<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Mayat di Kolong Jembatan Belakang Museum Gajah Diduga Meninggal karena Epilepsi</title><description>Kapolsek Metro Gambir, AKBP Kadek Budiyarta mengatakan bahwa pihaknya menduga mayat tersebut meninggal dunia karena penyakit epilepsi.</description><link>https://news.okezone.com/read/2021/03/02/338/2370756/mayat-di-kolong-jembatan-belakang-museum-gajah-diduga-meninggal-karena-epilepsi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2021/03/02/338/2370756/mayat-di-kolong-jembatan-belakang-museum-gajah-diduga-meninggal-karena-epilepsi"/><item><title>Mayat di Kolong Jembatan Belakang Museum Gajah Diduga Meninggal karena Epilepsi</title><link>https://news.okezone.com/read/2021/03/02/338/2370756/mayat-di-kolong-jembatan-belakang-museum-gajah-diduga-meninggal-karena-epilepsi</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2021/03/02/338/2370756/mayat-di-kolong-jembatan-belakang-museum-gajah-diduga-meninggal-karena-epilepsi</guid><pubDate>Selasa 02 Maret 2021 11:52 WIB</pubDate><dc:creator>Komaruddin Bagja</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/03/02/338/2370756/mayat-di-kolong-jembatan-belakang-museum-gajah-diduga-meninggal-karena-epilepsi-qeeSPIPkx3.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/03/02/338/2370756/mayat-di-kolong-jembatan-belakang-museum-gajah-diduga-meninggal-karena-epilepsi-qeeSPIPkx3.jpg</image><title>Ilustrasi (Foto: Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA - Polsek Metro Gambir berhasil mendapatkan titik terang soal mayat misterius yang ditemukan di Jalan Abdul Muis, bawah kolong Jembatan belakang Museum Gajah pada Senin 1 Maret 2021.
Kapolsek Metro Gambir, AKBP Kadek Budiyarta mengatakan bahwa pihaknya menduga mayat tersebut meninggal dunia karena penyakit epilepsi.
Baca juga:&amp;nbsp;Penemuan Mayat di Kolong Jembatan Belakang Museum Gajah, Petugas Kesulitan saat Evakuasi
Dia memastikan, kepolisian telah memeriksa mayat tersebut dan tidak menemukan adanya bekas luka senjata tajam.
Baca juga:&amp;nbsp;Ada Wanita Ingin Bakar Balai Kota DKI, Ini Tanggapan Polisi
&amp;nbsp;&quot;Tidak ada luka akibat kekerasan. Kami duga korban meninggal karena penyakit epilepsi (ayan),&quot; ujar Budi, Selasa (2/3/2021).
&amp;nbsp;Ia mengungkapkan bahwa identitas mayat lelaki itu berinisial HR (29). HR diketahui merupakan warga Bogor, Jawa Barat.
&amp;nbsp;&quot;Identitas korban berusia 29 tahun, laki-laki, warga Bogor, Jawa Barat,&quot; tukas Budi.
Sebelumnya, Kepala Suku Dinas Gulkarmat Jakarta Pusat, Asril Rizal, menceritakan, sewaktu jajarannya mengevakuasi mayat tersebut, pihaknya mengalami kesulitan.
&amp;nbsp;&quot;Itu mayatnya di kali dan cukup sempit. Jadi, ada lima petugas kami yang mengangkat mayatnya dan dimasukkan ke dalam kantong jenazah,&quot; ucap Asril.</description><content:encoded>JAKARTA - Polsek Metro Gambir berhasil mendapatkan titik terang soal mayat misterius yang ditemukan di Jalan Abdul Muis, bawah kolong Jembatan belakang Museum Gajah pada Senin 1 Maret 2021.
Kapolsek Metro Gambir, AKBP Kadek Budiyarta mengatakan bahwa pihaknya menduga mayat tersebut meninggal dunia karena penyakit epilepsi.
Baca juga:&amp;nbsp;Penemuan Mayat di Kolong Jembatan Belakang Museum Gajah, Petugas Kesulitan saat Evakuasi
Dia memastikan, kepolisian telah memeriksa mayat tersebut dan tidak menemukan adanya bekas luka senjata tajam.
Baca juga:&amp;nbsp;Ada Wanita Ingin Bakar Balai Kota DKI, Ini Tanggapan Polisi
&amp;nbsp;&quot;Tidak ada luka akibat kekerasan. Kami duga korban meninggal karena penyakit epilepsi (ayan),&quot; ujar Budi, Selasa (2/3/2021).
&amp;nbsp;Ia mengungkapkan bahwa identitas mayat lelaki itu berinisial HR (29). HR diketahui merupakan warga Bogor, Jawa Barat.
&amp;nbsp;&quot;Identitas korban berusia 29 tahun, laki-laki, warga Bogor, Jawa Barat,&quot; tukas Budi.
Sebelumnya, Kepala Suku Dinas Gulkarmat Jakarta Pusat, Asril Rizal, menceritakan, sewaktu jajarannya mengevakuasi mayat tersebut, pihaknya mengalami kesulitan.
&amp;nbsp;&quot;Itu mayatnya di kali dan cukup sempit. Jadi, ada lima petugas kami yang mengangkat mayatnya dan dimasukkan ke dalam kantong jenazah,&quot; ucap Asril.</content:encoded></item></channel></rss>
