaksananya dan bagaimana peran masing-masing,&amp;rdquo; katanya.
&amp;ldquo;Kita lihat nanti di Posko Desa ada peran kepala Desa, ada peran Babinsa, ada Bhabinkamtibmas, ada peran dari Puskesmas, tim pelacakan, bagaimana ini bisa bekerja secara sinergis,&amp;rdquo; papar Alex.
Baca Juga:&amp;nbsp;5 Fakta PPKM Mikro, Pengusaha Harap Mal Ramai meski Belum Untung
Alex menegaskan bahwa pandemi tidak bisa dikerjakan sendiri, namun harus kolaborasi semua unsur. &amp;ldquo;Pandemi nggak bisa dikerjakan oleh sendiri. Pandemi itu harus dikerjakan secara kolaborasi. Kalau Satgas Covid-19 Nasional selalu menyebutnya kolaborasi pentahelix melibatkan unsur Polri, TNI, sipil, aparat Desa, LSM dan seluruhnya. Ini menjadi PR kita bersama.&amp;rdquo;
Selain itu, Alex mengatakan bahwa 3T (testing, tracing dan treatment) adalah tanggung jawab pemerintah. Kemudian, 3M (memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan dengnan sabun) adalah praktik perubahan perilaku tanggung jawab masyarakat. &amp;ldquo;3T pemerintah bertanggung jawab untuk mensukseskannya. 3M masyarakat punya keterpanggilan untuk bisa menjaga 3M ini menjadi bagian supaya praktek pembubaran pemutusan.&amp;rdquo;
Kemudian, juga dilaksanakan vaksinasi sebagai upaya memutus penularan Covid-19. &amp;ldquo;Dan diantaranya ini vaksinasi akan kita jalankan. Tidak hanya di Kota, tentu vaksinasi Desa,&amp;rdquo; kata Alex.Oleh karena itu, jelas Alex, Satgas Covid-19 Nasional sesuai dengan arahan Ketua Satgas, Doni Monardo mengirimkan tim asistensi dan supervisi ini ke Desa-Desa di 7 Provinsi Jawa-Bali. &amp;ldquo;Kita mau melihat bagaimana sebenarnya masalah di pedesaan. Dan kita juga memperhatikan kearifan lokal yang ada di setiap Desa. Kita tidak bisa mengabaikan kearifan lokal.&amp;rdquo;
&amp;ldquo;Kita nanti akan mencari model apa yang cocok di Banten, model apa yang cocok di Yogyakarta dan termasuk di Bali. Dengan demikian PPKM skala mikro ini bisa menjadi role model untuk diterapkan di provinsi-provinsi lain di luar Jawa dan Bali,&amp;rdquo; kata Alex.
Upaya ini, tegas Alex, adalah untuk memutus rantai penularan. &amp;ldquo;Pelacakan kontak adalah salah satu pilar untuk memutuskan rantai penularan. Dan penerapan 3M hanya bisa dilaksanakan terhadap perubahan perilaku. Jadi semua ini bisa kita kerjakan bersama-sama tentunya dengan bersama kita akan bisa melaksanakan tugas kita untuk memutuskan rantai penularan. Dan ini semua hanya ada kalau ada sifat kegotongroyongan. Kita yakin dengan iman dengan aman dengan imun pandemi bisa kita tanggulangi,&amp;rdquo; tegasnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Ketua Bidang Penanganan Kesehatan Satgas Covid-19, Brigjen TNI (Purn) dr Alexander K. Ginting mengatakan, Satuan Tugas Penanganan Covid-19 telah membentuk tim supervisi untuk memperkuat pelaksanaan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro di 7 provinsi di Jawa-Bali.
&amp;ldquo;Bahwa kegiatan hari ini dalam Rakor Satgas Covid-19 Nasional, Kasatgas Jenderal Doni Monardo sudah melakukan acara pelepasan 7 tim yaitu tim asistensi dan supervisi Desa PPKM skala mikro ke 7 Provinsi yang ada di Jawa Bali,&amp;rdquo; ungkap Alex dalam &amp;ldquo;Perkembangan PPKM Mikro dan Pelepasan Tim Supervisi 7 Provinsi&amp;rdquo; secara virtual, Minggu (28/2/2021).
Lalu, apa fungsi tim supervisi ini? &amp;ldquo;Ketujuh tim ini tersebut adalah dalam rangka memperkuat Posko Desa, Puskesmas di dalam melaksanakan 3T, 3M dan sekaligus juga memperkuat zona isolasi. Ini semua bermuara dan berasal dari instruksi mendagri nomor 3 tahun 2021,&amp;rdquo; jelas Alex.
Baca Juga:&amp;nbsp;Di Mabes TNI Cilangkap, Menko Perekonomian Apresiasi Dukungan TNI untuk PPKM Mikro
Alex mengatakan tim supervisi ini akan turun ke tujuh Desa di 7 Provinsi Jawa-Bali untuk melihat pelaksanaan PPKM mikro. &amp;ldquo;Tim supervisi ini nanti akan turun ke Desa untuk melihat bagaimana tata kelolanya, tatalaksananya dan bagaimana peran masing-masing,&amp;rdquo; katanya.
&amp;ldquo;Kita lihat nanti di Posko Desa ada peran kepala Desa, ada peran Babinsa, ada Bhabinkamtibmas, ada peran dari Puskesmas, tim pelacakan, bagaimana ini bisa bekerja secara sinergis,&amp;rdquo; papar Alex.
Baca Juga:&amp;nbsp;5 Fakta PPKM Mikro, Pengusaha Harap Mal Ramai meski Belum Untung
Alex menegaskan bahwa pandemi tidak bisa dikerjakan sendiri, namun harus kolaborasi semua unsur. &amp;ldquo;Pandemi nggak bisa dikerjakan oleh sendiri. Pandemi itu harus dikerjakan secara kolaborasi. Kalau Satgas Covid-19 Nasional selalu menyebutnya kolaborasi pentahelix melibatkan unsur Polri, TNI, sipil, aparat Desa, LSM dan seluruhnya. Ini menjadi PR kita bersama.&amp;rdquo;
Selain itu, Alex mengatakan bahwa 3T (testing, tracing dan treatment) adalah tanggung jawab pemerintah. Kemudian, 3M (memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan dengnan sabun) adalah praktik perubahan perilaku tanggung jawab masyarakat. &amp;ldquo;3T pemerintah bertanggung jawab untuk mensukseskannya. 3M masyarakat punya keterpanggilan untuk bisa menjaga 3M ini menjadi bagian supaya praktek pembubaran pemutusan.&amp;rdquo;
Kemudian, juga dilaksanakan vaksinasi sebagai upaya memutus penularan Covid-19. &amp;ldquo;Dan diantaranya ini vaksinasi akan kita jalankan. Tidak hanya di Kota, tentu vaksinasi Desa,&amp;rdquo; kata Alex.Oleh karena itu, jelas Alex, Satgas Covid-19 Nasional sesuai dengan arahan Ketua Satgas, Doni Monardo mengirimkan tim asistensi dan supervisi ini ke Desa-Desa di 7 Provinsi Jawa-Bali. &amp;ldquo;Kita mau melihat bagaimana sebenarnya masalah di pedesaan. Dan kita juga memperhatikan kearifan lokal yang ada di setiap Desa. Kita tidak bisa mengabaikan kearifan lokal.&amp;rdquo;
&amp;ldquo;Kita nanti akan mencari model apa yang cocok di Banten, model apa yang cocok di Yogyakarta dan termasuk di Bali. Dengan demikian PPKM skala mikro ini bisa menjadi role model untuk diterapkan di provinsi-provinsi lain di luar Jawa dan Bali,&amp;rdquo; kata Alex.
Upaya ini, tegas Alex, adalah untuk memutus rantai penularan. &amp;ldquo;Pelacakan kontak adalah salah satu pilar untuk memutuskan rantai penularan. Dan penerapan 3M hanya bisa dilaksanakan terhadap perubahan perilaku. Jadi semua ini bisa kita kerjakan bersama-sama tentunya dengan bersama kita akan bisa melaksanakan tugas kita untuk memutuskan rantai penularan. Dan ini semua hanya ada kalau ada sifat kegotongroyongan. Kita yakin dengan iman dengan aman dengan imun pandemi bisa kita tanggulangi,&amp;rdquo; tegasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
