<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>WHO: Kasus Covid-19 Global Naik Pertama Kali dalam 7 Minggu</title><description>WHO mengatakan jumlah kasus virus Covid-19 bertambah di seluruh dunia.</description><link>https://news.okezone.com/read/2021/03/02/18/2370553/who-kasus-covid-19-global-naik-pertama-kali-dalam-7-minggu</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2021/03/02/18/2370553/who-kasus-covid-19-global-naik-pertama-kali-dalam-7-minggu"/><item><title>WHO: Kasus Covid-19 Global Naik Pertama Kali dalam 7 Minggu</title><link>https://news.okezone.com/read/2021/03/02/18/2370553/who-kasus-covid-19-global-naik-pertama-kali-dalam-7-minggu</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2021/03/02/18/2370553/who-kasus-covid-19-global-naik-pertama-kali-dalam-7-minggu</guid><pubDate>Selasa 02 Maret 2021 05:37 WIB</pubDate><dc:creator>Agregasi VOA</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/03/02/18/2370553/who-kasus-covid-19-global-naik-pertama-kali-dalam-7-minggu-zTCdIzniLo.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Dirjen WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/03/02/18/2370553/who-kasus-covid-19-global-naik-pertama-kali-dalam-7-minggu-zTCdIzniLo.jpg</image><title>Dirjen WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus</title></images><description>NEW YORK- Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengatakan jumlah kasus virus Covid-19 bertambah di seluruh dunia untuk pertama kalinya dalam tujuh minggu.
Dalam pengarahan di markas organisasi itu di Jenewa, Dirjen WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus mengatakan peningkatan terjadi di empat kawasan: Amerika, Mediterania timur, Eropa dan Asia Tenggara.
Ghebreyesus mengatakan peningkatan itu &quot;mengecewakan tapi tidak mengejutkan.&quot; Dia mengatakan kenaikan itu sepertinya akibat pelonggaran protokol kesehatan, penyebaran berbagai varian baru, dan &quot;orang-orang mulai lengah.&quot; Dia mengisyaratkan bahwa program vaksinasi di seluruh dunia mungkin juga ikut menyebabkannya.
(Baca juga: Pemerintah Jepang Minta China Setop Tes Anal untuk Deteksi Covid-19)
Tedros menekankan vaksin akan membantu menyelamatkan nyawa. Tapi apabila negara-negara hanya bergantung pada vaksin, mereka melakukan kesalahan. &quot;Upaya kesehatan masyarakat masih menjadi dasar respons Covid-19,&amp;rdquo; ujarnya.
Dia menambahkan jika tes, pelacakan kontak, isolasi, karantina dan akses ke layanan kesehatan masih tetap vital. &quot;Bagi para individu, ini artinya menghindari kerumunan, menjaga jarak, mencuci tangan, mengenakan masker dan mengatur ventilasi,&quot; katanya.
(Baca juga: Kakek 88 Tahun Ditangkap Ngebut Hampir 200 Km/Jam Demi Vaksinasi Covid-19)
</description><content:encoded>NEW YORK- Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengatakan jumlah kasus virus Covid-19 bertambah di seluruh dunia untuk pertama kalinya dalam tujuh minggu.
Dalam pengarahan di markas organisasi itu di Jenewa, Dirjen WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus mengatakan peningkatan terjadi di empat kawasan: Amerika, Mediterania timur, Eropa dan Asia Tenggara.
Ghebreyesus mengatakan peningkatan itu &quot;mengecewakan tapi tidak mengejutkan.&quot; Dia mengatakan kenaikan itu sepertinya akibat pelonggaran protokol kesehatan, penyebaran berbagai varian baru, dan &quot;orang-orang mulai lengah.&quot; Dia mengisyaratkan bahwa program vaksinasi di seluruh dunia mungkin juga ikut menyebabkannya.
(Baca juga: Pemerintah Jepang Minta China Setop Tes Anal untuk Deteksi Covid-19)
Tedros menekankan vaksin akan membantu menyelamatkan nyawa. Tapi apabila negara-negara hanya bergantung pada vaksin, mereka melakukan kesalahan. &quot;Upaya kesehatan masyarakat masih menjadi dasar respons Covid-19,&amp;rdquo; ujarnya.
Dia menambahkan jika tes, pelacakan kontak, isolasi, karantina dan akses ke layanan kesehatan masih tetap vital. &quot;Bagi para individu, ini artinya menghindari kerumunan, menjaga jarak, mencuci tangan, mengenakan masker dan mengatur ventilasi,&quot; katanya.
(Baca juga: Kakek 88 Tahun Ditangkap Ngebut Hampir 200 Km/Jam Demi Vaksinasi Covid-19)
</content:encoded></item></channel></rss>
