<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Bantu Pemerintah Pulihkan Ekonomi, UGM Distribusikan Ribuan GeNose   </title><description>Sebanyak 2.021 unit &quot;GeNose C19&quot; alat skrining dan diagnostik Covid-19 berbasis embusan napas didistribusikan</description><link>https://news.okezone.com/read/2021/03/02/340/2370559/bantu-pemerintah-pulihkan-ekonomi-ugm-distribusikan-ribuan-genose</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2021/03/02/340/2370559/bantu-pemerintah-pulihkan-ekonomi-ugm-distribusikan-ribuan-genose"/><item><title>Bantu Pemerintah Pulihkan Ekonomi, UGM Distribusikan Ribuan GeNose   </title><link>https://news.okezone.com/read/2021/03/02/340/2370559/bantu-pemerintah-pulihkan-ekonomi-ugm-distribusikan-ribuan-genose</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2021/03/02/340/2370559/bantu-pemerintah-pulihkan-ekonomi-ugm-distribusikan-ribuan-genose</guid><pubDate>Selasa 02 Maret 2021 05:56 WIB</pubDate><dc:creator>Tim Okezone</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/03/02/340/2370559/bantu-pemerintahpulihkan-ekonomi-ugm-distribusikan-ribuan-genose-yWNMlz1ONq.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Tes Genose C19.(Foto:Dok Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/03/02/340/2370559/bantu-pemerintahpulihkan-ekonomi-ugm-distribusikan-ribuan-genose-yWNMlz1ONq.jpg</image><title>Tes Genose C19.(Foto:Dok Okezone)</title></images><description>YOGYAKARTA - Sebanyak 2.021 unit &quot;GeNose C19&quot; alat skrining dan diagnostik Covid-19 berbasis embusan napas, didistribusikan Universitas Gadjah Mada (UGM) ke para pengguna melalui sejumlah distributor. Pendistribusian ini diharapkan mampu membantu pemerintah memulihkan ekonomi.
Peresmian Pelepasan GeNose C19 kepada lima distributor resmi berlangsung di UGM Science Techno Park, Purwomartani, Kalasan, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, Senin (1/3/2021).
Baca Juga: Produksi GeNose C-19 Dikebut Jadi 10.000 Unit/Minggu
&quot;Dengan dukungan semuanya maka alhamdulillah produksi massal GeNose ini bisa kita lakukan dan hari ini kita distribusikan,&quot; kata Rektor UGM Panut Mulyono dilansir Antara.
Panut berharap pendistribusian GeNose secara massal tersebut efektif membantu pemerintah dalam memulihkan ekonomi nasional melalui pemulihan kesehatan secara bersamaan.
&quot;Karena tanpa pemulihan kesehatan tentu pemulihan ekonomi akan tersendat,&quot; kata dia.
Baca Juga: Menkes akan Ajukan GeNose Jadi Alat Tes Resmi Covid-19 ke WHO
Rektor mengatakan para insinyur, ilmuwan, serta para ahli kesehatan pada prinsipnya selalu mencari cara bagaimana memenuhi kebutuhan masyarakat dengan menciptakan alat-alat tertentu dengan biaya yang besar dan belum tentu masyarakat mau memanfaatkannya.
Namun demikian, kata dia, GeNose dikembangkan di saat yang tepat, mana kala banyak masyarakat membutuhkannya sehingga mendapat sambutan yang luar biasa.
&quot;Masyarakat dari mana-mana bertanya kapan saya bisa memperoleh GeNose,&quot; kata Panut dan berharap pendistribusian alat skrining dan diagnostik Covid-19 yang dikembangkan Tim UGM itu bisa berjalan lancar sampai tujuan masing-masing para pemesan GeNose C19.Direktur Pengembangan Usaha dan Inkubasi UGM Hargo Utomo menjelaskan  untuk tahap pertama pendistribusian GeNose C19 bukan untuk kebutuhan  personal atau rumah tangga. &quot;Tapi untuk institusi yang berkaitan dengan  layanan kesehatan, kemudian layanan publik, kepentingan edukasi termasuk  pesantren, baru setelah itu untuk korporasi dan untuk yang lainnya,&quot;  kata dia.
Lima distributor resmi GeNose C19 adalah PT Graha Rekayasa Utama, PT  Global Systech Medika, PT Sigma Andalan Nusa, PT. Dunia Kecantikan  Indonesia, dan PT. Indofarma Global Medika. Setiap distributor  mengedarkan alat GeNose C19 ke berbagai instansi, seperti klinik,  laboratorium, rumah sakit pemerintah dan swasta, korporasi/perusahaan,  universitas, yayasan, kementerian, pemerintah daerah, dan BUMN.
Selanjutnya, GeNose C19 akan diproduksi dan didistribusikan secara  bertahap. Sebagian besar penerima GeNose C19 terkonsentrasi di Jawa, dan  sebagian pengiriman ditujukan ke Kalimantan dan Sulawesi.
Penjualan GeNose, kata Hargo, hanya dilakukan melalui lima  distributor resmi itu. Para calon pemesan dapat menghubungi sejumlah  distributor berikut cara pemesanannya melalui situs resmi  http://genose.swayasaprakarsa.com dan formulir pemesanannya dapat  diakses melalui http://ugm.id/pemesananGeNoseC19.
&quot;Setelah calon pelanggan memesan jumlahnya, akan ada konfirmasi benar tidak yang pesan, mau dijual lagi atau enggak,&quot; kata dia.</description><content:encoded>YOGYAKARTA - Sebanyak 2.021 unit &quot;GeNose C19&quot; alat skrining dan diagnostik Covid-19 berbasis embusan napas, didistribusikan Universitas Gadjah Mada (UGM) ke para pengguna melalui sejumlah distributor. Pendistribusian ini diharapkan mampu membantu pemerintah memulihkan ekonomi.
Peresmian Pelepasan GeNose C19 kepada lima distributor resmi berlangsung di UGM Science Techno Park, Purwomartani, Kalasan, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, Senin (1/3/2021).
Baca Juga: Produksi GeNose C-19 Dikebut Jadi 10.000 Unit/Minggu
&quot;Dengan dukungan semuanya maka alhamdulillah produksi massal GeNose ini bisa kita lakukan dan hari ini kita distribusikan,&quot; kata Rektor UGM Panut Mulyono dilansir Antara.
Panut berharap pendistribusian GeNose secara massal tersebut efektif membantu pemerintah dalam memulihkan ekonomi nasional melalui pemulihan kesehatan secara bersamaan.
&quot;Karena tanpa pemulihan kesehatan tentu pemulihan ekonomi akan tersendat,&quot; kata dia.
Baca Juga: Menkes akan Ajukan GeNose Jadi Alat Tes Resmi Covid-19 ke WHO
Rektor mengatakan para insinyur, ilmuwan, serta para ahli kesehatan pada prinsipnya selalu mencari cara bagaimana memenuhi kebutuhan masyarakat dengan menciptakan alat-alat tertentu dengan biaya yang besar dan belum tentu masyarakat mau memanfaatkannya.
Namun demikian, kata dia, GeNose dikembangkan di saat yang tepat, mana kala banyak masyarakat membutuhkannya sehingga mendapat sambutan yang luar biasa.
&quot;Masyarakat dari mana-mana bertanya kapan saya bisa memperoleh GeNose,&quot; kata Panut dan berharap pendistribusian alat skrining dan diagnostik Covid-19 yang dikembangkan Tim UGM itu bisa berjalan lancar sampai tujuan masing-masing para pemesan GeNose C19.Direktur Pengembangan Usaha dan Inkubasi UGM Hargo Utomo menjelaskan  untuk tahap pertama pendistribusian GeNose C19 bukan untuk kebutuhan  personal atau rumah tangga. &quot;Tapi untuk institusi yang berkaitan dengan  layanan kesehatan, kemudian layanan publik, kepentingan edukasi termasuk  pesantren, baru setelah itu untuk korporasi dan untuk yang lainnya,&quot;  kata dia.
Lima distributor resmi GeNose C19 adalah PT Graha Rekayasa Utama, PT  Global Systech Medika, PT Sigma Andalan Nusa, PT. Dunia Kecantikan  Indonesia, dan PT. Indofarma Global Medika. Setiap distributor  mengedarkan alat GeNose C19 ke berbagai instansi, seperti klinik,  laboratorium, rumah sakit pemerintah dan swasta, korporasi/perusahaan,  universitas, yayasan, kementerian, pemerintah daerah, dan BUMN.
Selanjutnya, GeNose C19 akan diproduksi dan didistribusikan secara  bertahap. Sebagian besar penerima GeNose C19 terkonsentrasi di Jawa, dan  sebagian pengiriman ditujukan ke Kalimantan dan Sulawesi.
Penjualan GeNose, kata Hargo, hanya dilakukan melalui lima  distributor resmi itu. Para calon pemesan dapat menghubungi sejumlah  distributor berikut cara pemesanannya melalui situs resmi  http://genose.swayasaprakarsa.com dan formulir pemesanannya dapat  diakses melalui http://ugm.id/pemesananGeNoseC19.
&quot;Setelah calon pelanggan memesan jumlahnya, akan ada konfirmasi benar tidak yang pesan, mau dijual lagi atau enggak,&quot; kata dia.</content:encoded></item></channel></rss>
